Ini Kendala Bawa BMW i8 ke Indonesia

Dythia Novianty | Insan Akbar Krisnamusi | Suara.com

Jum'at, 20 Mei 2016 | 11:44 WIB
Ini Kendala Bawa BMW i8 ke Indonesia
Mobil sport hybrid BMW i8 di Bangkok Motor Show 2015 (24/3/2015). [Reuters/Chaiwat Subprasom]

Suara.com - BMW memajang mobil sport hibrida i8 di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2014. Dua tahun berlalu, kehadiran i8 di pasar otomotif masih sekadar angan-angan.

Head of Corporate Communication BMW i8, Jodie O'Tanie mengatakan, untuk membawa Seri BMW i seperti i8 dan i3 ke Indonesia butuh sebuah 'ekosistem' mobil listrik yang didukung infrastruktur kuat. 'Seri i' adalah kode pemasaran BMW bagi mobil-mobil elektrik mereka.

"Pertama sekali, kendalanya pasti infrastruktur. Kedua, kami butuh peraturan yang jelas mengenai kendaraan hibrida dan listrik," ucap Jodie, Kamis (19/5/2016) di Jakarta.

Selain itu, Jodie menjelaskan, bahwa pasar mobil listrik membutuhkan insentif. Di banyak negara yang mendukung mobil listrik pemerintahnya pasti memberikan insentif lebih.

Sekadar menginformasikan, dalam regulasi Low Carbon Emission (LCE), pemerintah memberikan insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) 25%. Para agen tunggal pemegang merek (ATPM) dalam berbagai kesempatan meminta insentif lebih agar mereka dapat mendatangkan kendaraan hibrida.

"Insentif itu tak hanya selalu pajak. Bentuk lain insentif kepada konsumen seperti tempat parkir bebas biaya, bebas menggunakan jalur tanpa hambatan, lahan parkir khusus yang memiliki fasilitas pengisian baterai," papar Jodie.

Ia mengungkapkan, dari informasi yang ia terima, Kementerian Perindustrian masih menggodok dan melakukan finalisasi peraturan LCE. Setelah itu semua terpenuhi, BMW secara simultan perlu pula melatih tenaga ahli untuk servis dan layanan purna jual Seri i. 

"Soalnya, teknologi, bodi, mesin, semuanya benar-benar baru dan berbeda (dari mobil konvensional)," tandas Jodie.

Keinginan membawa i8 ke Tanah Air pun, ia katakan, sebagai proses yang panjang.

Adapun i8, tampil pertama kali di dunia pada Frankfurt Motor Show 2013. i8, berdasarkan data resmi BMW, dipersenjatai motor listrik bertenaga 96 kW, torsi 250 Nm yang dipadukan dengan mesin bensin 1.5 liter tiga silinder berdaya 231hp dengan torsi 320 Nm.

Akselerasi 0-100 km/jam mobil sport empat penumpang ini hanyalah 4,4 detik. Sementara, kecepatan puncaknya 250 km/jam.

Dengan kemampuan baterai menyuplai energi gerak sepenuhnya untuk 37 km, konsumsi bensin kombinasi i8 hanya 2.1 liter/100 km. Emisi gas buangnya pun cuma 49g/km.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BMW Incar Konsumen Muda dengan Dua Model Baru Ini

BMW Incar Konsumen Muda dengan Dua Model Baru Ini

Otomotif | Jum'at, 20 Mei 2016 | 09:53 WIB

BMW X1 Lokal Dibanderol Rp619 Juta

BMW X1 Lokal Dibanderol Rp619 Juta

Otomotif | Rabu, 11 Mei 2016 | 14:03 WIB

Terkini

Pesona Motor Sport Yamaha yang Kini Tampilan Ala Fazzio, Masuk Indonesia Gak Nih?

Pesona Motor Sport Yamaha yang Kini Tampilan Ala Fazzio, Masuk Indonesia Gak Nih?

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:12 WIB

5 Pilihan Motor Honda Super Irit, Paling Pas Hadapi Kenaikan BBM

5 Pilihan Motor Honda Super Irit, Paling Pas Hadapi Kenaikan BBM

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:37 WIB

Cara Menyetel Karburator Motor agar Irit Bensin, Jadi Lebih Hemat BBM

Cara Menyetel Karburator Motor agar Irit Bensin, Jadi Lebih Hemat BBM

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:05 WIB

Harga Pertalite Mau Naik? Suzuki S-Presso Malah Makin Jadi Rebutan Gara-gara Ini

Harga Pertalite Mau Naik? Suzuki S-Presso Malah Makin Jadi Rebutan Gara-gara Ini

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:05 WIB

Ini 3 Jenis dan Rekomendasi Compound Mobil yang Bagus untuk Hilangkan Baret

Ini 3 Jenis dan Rekomendasi Compound Mobil yang Bagus untuk Hilangkan Baret

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:02 WIB

7 Komponen Mobil yang Wajib Dicek agar Irit Bensin sebelum 1 April 2026

7 Komponen Mobil yang Wajib Dicek agar Irit Bensin sebelum 1 April 2026

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:40 WIB

Heboh Isu Aturan Baru BBM: Jatah Pertalite Mobil Pribadi Dibatasi Cuma Rp500 Ribu Sehari

Heboh Isu Aturan Baru BBM: Jatah Pertalite Mobil Pribadi Dibatasi Cuma Rp500 Ribu Sehari

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:38 WIB

Lebih Irit Mesin Diesel atau Bensin? Ini Jawaban dan Pertimbangan sebelum Memilih

Lebih Irit Mesin Diesel atau Bensin? Ini Jawaban dan Pertimbangan sebelum Memilih

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:38 WIB

5 Fakta Suzuki Burgman Terbaru, Rilis April 2026?

5 Fakta Suzuki Burgman Terbaru, Rilis April 2026?

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:33 WIB

Apa Saja Perbedaan Bensin Pertalite dan Pertamax? Ini Dampaknya pada Performa Mesin

Apa Saja Perbedaan Bensin Pertalite dan Pertamax? Ini Dampaknya pada Performa Mesin

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:22 WIB