Viral Batu Suci Umat Hindu 31 Ton Ditemukan Pasca Banjir Nepal, Faktanya Seperti Ini

Galih Prasetyo

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38 WIB
Viral Batu Suci Umat Hindu 31 Ton Ditemukan Pasca Banjir Nepal, Faktanya Seperti Ini
Klaim mengenai penemuan batu Shaligram raksasa seberat 31 ton di kawasan Muktinath, Nepal, viral di media sosial pasca banjir bandang. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Klaim penemuan batu Shaligram alami seberat 31 ton di Nepal pasca banjir bandang terbukti menyesatkan.
  • Objek viral tersebut sebenarnya adalah patung raksasa hasil pahatan seniman dari batu Sungai Kali Gandaki.
  • Patung setinggi 22 kaki di Jomsom itu diresmikan untuk memperkuat pariwisata religi di Mustang.

Patung raksasa tersebut turut menjadi bagian dari agenda keagamaan dan pariwisata di Mustang.

Peresmiannya dilakukan oleh Jagadguru Shankaracharya Mahaswami Vidushekhara Bharati Maharaj dari Sringeri Sharada Peeth, Karnataka, India, saat berkunjung ke Muktinath.

Mohan Singh Lalchan, Ketua Gharpajhong Rural Municipality, juga mengonfirmasi bahwa patung tersebut dibangun di tepi sungai dan kemudian diresmikan dalam sebuah upacara.

Informasi mengenai proses pembuatannya turut beredar melalui sejumlah sumber daring.

Keterangan tersebut memperkuat bahwa objek yang viral merupakan karya pahatan, bukan penemuan batu alami dalam bentuk seperti yang diklaim.

Apa Itu Batu Shaligram?

Shaligram merupakan batu yang dianggap suci dalam agama Hindu, khususnya bagi penganut Vaishnava yang mengaitkannya dengan Dewa Wisnu.

Batu tersebut merupakan fosil ammonite yang secara alami ditemukan di sekitar Sungai Kali Gandaki di Nepal.

Shaligram alami umumnya berukuran jauh lebih kecil dibandingkan objek yang terlihat dalam video viral.

baca juga

Batu tersebut lazimnya dapat dipegang dengan tangan atau ditempatkan di altar untuk keperluan keagamaan.

Karakteristik tersebut membuat klaim mengenai penemuan Shaligram alami seberat 31 ton menjadi patut dipertanyakan.

Ukuran ekstrem objek yang beredar tidak serta-merta menunjukkan bahwa benda tersebut merupakan Shaligram alami.

Bukan Penemuan Batu Shaligram 31 Ton

Berdasarkan penelusuran terhadap informasi yang tersedia, klaim “batu Shaligram seberat 31 ton ditemukan di Muktinath” masuk kategori menyesatkan.

Faktanya, terdapat patung Shaligram raksasa setinggi sekitar 22 kaki di Jomsom, Mustang.

Patung tersebut dibuat dengan memahat batu besar yang diambil dari Sungai Kali Gandaki dan sengaja dibuat sebagai bagian dari daya tarik keagamaan serta wisata religi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Kondisi WNI di Nepal Setelah Banjir Bandang, Apakah Ada Korban?

Update Kondisi WNI di Nepal Setelah Banjir Bandang, Apakah Ada Korban?

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:11 WIB

Mencoba Dessert Viral Dubai Chewy, Cokelat dan Strawberry dalam Satu Sajian

Mencoba Dessert Viral Dubai Chewy, Cokelat dan Strawberry dalam Satu Sajian

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Sepak Terjang Masrupah Syarifuddin Istri Sekda Kalsel yang Ingin 'Kembali Muda' di Tengah Karhutla

Sepak Terjang Masrupah Syarifuddin Istri Sekda Kalsel yang Ingin 'Kembali Muda' di Tengah Karhutla

Entertainment | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Nepal Tes DNA Ratusan Jenazah Korban Banjir Bandang yang Membusuk

Nepal Tes DNA Ratusan Jenazah Korban Banjir Bandang yang Membusuk

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 12:11 WIB

Detik-detik Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk, Bupati Syok Netizen Kasih Komentar Pedas

Detik-detik Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk, Bupati Syok Netizen Kasih Komentar Pedas

Entertainment | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:57 WIB

Paradoks Nepal, Emisi Karbon Rendah Tapi Jadi Korban Perubahan Iklim

Paradoks Nepal, Emisi Karbon Rendah Tapi Jadi Korban Perubahan Iklim

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:30 WIB

Terkini

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 13:24 WIB

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Malang | Rabu, 16 September 2026 | 13:22 WIB

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

Perang Arab Saudi vs Houthi, Jet F-15 Ditembak Jatuh Pakai Rudal Buatan Lokal di Marib

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:21 WIB

Antrean Panjang di SPBU Akibat Perubahan Pola Konsumsi, Bahlil Siapkan Aturan sebagai Solusi

Antrean Panjang di SPBU Akibat Perubahan Pola Konsumsi, Bahlil Siapkan Aturan sebagai Solusi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:20 WIB

Tak Disangka, 3 Anak Kurir SPX Express Lanjut Kuliah di Kampus Bergengsi

Tak Disangka, 3 Anak Kurir SPX Express Lanjut Kuliah di Kampus Bergengsi

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:20 WIB

Ketum Parpol Koalisi Pemerintah Sudah Bahas RUU Pemilu, Gerindra Tegaskan Sepakat Threshold 5 Persen

Ketum Parpol Koalisi Pemerintah Sudah Bahas RUU Pemilu, Gerindra Tegaskan Sepakat Threshold 5 Persen

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:18 WIB

Apa yang Terjadi dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto? Ini Kronologinya

Apa yang Terjadi dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto? Ini Kronologinya

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:16 WIB

Pemerintah Singapura Bayar Warga untuk Baca Buku

Pemerintah Singapura Bayar Warga untuk Baca Buku

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:12 WIB

Kronologi Konflik Lahan Berujung Maut di Setokok Batam, Dua Orang Tewas

Kronologi Konflik Lahan Berujung Maut di Setokok Batam, Dua Orang Tewas

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 13:09 WIB

×