Ada Kelompok Anarko di Demo 27 Agustus, Siapa Mereka? Begini Jejaknya di Indonesia

Galih Prasetyo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 13:00 WIB
Ada Kelompok Anarko di Demo 27 Agustus, Siapa Mereka? Begini Jejaknya di Indonesia
Seorang buruh dari Aliansi Buruh Karawang melakukan aksi vandalisme saat mengikuti aksi Hari Buruh Internasional (May Day) di klawasan By Pass, Karawang, Jawa Barat, Rabu (1/5/2019). [Antara/M Ibnu Chazar]
baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya menangkap 65 orang diduga kelompok anarko yang hendak menunggangi demo di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
  • Gagasan anarkisme di Indonesia memiliki sejarah panjang, mulai dari gerakan buruh masa kolonial hingga subkultur punk era 1990-an.
  • Aparat sebelumnya juga mencurigai keterlibatan kelompok anarko dalam kerusuhan aksi May Day 2019 serta demonstrasi UU Cipta Kerja Oktober 2020.

Salah satu konteks pentingnya adalah perkembangan gerakan buruh pada awal abad ke-20.

Organisasi pekerja, termasuk serikat buruh kereta api, menjadi bagian dari dinamika gerakan sosial yang memperjuangkan kepentingan pekerja di tengah sistem kolonial.

Salah satu peristiwa penting adalah pemogokan besar VSTP pada 1923.

Aksi tersebut antara lain menuntut penerapan kerja delapan jam dan menolak pemecatan buruh secara sewenang-wenang.

Pada masa itu, gerakan kiri di Indonesia sendiri sangat beragam.

Ada nasionalis, sosialis, komunis, maupun kelompok yang memiliki kecenderungan anarkis dan sindikalis.

Karena itu, seluruh gerakan buruh pada masa kolonial tidak dapat begitu saja disebut sebagai gerakan anarko-sindikalis.

Ilustrasi anak punk hijrah. (Suara.com/Ema Rohimah)
Ilustrasi anak punk hijrah. (Suara.com/Ema Rohimah)

Meredup Setelah Pergolakan Politik

Perkembangan anarkisme kemudian mengalami kemunduran.

baca juga

Setelah pemberontakan PKI 1926, ruang bagi berbagai gerakan radikal semakin menyempit di bawah pemerintahan kolonial.

Situasi menjadi jauh lebih berat setelah pergolakan politik 1965.

Berbagai organisasi dan gagasan kiri mengalami tekanan serius selama periode tersebut.

Memasuki Orde Baru, ruang untuk gerakan politik independen sangat terbatas.

Gagasan anarkisme pun tidak berkembang sebagai kekuatan politik terbuka dalam skala besar.

Bangkit Lewat Punk pada 1990-an

Perubahan mulai terlihat pada dekade 1990-an. Di tengah kuatnya pemerintahan Orde Baru, subkultur punk dan anarcho-punk berkembang di sejumlah kota Indonesia.

Punk tidak hanya membawa musik dan gaya berpakaian.

Di sebagian komunitas, berkembang pula gagasan do it yourself, anti-otoritarianisme, solidaritas, kritik terhadap konsumerisme, dan penolakan terhadap berbagai bentuk dominasi.

Salah satu kelompok yang disebut dalam catatan sejarah perkembangan tersebut adalah band anarcho-punk Runtah yang terbentuk di Bandung pada 1995.

Setelah itu muncul berbagai kolektif dan jaringan yang mengembangkan gagasan anti-fasis serta anti-otoritarian.

Reformasi Membuka Ruang Gerakan

Jatuhnya Soeharto pada 1998 membuka ruang yang jauh lebih luas bagi organisasi masyarakat sipil, komunitas, dan gerakan alternatif.

Jaringan anarkis kemudian berkembang melalui diskusi, publikasi, komunitas, aksi sosial, serta berbagai kegiatan yang bersifat independen dan tidak selalu memiliki struktur organisasi formal.

Salah satu perkembangan yang dicatat adalah munculnya Jaringan Anti-Otoritarian pada 2007 sebagai jejaring berbagai kolektif anarkis.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa anarkisme di Indonesia tidak hanya hidup melalui aksi jalanan.

Ada pula aktivitas intelektual, kebudayaan, solidaritas sosial, dan gerakan komunitas yang menjadi bagian dari perkembangannya.

Mengapa Kembali Disebut pada 2019 dan 2020?

Istilah anarko-sindikalis kembali mendapat perhatian luas pada May Day 2019.

