Sangkulirang-Mangkalihat Dibidik Jadi Geopark Nasional, Bisakah Jaga Alam dan Warga?

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:59 WIB
Sangkulirang-Mangkalihat Dibidik Jadi Geopark Nasional, Bisakah Jaga Alam dan Warga?
Pelibatan masyarakat lokal dalam pengelolaan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat. (Foto: YKAN)
baca 10 detik
  • Tim verifikasi Kementerian ESDM melaksanakan penilaian lapangan di Sangkulirang-Mangkalihat pada 6–10 Juli 2026 untuk menetapkan status Geopark Nasional.
  • Kawasan seluas 1,8 juta hektare ini memiliki kekayaan geologi, artefak prasejarah, serta potensi besar sebagai cadangan mitigasi perubahan iklim.
  • Pemerintah daerah dan YKAN melibatkan masyarakat lokal melalui program berkelanjutan untuk menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan ekonomi daerah.

Suara.com - Upaya menjadikan Bentang Alam Sangkulirang-Mangkalihat di Kalimantan Timur sebagai Geopark Nasional memasuki tahap penting. Tim Verifikasi Geopark Nasional dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan verifikasi lapangan pada 6–10 Juli 2026 untuk menilai kesiapan kawasan tersebut.

Namun, penetapan status geopark bukan hanya soal pengakuan atas kekayaan geologi. Pemerintah juga harus memastikan kawasan bernilai konservasi tinggi itu memiliki tata kelola yang mampu melindungi bentang alam sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat yang hidup di sekitarnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Sri Wahyuni, mengatakan verifikasi lapangan akan menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam menetapkan Sangkulirang-Mangkalihat sebagai Geopark Nasional.

Puncak Ketepu, salah satu gugusan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat di Kabupaten Berau. (Foto: YKAN)
Puncak Ketepu, salah satu gugusan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat di Kabupaten Berau. (Foto: YKAN)

"Selain menilai kekayaan geologi, tim verifikasi juga akan meninjau aspek pengelolaan kawasan, konservasi keanekaragaman hayati, pelibatan masyarakat, serta pengembangan ekonomi lokal yang menjadi syarat utama dalam pengelolaan geopark berkelanjutan," ujar Sri saat menyambut tim verifikasi di Samarinda, Senin (6/7).

Pengakuan saja tidak cukup

Sangkulirang-Mangkalihat merupakan bentang alam karst seluas sekitar 1,8 juta hektare yang membentang di Kabupaten Kutai Timur dan Berau. Kawasan ini menyimpan batuan purba dari periode Kapur, gua dengan lukisan cadas prasejarah, serta menjadi habitat berbagai spesies penting.

Selain memiliki nilai geologi dan budaya, kawasan tersebut juga dinilai berperan dalam mitigasi perubahan iklim. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memperkirakan bentang alam ini menyimpan cadangan karbon sekitar 275,57 gigaton karbon dari ekosistem hutan maupun formasi batu gamping. Potensi tersebut diperkirakan mampu menekan emisi Provinsi Kalimantan Timur hingga 16,04 persen dan emisi nasional sebesar 0,74 persen setiap tahun.

Meski demikian, pengakuan sebagai geopark tidak secara otomatis menjamin kawasan akan terlindungi. Status tersebut justru menuntut adanya pengelolaan yang konsisten agar fungsi konservasi, pelestarian budaya, dan pemanfaatan ekonomi dapat berjalan beriringan.

Karena itu, aspek tata kelola menjadi salah satu fokus dalam proses verifikasi, selain kekayaan geologi yang dimiliki kawasan.

baca juga

Pelibatan masyarakat menjadi salah satu syarat

Proses pengusulan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat dimulai pada 2019 melalui inventarisasi keragaman geologi yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN).

Pada 2024, Kementerian ESDM menetapkan kawasan tersebut sebagai Situs Warisan Geologi yang mencakup 11 geosite di Kabupaten Kutai Timur dan 15 geosite di Kabupaten Berau. Penetapan itu menjadi dasar ilmiah dalam pengajuan status Geopark Nasional.

Seiring proses tersebut, pemerintah dan YKAN mengembangkan sejumlah program berbasis masyarakat, di antaranya Program SIGAP (Aksi Inspiratif Warga untuk Perubahan) serta berbagai skema Perhutanan Sosial.

