Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?

Bangun Santoso

Selasa, 28 Juli 2026 | 21:08 WIB
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
Presiden Prabowo Subianto (setkab.go.id)
baca 10 detik
  • Forum Intelektual Muda mendesak Presiden Prabowo mengevaluasi Kementerian Perdagangan di Jakarta pada Selasa, 28 Juli 2026.
  • FIM menilai Indonesia memerlukan pemimpin baru yang berani mengubah paradigma ekspor komoditas mentah bernilai tambah rendah.
  • FIM menyodorkan Harvick Hasnul Qolbi sebagai sosok tepat untuk membenahi sektor perdagangan nasional dari hulu ke hilir.

Suara.com - Dinamika ekonomi global yang kian tidak menentu disebut menuntut respons cepat dari jajaran kabinet Presiden Prabowo Subianto.

Di tengah ancaman perang tarif, proteksionisme negara-negara besar, hingga perubahan rantai pasok dunia, performa Kementerian Perdagangan kini menuai sorotan.

Forum Intelektual Muda (FIM) secara terbuka mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk tidak ragu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kepemimpinan di sektor perdagangan tersebut.

Langkah evaluasi ini dinilai krusial agar Indonesia tidak hanya menjadi penonton di tengah persaingan produk antarnegara yang semakin agresif.

Co-Founder FIM, Muhammad Sutisna, menyoroti bahwa pendekatan rutin dalam mengelola perdagangan nasional sudah tidak lagi relevan dengan kondisi dunia saat ini.

Menurutnya, Indonesia membutuhkan nakhoda yang berani mengambil keputusan ekstrem demi melindungi kepentingan domestik.

“Presiden perlu melakukan evaluasi secara menyeluruh. Jangan sampai kita menghadapi perubahan ekonomi global dengan kebijakan yang berjalan terlalu lambat. Perdagangan adalah salah satu mesin utama ekonomi nasional dan membutuhkan kepemimpinan yang responsif, berani, serta memiliki visi jangka panjang,” ujar Sutisna di Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Menurut Sutisna, bahwa tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini sangat kompleks. Perang tarif antara kekuatan ekonomi besar dunia dapat sewaktu-waktu memukul kinerja ekspor nasional.

Jika pemerintah hanya bertindak sebagai "pemadam kebakaran" tanpa strategi preventif, maka pendapatan pelaku usaha dan daya beli masyarakat akan menjadi taruhannya.

baca juga

Salah satu poin krusial yang menjadi sorotan FIM adalah ketergantungan Indonesia pada ekspor komoditas mentah dengan nilai tambah yang rendah.

Pola lama ini dianggap merugikan karena Indonesia seringkali menjual bahan baku dengan harga murah, namun harus membeli kembali produk jadinya dengan harga selangit dari luar negeri.

FIM menilai Mendag ke depan harus memiliki keberanian untuk mengubah paradigma ini. Kebijakan perdagangan harus selaras dengan strategi industrialisasi nasional.

Fokus utama bukan lagi sekadar mengejar volume ekspor, melainkan bagaimana menciptakan nilai tambah di dalam negeri yang mampu menyerap tenaga kerja luas, terutama dari kalangan milenial dan Gen Z.

“Yang harus kita kejar bukan sekadar volume ekspor. Kita harus mengejar nilai tambah, industrialisasi, dan kemampuan produk nasional menguasai pasar global. Kalau bahan baku kita diekspor murah kemudian kita membeli kembali produk jadinya dengan harga mahal, itu bukan kemenangan perdagangan,” kata Sutisna.

Co-Founder FIM, Muhammad Sutisna
Co-Founder FIM, Muhammad Sutisna

Dalam diskursus mengenai kebutuhan kepemimpinan baru di Kementerian Perdagangan, FIM menyodorkan nama Harvick Hasnul Qolbi.

Ia adalah sosok yang pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian dan Pelaksana Tugas Menteri Pertanian ini dinilai memiliki rekam jejak yang relevan untuk membenahi sektor perdagangan dari hulu ke hilir.

Pengalaman Harvick dalam mengelola sektor produksi dan komoditas dianggap sebagai modal kuat. Pasalnya, sektor perdagangan tidak dapat dipisahkan dari realitas di lapangan mengenai bagaimana barang diproduksi dan didistribusikan.

“Kalau kita ingin membenahi perdagangan, kita membutuhkan orang yang memahami dari mana barang itu diproduksi, bagaimana pelaku usaha bergerak, bagaimana komoditas dikelola, dan bagaimana produk Indonesia bisa masuk ke pasar global. Harvick memiliki pengalaman yang relevan dengan kebutuhan tersebut,” ujarnya.

Selain aspek teknis, Harvick dinilai memiliki kemampuan komunikasi politik dan jaringan sosial yang luas.

Hal ini penting untuk menjembatani kepentingan pemerintah, dunia usaha, hingga pelaku UMKM yang seringkali terhimpit oleh kebijakan impor yang tidak terkendali.

FIM menegaskan bahwa jika Presiden Prabowo akhirnya memutuskan untuk melakukan reshuffle, langkah tersebut harus menjadi instrumen koreksi kebijakan yang nyata.

