Berjalan Sesuai Rencana, Pembangunan Fisik Sekolah Rakyat Permanen di Jambi Capai 70%

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:47 WIB
Berjalan Sesuai Rencana, Pembangunan Fisik Sekolah Rakyat Permanen di Jambi Capai 70%
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. (Dok: Kemensos)

Suara.com - Pemerintah terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kelurahan Bagan Pete, Kota Jambi.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memastikan progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 70 persen dan ditargetkan rampung pada akhir Juni.

"Dengan dukungan Gubernur, Wali Kota, Kementerian PU, dan jajaran lainnya, pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Jambi berjalan sesuai rencana. Kita optimistis target akhir Juni bisa tercapai,” ujarnya saat mengunjungi lokasi pembangunan.

Dalam kunjungan tersebut, Gus Ipul didampingi oleh Wali Kota Jambi Maulana serta Gubernur Jambi Al Haris.

Sekolah Rakyat permanen Jambi dibangun di atas lahan seluas 5,56 hektare dan dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu berbasis asrama. Pembangunan dimulai pada 4 Desember 2025 dan ditargetkan selesai pada 20 Juni 2026, dengan progres saat ini telah mencapai 70,33%.

Kompleks ini mencakup pembangunan gedung pendidikan untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, yang dilengkapi dengan fasilitas penunjang pembelajaran dan pengembangan karakter siswa.

Adapun komponen pembangunan meliputi ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, asrama siswa dan guru, ruang guru, fasilitas olahraga, hingga sarana kegiatan ekstrakurikuler. Seluruh fasilitas tersebut dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang terintegrasi, aman, dan berkualitas bagi peserta didik.

Gus Ipul menegaskan bahwa percepatan pembangunan dilakukan secara terkoordinasi lintas sektor, dengan pengawalan ketat dari Kementerian Pekerjaan Umum guna memastikan kualitas konstruksi tetap terjaga tanpa mengabaikan target waktu.

“Seluruh tahapan pekerjaan terus dikawal agar selesai tepat waktu, karena ini berkaitan langsung dengan kesiapan penerimaan siswa dan dimulainya proses pembelajaran,” tegasnya.

Sejalan dengan progres fisik, proses penerimaan siswa baru juga telah berjalan. Pada tahap awal operasional tahun ini, Sekolah Rakyat di Kota Jambi akan menerima sekitar 300 siswa, masing-masing 100 siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Dalam tiga tahun ke depan, kapasitas sekolah ditargetkan meningkat hingga mencapai sekitar 1.000 siswa.

“Proses penerimaan sudah berjalan. Insya Allah pembelajaran akan dimulai di gedung ini setelah pembangunan selesai,” ujar Gus Ipul.

Di sisi lain, pemerintah juga tengah mempercepat rekrutmen tenaga pendidik dan tenaga pendukung. Secara nasional, tahun ini dilakukan rekrutmen ribuan guru serta tenaga lainnya seperti wali asuh dan wali asrama, guna memastikan kesiapan operasional Sekolah Rakyat secara menyeluruh.

Dalam hal penentuan sasaran, pemerintah menerapkan pendekatan berbasis data terintegrasi. Pendataan dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat RT/RW, kelurahan, hingga pemerintah daerah, kemudian diverifikasi dan divalidasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

“Data yang kita gunakan harus benar-benar akurat, sehingga program ini tepat sasaran dan benar-benar menjangkau anak-anak dari keluarga yang paling membutuhkan,” jelasnya.

Gus Ipul juga mengungkapkan bahwa untuk jenjang SMP dan SMA secara nasional, jumlah pendaftar telah melampaui target. Sementara untuk jenjang SD, masih diperlukan penguatan penjangkauan agar seluruh kuota dapat terpenuhi secara optimal.

Sebagai informasi, lokasi Sekolah Rakyat permanen di Kelurahan Bagan Pete memiliki akses yang relatif mudah dijangkau. Dari Bandara Sultan Thaha Jambi, lokasi dapat ditempuh sekitar 40 menit menggunakan kendaraan roda empat untuk wilayah Kota Jambi.

Pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan bagian dari program strategis nasional yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto dalam rangka memperluas akses pendidikan bagi kelompok rentan sekaligus mendorong pemerataan pembangunan sumber daya manusia. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kawal Sekolah Rakyat: Ombudsman Beri Masukan Tata Kelola, Sarpras hingga SDM

Kawal Sekolah Rakyat: Ombudsman Beri Masukan Tata Kelola, Sarpras hingga SDM

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:41 WIB

Open House Sekolah Rakyat Jambi, Gus Ipul Tegaskan Pentingnya Data yang Akurat dan Sasaran Tepat

Open House Sekolah Rakyat Jambi, Gus Ipul Tegaskan Pentingnya Data yang Akurat dan Sasaran Tepat

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:28 WIB

Gus Ipul: Koruptor di Kemensos Akan Dikejar hingga Masa Pensiun

Gus Ipul: Koruptor di Kemensos Akan Dikejar hingga Masa Pensiun

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:23 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Tasikmalaya Masuk Tahap Tiga

Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Tasikmalaya Masuk Tahap Tiga

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 15:57 WIB

Mensos Gus Ipul: Penjangkauan Siswa Sekolah Rakyat Lampaui Target, Capai Lebih dari 42 Ribu Anak

Mensos Gus Ipul: Penjangkauan Siswa Sekolah Rakyat Lampaui Target, Capai Lebih dari 42 Ribu Anak

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:30 WIB

Temui Wamensos, Tiga Bupati Usulkan Lahan Sekolah Rakyat

Temui Wamensos, Tiga Bupati Usulkan Lahan Sekolah Rakyat

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:00 WIB

Terkini

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

KPK Ungkap Alasan Tak Menerbitkan Surat Panggilan untuk Silmy Karim

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:30 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Syaratnya Cukup KTP Jakarta

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:56 WIB

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

Gus Ipul Kunjungi Al Falah Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 20:12 WIB

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

Sepertiga Kelurahan di Jakarta Belum Punya Pos Pemadam Kebakaran

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:37 WIB

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

Prasasti: Stabilitas Rupiah dan Inflasi Jadi Ujian Pemerintah

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:38 WIB

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

Ekstradisi Paulus Tannos ke Indonesia Tunggu Sidang Lanjutan di Singapura pada Agustus 2026

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:40 WIB

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

ICW soal Kasus Silmy Karim: Pemerasan Masih Marak, Pemerintah Gagal Benahi Sistem Perizinan.

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:18 WIB

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

4 Cara Mengelola Pengeluaran Bulanan agar Saldo Dompet Digital Lebih Hemat dengan ShopeePay

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:48 WIB

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

Sengketa Tanah Kedoya Memanas, Tergugat Persoalkan Status Kuasa Hukum Penggugat

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:35 WIB

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

Jakarta Siapkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Warga Bisa Cek Polusi 3 Hari ke Depan

News | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:54 WIB