- Polisi menggagalkan aksi tawuran dan menangkap empat remaja bersenjata tajam di kawasan Pesakih, Cengkareng, Jakarta Barat.
- Penangkapan dilakukan setelah petugas menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai sekelompok pemuda yang berkumpul.
- Pihak kepolisian menyita sejumlah barang bukti serta memeriksa keempat remaja tersebut untuk mengungkap peran mereka masing-masing.
Suara.com - Polisi menggagalkan aksi tawuran di kawasan Pesakih, Cengkareng, Jakarta Barat, dengan menangkap empat remaja yang kedapatan membawa senjata tajam. Mereka kini menjalani pemeriksaan untuk mengungkap peran masing-masing dalam aksi tersebut.
Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat Kompol Eko Adi Setiawan mengatakan, keempat remaja yang diamankan masing-masing berinisial RA, FF, AK, dan RSG.
Penangkapan berawal dari laporan masyarakat mengenai sekelompok pemuda yang berkumpul sambil membawa senjata tajam. Menindaklanjuti informasi itu, petugas langsung menuju lokasi.
Sesampainya di Pesakih, polisi mendapati sekelompok remaja tengah terlibat tawuran. Petugas kemudian membubarkan aksi tersebut dan mengejar para pelaku yang berusaha kabur.
“Polisi langsung melakukan pembubaran dan pengejaran terhadap para pelaku yang berusaha melarikan diri,” kata Eko saat dikonfirmasi, Minggu (5/7/2026).
Dari tangan para remaja itu, polisi menyita barang bukti berupa sebilah celurit, satu unit telepon genggam, serta satu buah kembang api yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran.
![Polres Metro Jakarta Barat menyita senjata tajam sebagai barang bukti dari remaja pelaku tawuran yang menyebabkan seorang pelajar tewas. [Suara.com/Faqih]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/30/10608-senjata-tajam-yang-disita-dari-remaja-pelaku-tawuran.jpg)
Keempat remaja tersebut kemudian dibawa ke Polsek Cengkareng untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Kapolsek Cengkareng AKP Rahis Fadhlillah mengatakan penyidik masih mendalami keterlibatan masing-masing remaja dalam aksi tawuran tersebut.
"Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendalami peran dan masing-masing," jelas Rahis.