Seminar KAGAMA HSE UGM 2026: Bahaya 'Ilusi Kesiapsiagaan' Industri yang Ancam Lingkungan

Cesar Uji Tawakal, Gagah Radhitya Widiaseno

Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:48 WIB
Seminar KAGAMA HSE UGM 2026: Bahaya 'Ilusi Kesiapsiagaan' Industri yang Ancam Lingkungan
Executive Director PT Pertapindo, Dr. Priyo Hadi Susananto, ST, MM saat di acara Seminar Kagama HSE UGM (Suara.com/Gagah Radhitya)
baca 10 detik
  • Paradigma keselamatan di industri harus segera berubah dari tindakan reaktif menjadi langkah preventif. 
  • "Ilusi kesiapsiagaan" akibat praktik kerja terkotak-kotak menjadi penyebab utama berulangnya insiden bencana lingkungan. 
  • Mahasiswa dan praktisi muda diwajibkan memiliki sertifikasi kompetensi resmi untuk pengelolaan lingkungan profesional. 

Bagi Dr. Priyo Hadi, isu Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta perlindungan lingkungan adalah dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Ia memaparkan bahwa Emergency Preparedness System (Sistem Kesiapsiagaan Darurat) harus selalu terintegrasi dengan Environmental Management System (Sistem Manajemen Lingkungan).

"Kesiapsiagaan darurat yang adaptif bukan hanya menyelamatkan manusia dan alat, tapi juga melindungi lingkungan dan masa depan generasi yang akan datang," paparnya.

Untuk memutus rantai pola insiden yang berulang, pendekatan fundamental harus ditanamkan ke setiap elemen pekerja.

"Budaya safety itu benar-benar harus menjadi 'way of life'. Keselamatan kerja, kesehatan kerja, dan lingkungan hidup adalah cara hidup kita," tambahnya.

Tuntutan Profesionalisme untuk Praktisi Muda

Menutup pemaparannya di hadapan para peserta seminar, Dr. Priyo Hadi memberikan pesan khusus, terutama bagi para mahasiswa dan calon praktisi muda yang kelak akan memegang kendali di dunia industri. Pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab menuntut standar kompetensi yang jelas dan diakui.

"Pengelolaan lingkungan itu harus dimulai dari awal sampai akhir. Teman-teman mahasiswa yang ingin mendapatkan SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah), harus punya sertifikat keahlian," imbaunya.

Ia mendorong mahasiswa UGM dan peserta lainnya untuk proaktif mencari pelatihan serta sertifikasi kompetensi resmi, misalnya melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). "

Sama seperti saya memiliki sertifikasi Pengawas Operasional Utama," pungkasnya memberikan referensi standar profesionalisme di lapangan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seminar KAGAMA HSE UGM: Atasi Bencana Hidrometeorologi Melalui Rehabilitasi Lanskap Berkelanjutan

Seminar KAGAMA HSE UGM: Atasi Bencana Hidrometeorologi Melalui Rehabilitasi Lanskap Berkelanjutan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:06 WIB

Seminar KAGAMA HSE: Pakar Ungkap Resep Lahan Bekas Tambang Bisa Pulih, Ragam Pohon Ini Harus Ditanam

Seminar KAGAMA HSE: Pakar Ungkap Resep Lahan Bekas Tambang Bisa Pulih, Ragam Pohon Ini Harus Ditanam

Tekno | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:32 WIB

Tak Sekadar untuk Ibadah, Masjid 3 Lantai Fakultas Teknik UGM Jadi Tempat Favorit Mahasiswa Nugas

Tak Sekadar untuk Ibadah, Masjid 3 Lantai Fakultas Teknik UGM Jadi Tempat Favorit Mahasiswa Nugas

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 16:15 WIB

Terkini

Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir

Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:34 WIB

Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan

Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:30 WIB

Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto

Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:29 WIB

Tabel Lengkap Urutan Shio dari Tahun ke Tahun

Tabel Lengkap Urutan Shio dari Tahun ke Tahun

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:28 WIB

DPR soal Rumor Pengganti Nanik S Deyang: Hak Prerogatif Presiden, Asalkan Jangan Memicu Konflik

DPR soal Rumor Pengganti Nanik S Deyang: Hak Prerogatif Presiden, Asalkan Jangan Memicu Konflik

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:26 WIB

Parfum Apa yang Aromanya Maskulin? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal

Parfum Apa yang Aromanya Maskulin? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:25 WIB

Muara Baru Paling Dalam, Muka Tanah Jakarta Terus Turun 3-4 Sentimeter Per Tahun

Muara Baru Paling Dalam, Muka Tanah Jakarta Terus Turun 3-4 Sentimeter Per Tahun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:24 WIB

Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru

Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:17 WIB

Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas

Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:15 WIB

Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review

Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:15 WIB

×