Melalui program tersebut, masyarakat dilibatkan dalam penyusunan rencana pengelolaan sumber daya alam, pengembangan mata pencaharian berkelanjutan, hingga penguatan kelembagaan desa untuk menjaga kawasan hutan, karst, dan keanekaragaman hayati.

Manajer Senior YKAN Niel Makinuddin mengatakan keberhasilan sebuah geopark tidak hanya ditentukan oleh kekayaan alamnya, tetapi juga kemampuan para pihak mengelolanya secara berkelanjutan.

"Di sejumlah kampung, masyarakat kini menjadi garda terdepan dalam menjaga hutan, gua prasejarah, sumber air, hingga destinasi wisata alam yang berada di dalam bentang alam karst Sangkulirang-Mangkalihat. Kami melihat antusiasme dan komitmen masyarakat di kawasan ini sangat besar untuk menjaga warisan alam yang mereka miliki," ujar Niel.

Peluang menuju pengakuan global

Apabila ditetapkan sebagai Geopark Nasional, Sangkulirang-Mangkalihat juga berpeluang diusulkan menjadi UNESCO Global Geopark.

Menurut Niel, pengakuan tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya konservasi sekaligus membuka peluang ekonomi melalui pengembangan wisata alam, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat.

Namun, keberhasilan pengelolaan kawasan nantinya tidak hanya diukur dari status yang diperoleh. Tantangan berikutnya adalah memastikan pelestarian bentang alam karst, perlindungan warisan budaya, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan secara seimbang dalam jangka panjang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Inspiratif: Desa Batuah Menyulam Harapan dari Hasil Alam

Cerita Inspiratif: Desa Batuah Menyulam Harapan dari Hasil Alam

Video | Senin, 22 Juni 2026 | 12:47 WIB

Suasana Cair! Kaesang Guyon soal Foto Jokowi Rakorwil PSI Kaltim

Suasana Cair! Kaesang Guyon soal Foto Jokowi Rakorwil PSI Kaltim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:10 WIB

Eks Kasat Narkoba Kutai Barat AKP Deky Dibekuk Bareskrim, Diduga Jadi Beking Bandar Sabu!

Eks Kasat Narkoba Kutai Barat AKP Deky Dibekuk Bareskrim, Diduga Jadi Beking Bandar Sabu!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 18:47 WIB

Terkini

Gempuran 4 Helikopter Water Bombing Berhasil Taklukkan Api di TPA Jatiwaringin

Gempuran 4 Helikopter Water Bombing Berhasil Taklukkan Api di TPA Jatiwaringin

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:57 WIB

Istana Angkat Bicara soal Kasus yang Seret Nama Jampidsus Febrie Adriansyah

Istana Angkat Bicara soal Kasus yang Seret Nama Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:56 WIB

BEM FT UI Minta Pengusutan Korupsi Batu Bara PLTU Bebas Intervensi dan Transparan

BEM FT UI Minta Pengusutan Korupsi Batu Bara PLTU Bebas Intervensi dan Transparan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:51 WIB

Mendadak, Rachmat Gobel Meninggal Jumat Pagi, NasDem: Kemarin Sehat Walafiat Ikut Diskusi di DPR

Mendadak, Rachmat Gobel Meninggal Jumat Pagi, NasDem: Kemarin Sehat Walafiat Ikut Diskusi di DPR

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:48 WIB

BEM FTI Trisakti Minta Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU PLN Diusut hingga Aktor Intelektual

BEM FTI Trisakti Minta Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU PLN Diusut hingga Aktor Intelektual

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:40 WIB

Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah

Dari Masjid Nabawi, Anies Berdoa agar Aib Pelaku Kejahatan Dibuka Allah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 09:37 WIB

Etik Suryani Jalani Pemeriksaan Maraton, Tinggalkan Polresta Surakarta Jelang Pagi

Etik Suryani Jalani Pemeriksaan Maraton, Tinggalkan Polresta Surakarta Jelang Pagi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:28 WIB

OTT KPK di Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Diduga Peras Perangkat Daerah

OTT KPK di Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Diduga Peras Perangkat Daerah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:23 WIB

Kabar Duka, Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia

Kabar Duka, Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:06 WIB

Kekayaan Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang Terciduk OTT KPK

Kekayaan Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang Terciduk OTT KPK

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:06 WIB

×