- Wagub Rano mengingatkan warga mewaspadai ancaman kebakaran akibat korsleting listrik di Pasar Induk Kramat Jati.
- Pemprov DKI telah memitigasi risiko melalui distribusi alat pemadam api ringan serta edukasi publik secara masif.
- Rano Karno menyatakan kesadaran mandiri masyarakat dalam memeriksa instalasi listrik sangat diperlukan guna menekan angka musibah kebakaran.
Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengingatkan warga untuk lebih waspada terhadap ancaman kebakaran yang melanda ibu kota.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Rano Karno saat memberikan keterangan resmi pada Selasa (1/9/2026) di sela kunjungan ke Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.
Rano mengungkapkan, hampir 95 persen peristiwa kebakaran di wilayah Jakarta dipicu oleh korsleting listrik.
"Itu kendala utama di Jakarta," kata figur yang lekat dengan tokoh Bang Doel itu.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sebenarnya telah berupaya memitigasi risiko dengan mendistribusikan alat pemadam api ringan (APAR).
"Walaupun memang nggak cukup dengan total yang begitu luas," ungkap Rano.
Dengan demikian, kesadaran mandiri dari masyarakat tetap diyakini Rano sebagai kunci utama keselamatan lingkungan.
"Artinya kembali kepada masyarakat sendiri. Tolong lihat lagi jaringan listrik," tegas orang nomor dua di Jakarta saat ini.
Rano menyoroti kebiasaan buruk warga yang sering mengabaikan kapasitas beban pada instalasi listrik di rumah mereka.
"Saya tidak bisa pungkiri. Kadang-kadang satu rumah, ada satu stop kontak, itu charger HP bisa 10," ucapnya.
Penumpukan beban listrik diklaim memicu suhu panas ekstrem pada kabel yang berujung pada munculnya percikan api.
Upaya edukasi kepada publik pun telah dilakukan secara masif dan berulang kali demi menekan angka musibah.
"Kami sudah pulang-balik menyampaikan itu," kata Rano.
Meski demikian, kondisi alam saat ini juga ikut ambil bagian dalam memperparah risiko terjadinya kebakaran di pemukiman.
"Memang sekarang yang namanya El Nino juga menjadi pengaruh," kata dia.
Rano di akhir kalimatnya pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling bahu-membahu dalam menjaga keamanan Jakarta.
"Mari kita sama-sama, antara pemerintah daerah dengan masyarakat, ayo kita jaga Jakarta dalam segala aspek," tutupnya.