Israel Senjatai AI ImiSight untuk Usir Warga Palestina di Tepi Barat

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 17 September 2026 | 15:13 WIB
Israel Senjatai AI ImiSight untuk Usir Warga Palestina di Tepi Barat
Sejumla tentara Israel selama operasi militer di Qabatiya, dekat Jenin, di Tepi Barat (Dok. Reuters)
baca 10 detik
  • Israel menggunakan sistem AI ImiSight untuk mempercepat pembongkaran rumah warga Palestina di Tepi Barat.

  • Penggunaan satelit berteknologi AI menghilangkan peran analisis manusia dalam memindai target penggusuran lahan.

  • Penerapan teknologi otomatisasi ini mempermudah pencaplokan wilayah sekaligus menguntungkan industri pertahanan Israel.

"Masalahnya adalah mengubah keputusan yang menentukan nasib hidup menjadi persamaan probabilitas antara nol dan satu, serta antara angka, gambar, dan data," ucap Safi.

"Ini memungkinkan pelaku kejahatan membagi tanggung jawab dan melarikan diri darinya, menyerahkannya pada algoritma, institusi, atau entitas tak dikenal lainnya."

Pemanfaatan teknologi ini berjalan selaras dengan lonjakan pembangunan permukiman ilegal Yahudi yang merencanakan lebih dari 40.000 unit hunian baru. Pada periode yang sama, sebanyak 118 komunitas peternak Palestina terpaksa angkat kaki akibat pengusiran beruntun.

Peluncuran sistem pendaftaran tanah digital di Area C makin menguatkan dugaan administratif mengenai proses pencaplokan wilayah secara permanen. Pengawasan berbasis algoritma ini menerapkan standar ganda yang tajam antara bangunan warga lokal dan bangunan pemukim ilegal.

Daoud menyoroti bahwa mekanisme otomatisasi pengawasan pertanahan difungsikan secara penuh sebagai mesin pemisah antarkelompok.

"Bangunan Palestina ditemukan lebih awal dan didorong ke jalur pembongkaran yang cepat, sementara pos kolonial didanai, dihubungkan ke layanan umum, dan kemudian diupayakan untuk dilegalkan secara retroaktif," tutur Daoud.

Penggunaan Tepi Barat sebagai lokasi uji coba teknologi AI pertanahan sekaligus memberikan keuntungan komersial bagi industri pertahanan Israel.

Safi memperingatkan bahwa wilayah pendudukan dimanfaatkan sebagai laboratorium lapangan guna menyempurnakan keandalan algoritma pemantau.

"Israel melatih algoritmanya dengan teknologi tertinggi, dan menyiapkannya untuk dijual serta dipasarkan secara global ke perusahaan-perusahaan komersial," kata Safi.

baca juga

Secara historis, pengetatan pengawasan di wilayah Tepi Barat berkembang seiring penetapan kontrol militer Israel di Area C sejak Perjanjian Oslo. Pembentukan unit Otoritas Pertanahan Israel pada April 2025 mempertegas pergeseran kontrol sipil atas tanah pendudukan yang melanggar hukum internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gedung Pengungsi Jalur Gaza Roboh, 5 Orang Tewas

Gedung Pengungsi Jalur Gaza Roboh, 5 Orang Tewas

News | Rabu, 16 September 2026 | 12:07 WIB

Israel Culik Jurnalis Perempuan Press TV di Dekat Betlehem

Israel Culik Jurnalis Perempuan Press TV di Dekat Betlehem

News | Rabu, 16 September 2026 | 11:37 WIB

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:06 WIB

Terkini

Sering Dianggap Sama, Ini 4 Perbedaan Gunung Krakatau dan Anak Krakatau

Sering Dianggap Sama, Ini 4 Perbedaan Gunung Krakatau dan Anak Krakatau

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 15:13 WIB

Israel Senjatai AI ImiSight untuk Usir Warga Palestina di Tepi Barat

Israel Senjatai AI ImiSight untuk Usir Warga Palestina di Tepi Barat

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:13 WIB

FESTVENT VOL.3 2026 Hadir Kembali, Usung Tema 'Own the Street, Own the Game'

FESTVENT VOL.3 2026 Hadir Kembali, Usung Tema 'Own the Street, Own the Game'

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 15:13 WIB

Yamaha Garap Motor Plug-in Hybrid Proto PHEV dan Skutik Hybrid Canggih

Yamaha Garap Motor Plug-in Hybrid Proto PHEV dan Skutik Hybrid Canggih

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 15:13 WIB

Tercatat Desil 1 tapi PKH Tak Cair, Farida: Saya Tidak Bekerja, Anak Saya Empat

Tercatat Desil 1 tapi PKH Tak Cair, Farida: Saya Tidak Bekerja, Anak Saya Empat

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:12 WIB

Gus Ipul Pastikan Tak Ada Aliran Dana Hasil Korupsi ke Muktamar NU

Gus Ipul Pastikan Tak Ada Aliran Dana Hasil Korupsi ke Muktamar NU

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:11 WIB

29 ASN Kemensos di Sulsel Masuk Daftar PPATK Terindikasi Judi Online

29 ASN Kemensos di Sulsel Masuk Daftar PPATK Terindikasi Judi Online

Sulsel | Kamis, 17 September 2026 | 15:11 WIB

3 HP Pesaing Redmi Note 17 yang Baru Meluncur, Performa Mantap

3 HP Pesaing Redmi Note 17 yang Baru Meluncur, Performa Mantap

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 15:10 WIB

Tanah ATR/BPN di Bali Dikuasai Swasta, Ada Dugaan Pembiaran hingga Negara Rugi Rp4,8 Triliun!

Tanah ATR/BPN di Bali Dikuasai Swasta, Ada Dugaan Pembiaran hingga Negara Rugi Rp4,8 Triliun!

News | Kamis, 17 September 2026 | 15:09 WIB

Borobudur dan Prambanan Resmi Jadi Pusat Ibadah Dunia, Pemprov Jateng Siapkan Strategi Baru Ini

Borobudur dan Prambanan Resmi Jadi Pusat Ibadah Dunia, Pemprov Jateng Siapkan Strategi Baru Ini

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 15:07 WIB

×