Saat itu aparat menyebut adanya kelompok anarko-sindikalis dalam aksi yang berujung kericuhan di sejumlah tempat.

Setahun kemudian, istilah serupa kembali muncul dalam pemberitaan demonstrasi menolak UU Cipta Kerja pada Oktober 2020.

Aparat menduga kelompok yang disebut anarko terlibat dalam kerusuhan di sejumlah daerah.

Namun, penyebutan tersebut perlu ditempatkan secara hati-hati.

Peserta demonstrasi, kelompok anarkis, dan pelaku tindak kekerasan bukanlah tiga istilah yang otomatis memiliki arti sama.

Pemahaman sejarah justru penting agar masyarakat tidak mudah memberikan label kepada seseorang hanya berdasarkan pakaian, simbol, atau kehadirannya dalam sebuah aksi.

Sejarah anarko-sindikalisme Indonesia memperlihatkan perjalanan yang panjang, dari gagasan anti-kolonial dan gerakan buruh pada masa Hindia Belanda, meredup setelah berbagai pergolakan politik, muncul kembali melalui subkultur punk pada 1990-an, hingga berkembang dalam jaringan masyarakat sipil setelah Reformasi.

Dengan demikian, anarko bukan sekadar sinonim dari kerusuhan. Ia merupakan istilah yang memiliki akar pemikiran dan sejarah yang jauh lebih kompleks.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelompok Anarko Coba Tunggangi Demo DPR, Manfaatkan Isu RUU Perampasan Aset

Kelompok Anarko Coba Tunggangi Demo DPR, Manfaatkan Isu RUU Perampasan Aset

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:32 WIB

Ramai Foto Profil Jadi Hitam Putih dengan Tagar Still Prabowo, Brief dari Siapa?

Ramai Foto Profil Jadi Hitam Putih dengan Tagar Still Prabowo, Brief dari Siapa?

Entertainment | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:31 WIB

Viral! Sosok Besar yang Bekingi Aksi Demo 27 Agustus Dibongkar: Ingin Ada Perubahan

Viral! Sosok Besar yang Bekingi Aksi Demo 27 Agustus Dibongkar: Ingin Ada Perubahan

Entertainment | Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:12 WIB

Spanduk Jangan Ganggu Mandat 5 Tahun Presiden Prabowo Terbentang di JPO Senayan

Spanduk Jangan Ganggu Mandat 5 Tahun Presiden Prabowo Terbentang di JPO Senayan

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:43 WIB

Antisipasi Demo Besar, 18.504 Personel Disiagakan di Jakarta Pusat

Antisipasi Demo Besar, 18.504 Personel Disiagakan di Jakarta Pusat

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:07 WIB

Terkini

Gibran Didesak Mundur, Projo Sebut Putusan MA Tak Bisa Menganulir Jabatan Wapres

Gibran Didesak Mundur, Projo Sebut Putusan MA Tak Bisa Menganulir Jabatan Wapres

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Diduga Main HP saat Nyetir, Ketua PP Siak Diperiksa usai Kecelakaan Maut di Perawang

Diduga Main HP saat Nyetir, Ketua PP Siak Diperiksa usai Kecelakaan Maut di Perawang

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Susu Bubuk Ada Bintik Hitam, Apakah Berbahaya? Ini Penjelasan Pakar Teknologi Pangan

Susu Bubuk Ada Bintik Hitam, Apakah Berbahaya? Ini Penjelasan Pakar Teknologi Pangan

Health | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:23 WIB

Geledah dan Segel Kantor PT IPPS Jakarta, Kejagung Sita HP Berisi Chat Korupsi Rp2 Triliun!

Geledah dan Segel Kantor PT IPPS Jakarta, Kejagung Sita HP Berisi Chat Korupsi Rp2 Triliun!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:21 WIB

5 HP Android dengan Kamera Bagus untuk Kamu yang Mau Mulai Ngonten

5 HP Android dengan Kamera Bagus untuk Kamu yang Mau Mulai Ngonten

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan

Desain Final Stadion Kendal Tornado FC Dirilis, Pembangunan Dimulai Tahun Depan

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:19 WIB

Jelajah Rasa Sambil Menikmati Pemandangan Jakarta di Langit Nusantara

Jelajah Rasa Sambil Menikmati Pemandangan Jakarta di Langit Nusantara

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:16 WIB

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Acara Anti-Hoaks Berujung Bumerang, Raffi Ahmad Dituding Lakukan Pencitraan Lewat Massa Settingan

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:00 WIB

×