- Mantan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengenang Rachmat Gobel sebagai sosok yang santun, adaptif, dan humoris di rumah duka Jakarta.
- Enggartiasto mengakui telah menjalin persahabatan erat dengan Rachmat Gobel sejak keduanya masih aktif berkarier sebagai pengusaha di Indonesia.
- Kedekatan personal serta kekeluargaan tetap terjaga dengan baik meskipun Enggartiasto jarang berkomunikasi intensif dengan almarhum dalam waktu terakhir.
Suara.com - Mantan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengenang sosok Rachmat Gobel sebagai pribadi yang tidak hanya baik, tetapi juga adaptif.
Menurut Enggar, Rachmat yang merupakan Menteri Perdagangan sebelum dirinya tergolong cepat menyesuaikan diri di dunia politik. Bahkan, menurut Enggar, untuk ukuran politik, Rachmat merupakan sosok yang terlalu baik.
"Almarhum dikenal sebagai orang yang humble, baik, dan bahkan dalam jokes-nya, di dunia politik dia terlalu baik karena sangat santun dan sangat mengakomodir, sangat akomodatif. ," kata Enggar di rumah duka, Jakarta, Jumat (10/7/2026).
Meski menjabat lebih dahulu sebagai Menteri Perdagangan, dalam beberapa kesempatan Rachmat justru berseloroh bahwa Enggar yang menjerumuskannya ke dunia politik. Hal itu diungkapkan Enggar saat mengenang sosok almarhum.

"Karena kami berkawan sejak sesama pengusaha. Jadi beliau sampaikan begitu, ya tapi saya juga bilang, ya akan menikmati juga. Karena ini adalah untuk kepentingan atau berkontribusi untuk membangun bangsa," kata Enggar.
Enggar mengaku sudah lama tidak berkomunikasi secara intens dengan Rachmat. Kendati demikian, keduanya masih kerap bertegur sapa. Sebab, kedekatan yang terjalin tidak hanya antara Enggar dan Rachmat, tetapi juga keluarga masing-masing.
Enggar mengenang Rachmat sebagai pribadi yang humoris.
"Ya banyak jokes-jokesnya dan keluarga saya dengan keluarga almarhum dekat. Sering saling berkirim makanan itu yang pasti," kata Enggar.