Bukan Buat Perang! Kapal Induk Hibah Italia Mau Dipakai Prabowo untuk Tangani Karhutla

Muhamad Yasir, Novian Ardiansyah

Senin, 07 September 2026 | 15:23 WIB
Bukan Buat Perang! Kapal Induk Hibah Italia Mau Dipakai Prabowo untuk Tangani Karhutla
Hibah kapal induk Giuseppe Garibaldi dari pemerintah Italia ke Indonesia ternyata sudah beberapa bulan lalu ditolak oleh masyarakat hingga lembaga pemerintahan tingkat kota Negeri Pizza. [Wikipedia]
baca 10 detik
  • Kapal induk hibah Italia, Giuseppe Garibaldi, akan memperkuat TNI Angkatan Laut.
  • Pemerintah memodifikasi kapal induk tersebut menjadi pangkalan bergerak helikopter dan drone untuk mengatasi kebakaran hutan.
  • Kapal induk itu mampu menampung sepuluh helikopter kelas menengah guna mempercepat respons pemadaman titik api.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menyiapkan kapal induk hibah asal Italia, Giuseppe Garibaldi atau KRI Gajah Mada untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.

Prabowo mengatakan kapal tersebut akan masuk ke jajaran TNI Angkatan Laut.

Pemerintah berencana melakukan modifikasi terhadap Giuseppe Garibaldi agar dapat menjadi pangkalan bergerak bagi helikopter dan drone dalam operasi pemadaman karhutla.

“Alhamdulillah sebentar lagi kapal induk dari Italia akan masuk ke jajaran Angkatan Laut kita. Itu kita akan refurbish, kita ubah untuk menjadi kapal induk helikopter dan untuk drone,” kata Prabowo dalam rapat terbatas perkembangan penanganan bencana alam di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9/2026).

Menurut Prabowo, kapal induk tersebut mampu menampung hingga 10 helikopter kelas menengah. Helikopter-helikopter itu nantinya dapat dikerahkan menuju titik api untuk mempercepat penanganan kebakaran.

“Saya kira itu sejenis Black Hawk dan sejenis MI-17 yang rata-rata bisa mengangkut 4 sampai 5 ton air. Jadi kalau kita punya 10 helikopter bisa segera merapat ke titik api yang terbanyak. Ini juga akan sangat membantu respons kita,” katanya.

Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas penanganan bencana alam di Indonesia melalui konferensi video di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9/2026). (ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden/Fathur Rochman)
Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas penanganan bencana alam di Indonesia melalui konferensi video di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9/2026). (ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden/Fathur Rochman)

Drone Pengangkut Air

Selain helikopter, Prabowo ingin pemerintah memperkuat penggunaan pesawat nirawak atau drone dalam penanganan karhutla.

Drone tersebut akan digunakan untuk membantu membawa dan menjatuhkan air ke titik-titik kebakaran. Prabowo menyebut terdapat drone yang memiliki kemampuan mengangkut air dalam jumlah besar.

baca juga

“Kita harus mengadakan drone-drone yang bisa melempar air," ungkapnya.

Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat mitigasi bencana dan tidak hanya bergerak setelah kebakaran terjadi.

Prabowo juga meminta pemerintah menyiapkan lebih banyak pesawat untuk mendukung operasi modifikasi cuaca. Kajian mengenai teknologi tersebut juga diminta diperkuat.

“Kemudian BRIN harus mengkaji zat-zat apa yang paling efisien untuk mempercepat modifikasi cuaca,” kata Prabowo.

Prinsip Prabowo: Lebih Baik Lebih

Dalam perencanaan mitigasi bencana, Prabowo meminta pemerintah menggunakan prinsip menyediakan sumber daya lebih banyak daripada kebutuhan minimum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akui Jadi Pelajaran! Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Jangan Tunggu Kejadian

Akui Jadi Pelajaran! Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Jangan Tunggu Kejadian

News | Senin, 07 September 2026 | 14:57 WIB

Perintah Prabowo ke Polri: Sikat Korporasi Penyebab Karhutla, Cabut Izinnya Bila Perlu!

Perintah Prabowo ke Polri: Sikat Korporasi Penyebab Karhutla, Cabut Izinnya Bila Perlu!

News | Senin, 07 September 2026 | 14:32 WIB

Kartu Truf Korporasi Asing Tak Bisa Selamatkan Wajah Indonesia dari Tudingan Tak Becus Kelola Hutan

Kartu Truf Korporasi Asing Tak Bisa Selamatkan Wajah Indonesia dari Tudingan Tak Becus Kelola Hutan

News | Senin, 07 September 2026 | 13:58 WIB

Terkini

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Peserta Seminar, Diskusi dan Lokakarya

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:43 WIB

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:37 WIB

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:36 WIB

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:26 WIB

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 13:24 WIB

×