Menperin Desak Jepang Berinvestasi di Bisnis Komponen Otomotif

Liberty Jemadu

Selasa, 02 Februari 2016 | 01:09 WIB
Menperin Desak Jepang Berinvestasi di Bisnis Komponen Otomotif
Menperin Saleh Husin (tengah), didampingi Wakil Presiden Direktur PT TMMIN Warih Andang Tjahjono (kedua kiri) melihat produksi mobil Toyota All New Kijang Innova, di pabrik PT TMMIN, Karawang, Jabar, Selasa (24/11) [Antara].

Suara.com - Menteri Perindustrian Saleh Husin mendesak Jepang membangun industri komponen otomotif di Indonesia untuk memperkuat struktur industri, menciptakan lapangan kerja, dan akses teknologi bagi pelaku industri komponen domestik.

"Secara khusus, saya minta Jepang tidak tanggung-tanggung dalam berbisnis otomotif di Indonesia. Selain meneruskan aktivitas industri dan investasi, juga mesti membangun industri komponen," kata Saleh saat bertemu dengan Gubernur Perfektur Fukuoka, Jepang, Ogawa Hiroshi di Jakarta, Senin (1/2/2016).

Pemerintah Indonesia, Saleh menekankan, mendukung langkah Jepang selama ini yang terus menjalin kerja sama dan menanamkan modal di Indonesia.

Saleh juga memaparkan, populasi kelas menengah di Indonesia mencapai 80-90 juta dari total penduduk 250 juta jiwa, jauh lebih besar dari total penduduk Thailand - pesaing Indonesia dalam industri otomotif di Asia Tenggara - yang berjumlah sekitar 60 juta jiwa.

"Tapi pabrik mobil Jepang lebih banyak di Thailand. Maka saya tak bosan-bosan selalu minta agar Jepang meningkatkan investasi dengan langkah konkret membangun pabrik-pabrik komponen di Indonesia," kata Saleh.

Menurut dia, industri komponen domestik masih kurang sehingga berharap dukungan pihak prinsipal terhadap industri komponen ditingkatkan.

Ia juga mengapresiasi Krakatau Nippon Steel, hasil patungan Krakatau Steel dengan perusahaan asal Jepang yang mengembangkan industri baja untuk kebutuhan otomotif.

Pada kesempatan itu, Hiroshi mengatakan, pasar Indonesia tumbuh pesat dan menjadi pasar terbesar di ASEAN, di mana dari sisi industri, juga telah menjadi basis produksi terdepan.

Menurut dia, inisiatif mengembangkan industri komponen telah dimulai 2012 dan pada 2014 pihak Jepang makin fokus ke arah produksi melalui kemitraan dengan perusahaan komponen Indonesia termasuk pembicaraan investasi.

Executive Management Astra International, FX Sri Martono mengatakan akan mepertemukan 15 IKM komponen Indonesia dengan pelaku industri otomotif Fukuoka.

"Interaksi intens ini, nantinya bermuara hingga pembentukan joint venture antara industri Jepang dengan IKM komponen kita," katanya.

Dirjen ILMATE I Gusti Putu Suryawirawan optimistis industri kedua negara dapat mempererat kerja sama dan bersama-sama memperkuat struktur industri Indonesia.

"Kapasitas produksi pabrik-pabrik otomotif Jepang yang berlokasi di Indonesia mencapai 2 juta unit per tahun. Sekarang yang baru dimanfaatkan baru 1 juta sehingga ada idle capacity yang besar untuk kita manfaatkan," pungkas Putu.

Fukuoka merupakan provinsi di Jepang bagian selatan yang menjadi salah satu konsentrasi industri kendaraan bermotor terkemuka di Negeri Sakura itu.

Terdapat pabrikan otomotif kelas dunia seperti Toyota, Daihatsu dan Nissan beserta sekitar 500 perusahaan industri terkait di daerah tersebut.

Turut hadir dalam pertemuan itu Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yasuaki Tanizaki, Chairman of Fukuoka Prefectural Assembly Inoue Tadatoshi, Vice Director General Department of Commerce and Industry Fukuoka Kojima Yoshitoshi.

Selain itu, hadir juga I Gusti Putu Suryawirawan, Direktur Akses Sumber Daya Industri dan Promosi Internasional Kemenperin, A Riyanto. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Impor Tumbuh Tinggi Harus Dimanfaatkan untuk Tingkatkan Produktivitas dan Ekspor

Impor Tumbuh Tinggi Harus Dimanfaatkan untuk Tingkatkan Produktivitas dan Ekspor

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Automechanika Jakarta 2026: Bukti Indonesia Siap Jadi Pusat Komponen Otomotif ASEAN

Automechanika Jakarta 2026: Bukti Indonesia Siap Jadi Pusat Komponen Otomotif ASEAN

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:30 WIB

Tantangan Bisnis Spare Parts di Tengah Gempuran Mobil China

Tantangan Bisnis Spare Parts di Tengah Gempuran Mobil China

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 16:15 WIB

Pertama Kali Digelar di Indonesia, Pameran Komponen Otomotif Automechanika Jakarta 2026 Resmi Dibuka

Pertama Kali Digelar di Indonesia, Pameran Komponen Otomotif Automechanika Jakarta 2026 Resmi Dibuka

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 15:15 WIB

Pertumbuhan Mobil Listrik Dinilai Belum Ancam Industri Komponen Otomotif

Pertumbuhan Mobil Listrik Dinilai Belum Ancam Industri Komponen Otomotif

Otomotif | Sabtu, 19 September 2026 | 10:15 WIB

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Neraca Perdagangan Defisit Pemerintah Harus Permudah Ekspor Komponen Otomotif Dkk

Neraca Perdagangan Defisit Pemerintah Harus Permudah Ekspor Komponen Otomotif Dkk

Otomotif | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:24 WIB

Kemenperin Klaim Dua Perusahaan Komponen Otomotif Jepang Tak Pindah ke Vietnam

Kemenperin Klaim Dua Perusahaan Komponen Otomotif Jepang Tak Pindah ke Vietnam

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:11 WIB

Toyota: Industri Otomotif Tahan Banting, Tapi Arah Kebijakan Pemerintah Harus Jelas

Toyota: Industri Otomotif Tahan Banting, Tapi Arah Kebijakan Pemerintah Harus Jelas

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 20:54 WIB

UI Green Marathon 2026: Saleh Husin Siap Taklukkan 42 KM demi Masa Depan Mahasiswa

UI Green Marathon 2026: Saleh Husin Siap Taklukkan 42 KM demi Masa Depan Mahasiswa

Your Say | Sabtu, 25 April 2026 | 16:33 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×