Ekonomi Tumbuh 5,29 Persen, tapi Kenapa Belum Terasa di Kantong Masyarakat?

Vania Rossa, Hiskia Andika Weadcaksana

Senin, 31 Agustus 2026 | 16:27 WIB
Ekonomi Tumbuh 5,29 Persen, tapi Kenapa Belum Terasa di Kantong Masyarakat?
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi Indonesia. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • BPS mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,29 persen pada kuartal II 2026 namun belum memperbaiki ekonomi masyarakat.
  • Dosen UMY Sobar M. Johari menyatakan investasi dan proyek besar belum terhubung kuat dengan UMKM.
  • Pemerintah perlu memastikan proyek pembangunan memperkuat UMKM serta menciptakan lapangan kerja jangka panjang bagi rakyat.

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,29 persen secara tahunan pada kuartal II 2026. Namun hal itu dinilai belum otomatis mencerminkan perbaikan ekonomi masyarakat. 

Dosen Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Studi Islam dan Peradaban (FSIP) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Sobar M. Johari, menyebut bahwa persoalan utamanya terletak pada belum kuatnya keterhubungan antara investasi, proyek besar, UMKM, dan ekonomi riil.

Apalagi masih ada jarak antara kinerja ekonomi makro dengan kondisi ekonomi masyarakat. Pertumbuhan membutuhkan jembatan agar manfaat investasi dapat mengalir ke sektor usaha yang bersentuhan langsung dengan rakyat.

"Ada ketimpangan antara sektor makro dan sektor mikro real. Jadi tidak ada kesinambungan jembatan yang menghubungkan sektor makro dan sektor real," kata Sobar dalam keterangan tertulisnya, Senin (31/8/2026).

Tidak dipungkiri bahwa pertumbuhan itu memang menunjukkan aktivitas ekonomi tetap bergerak. Namun besarnya investasi dan proyek pembangunan belum menjamin manfaatnya tersebar secara merata.

Sobar menilai proyek padat modal mampu menggerakkan sektor riil, tetapi persoalan muncul ketika aktivitas tersebut tidak terhubung dengan UMKM. Kondisi itu membuat pertumbuhan berisiko hanya terkonsentrasi pada sektor dan pelaku ekonomi tertentu.

"Kalau proyek-proyek yang padat modal itu oke untuk langsung ada sektor real dan sebagainya. Tapi untuk yang mikronya matching dengan UMKM itu tidak ada," ujarnya.

Maka dari itu, kualitas pertumbuhan ekonomi tidak cukup diukur dari angka pertumbuhan maupun besarnya investasi yang masuk. Pemerintah perlu memastikan proyek pembangunan membuka ruang bagi UMKM, tenaga kerja, serta pelaku usaha lokal melalui pekerjaan dan rantai pasok.

Di sisi lain, Sobar turut menyoroti bantuan sosial, KIP, dan subsidi energi masih diperlukan untuk menopang daya beli masyarakat dalam jangka pendek. 

baca juga

Namun, kebijakan tersebut tidak cukup jika tidak diikuti penciptaan lapangan kerja berkualitas sebagai fondasi pendapatan masyarakat dalam jangka panjang.

"Untuk jangka panjang, menurut saya itu (bansos) belum (cukup) dan itu bahaya," tegasnya.

Menurut Sobar, masyarakat membutuhkan ekosistem ekonomi yang memungkinkan mereka memperoleh pendapatan secara berkelanjutan, bukan terus bergantung pada bantuan pemerintah. Pemerintah pun dituntut membangun hubungan yang lebih kuat antara investasi, UMKM, dan tenaga kerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laba BRI Tembus Rp31,2 Triliun, Hery Gunardi: Transformasi Mulai Kami Konversikan Menjadi Kinerja

Laba BRI Tembus Rp31,2 Triliun, Hery Gunardi: Transformasi Mulai Kami Konversikan Menjadi Kinerja

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Indonesia dan Filipina Tingkatkan Peluang Kerja Sama Ekonomi Kreatif  di ASEAN

Indonesia dan Filipina Tingkatkan Peluang Kerja Sama Ekonomi Kreatif di ASEAN

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Wamen Ekraf Dorong Pemulihan Ekonomi Kreatif Pascabencana di Sumbar

Wamen Ekraf Dorong Pemulihan Ekonomi Kreatif Pascabencana di Sumbar

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:57 WIB

Terkini

Hadapi Tantangan Global, Dewan Ascope ke-51 Sepakati Penguatan Kerja Sama Energi Regional

Hadapi Tantangan Global, Dewan Ascope ke-51 Sepakati Penguatan Kerja Sama Energi Regional

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang

Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang

Malang | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time

Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time

Bali | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Tembus Barikade Aparat, Ribuan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Bundaran HI

Tembus Barikade Aparat, Ribuan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Bundaran HI

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Pelatih Persib Bongkar Penyebab Mariano Peralta Lebih Gacor di Asia ketimbang Super League

Pelatih Persib Bongkar Penyebab Mariano Peralta Lebih Gacor di Asia ketimbang Super League

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:27 WIB

BRI Luncurkan Qlola Mobile, Permudah Akses Keuangan dan Transaksi Bisnis

BRI Luncurkan Qlola Mobile, Permudah Akses Keuangan dan Transaksi Bisnis

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:26 WIB

Angkut 8.400 Liter Solar Subsidi, Sindikat BBM Lintas Provinsi Digulung di Lampung Selatan

Angkut 8.400 Liter Solar Subsidi, Sindikat BBM Lintas Provinsi Digulung di Lampung Selatan

Lampung | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:24 WIB

Menjemput Surya, Menyalakan Desa: Orkestrasi Raksasa Transisi Energi Era Prabowo

Menjemput Surya, Menyalakan Desa: Orkestrasi Raksasa Transisi Energi Era Prabowo

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:23 WIB

Tren Makeup Korea: Bibir Glossy dan Complexion Glowing Masih Jadi Andalan

Tren Makeup Korea: Bibir Glossy dan Complexion Glowing Masih Jadi Andalan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:23 WIB

Hey, Somebody oleh Xiaojun WayV: Lagu Debut Solo Penuh Pesan Penyemangat

Hey, Somebody oleh Xiaojun WayV: Lagu Debut Solo Penuh Pesan Penyemangat

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:20 WIB

×