“Jangan sampai reshuffle hanya menjadi rotasi kursi. Kalau memang dilakukan, harus ada perubahan arah, keberanian mengambil terobosan, dan target yang jelas. Menteri Perdagangan harus mampu menjawab tantangan ekonomi global sekaligus memastikan rakyat dan industri nasional tidak menjadi korban,” tegas Sutisna.

“Presiden Prabowo membutuhkan mesin ekonomi yang bekerja lebih cepat. Perdagangan harus menjadi lokomotif, bukan gerbong. Karena itu, evaluasi kepemimpinan di Kementerian Perdagangan harus dilakukan secara serius dan objektif,” sambung Sutisna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara Perdana Ikut Rapat KSSK, Purbaya Bela: Arahan Presiden, Cuma Beri Masukan

Danantara Perdana Ikut Rapat KSSK, Purbaya Bela: Arahan Presiden, Cuma Beri Masukan

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:00 WIB

Teka-teki Reshuffle Kabinet, AHY Akui Demokrat Belum 'Disenggol' Prabowo

Teka-teki Reshuffle Kabinet, AHY Akui Demokrat Belum 'Disenggol' Prabowo

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:38 WIB

Ditanya Isu Reshuffle, Bahlil: Jangan Berspekulasi Melampaui Batas Kewenangan!

Ditanya Isu Reshuffle, Bahlil: Jangan Berspekulasi Melampaui Batas Kewenangan!

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:00 WIB

Siaga Kekeringan dan Karhutla, Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Istana

Siaga Kekeringan dan Karhutla, Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Istana

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 16:13 WIB

Hasto Kritik Pembentukan URI, Jangan Tumpang Tindih dengan Lemhannas

Hasto Kritik Pembentukan URI, Jangan Tumpang Tindih dengan Lemhannas

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:16 WIB

Ekonom UGM Kritik Kebijakan Pemerintah: Data Tak Sinkron hingga Risiko Inflasi dari MBG

Ekonom UGM Kritik Kebijakan Pemerintah: Data Tak Sinkron hingga Risiko Inflasi dari MBG

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 12:25 WIB

Usai Jadi Sorotan Nasional, SDN Tanggirejo Akhirnya Direvitalisasi

Usai Jadi Sorotan Nasional, SDN Tanggirejo Akhirnya Direvitalisasi

Foto | Selasa, 28 Juli 2026 | 12:00 WIB

Terkini

4 Sampo Amino Acid Terbaik untuk Rambut Sehat, Lembap, dan Kuat

4 Sampo Amino Acid Terbaik untuk Rambut Sehat, Lembap, dan Kuat

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 14:30 WIB

Review Cold Storage: Ketika Ruang Penyimpanan Berubah Jadi Perangkap

Review Cold Storage: Ketika Ruang Penyimpanan Berubah Jadi Perangkap

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 14:25 WIB

Biar Enggak Cepat Bokek, Gen Z Diajak Cerdas Olah Uang dan Investasi di Gen Z Impact Fest 2026

Biar Enggak Cepat Bokek, Gen Z Diajak Cerdas Olah Uang dan Investasi di Gen Z Impact Fest 2026

News | Sabtu, 12 September 2026 | 14:23 WIB

Apakah Zinc Bisa Mengatasi Jerawat? Ini Manfaat dan Cara Mengonsumsinya

Apakah Zinc Bisa Mengatasi Jerawat? Ini Manfaat dan Cara Mengonsumsinya

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 14:23 WIB

Hasil Labfor Kematian Sutrimo Segera Keluar, Polisi: Banyaknya Sampel Jadi Alasan Pemeriksaan Lama

Hasil Labfor Kematian Sutrimo Segera Keluar, Polisi: Banyaknya Sampel Jadi Alasan Pemeriksaan Lama

News | Sabtu, 12 September 2026 | 14:19 WIB

Tren Liburan Berubah, Wisatawan Kini Mencari Pengalaman Lokal yang Tak Terlupakan

Tren Liburan Berubah, Wisatawan Kini Mencari Pengalaman Lokal yang Tak Terlupakan

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 14:17 WIB

5 Zodiak Ini Dikenal Paling Setia Kawan dan Selalu Membela Teman

5 Zodiak Ini Dikenal Paling Setia Kawan dan Selalu Membela Teman

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 14:10 WIB

Menjelajahi Retorika dan Diplomasi Politik Perempuan dalam Film The Odyssey

Menjelajahi Retorika dan Diplomasi Politik Perempuan dalam Film The Odyssey

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 14:10 WIB

Tiga Tersangka Penganiayaan Bambang Ditangkap, Terungkap dari Sidik Jari Gelas dan Piring

Tiga Tersangka Penganiayaan Bambang Ditangkap, Terungkap dari Sidik Jari Gelas dan Piring

News | Sabtu, 12 September 2026 | 14:02 WIB

Jatuh Cinta Seperti di Film-Film: Ketika Cinta Nyata Tak Selalu Seindah Skenario

Jatuh Cinta Seperti di Film-Film: Ketika Cinta Nyata Tak Selalu Seindah Skenario

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 14:00 WIB

×