Toyota Jual 9 Juta Unit Mobil Hibrida Selama 19 Tahun

Minggu, 22 Mei 2016 | 15:05 WIB
Toyota Jual 9 Juta Unit Mobil Hibrida Selama 19 Tahun
Toyota memperkenalkan Prius generasi keempat di Frankfurt, Jerman pada 2015 lalu (Shutterstock).

Suara.com - Toyota mengklaim telah berhasil menjual lebih dari 9 juta unit mobil hibrida di seluruh dunia dalam 19 tahun. Sejuta unit terakhir berhasil dicapai hanya dalam periode sembilan bulan terakhir.

Per 30 April lalu Toyota, dalam siaran persnya Jumat (20/5/2016), mengumumkan telah menjual 9.014 unit mobil hibrida di dunia.

"Meredam efek negatif mobil terhadap lingkungan adalah salah satu prioritas Toyota," demikian dikatakan produsen mobil terbesar dunia asal Jepang itu.

"Yakin bahwa mobil ramah lingkungan hanya bisa memberikan dampak positif jika digunakan luas oleh masyarakat, maka Toyota telah mendorong agar kendaraan-kendaraan hibrida diadopsi oleh pasar di seluruh dunia," bunyi pernyataan resmi Toyota lebih lanjut.

Hingga April 2016 sendiri Toyota telah menjual 33 model mobil penumpang hibrida di lebih dari 90 negara di dunia.

Berdasarkan hitungan Toyota, hingga 30 April lalu penggunaan mobil-mobil hibridanya di dunia - jika dibandingkan denan penggunaan mobil-mobil konvensional di kelas yang sama - telah membantu mengurangi emisi karbon dioksida hingga 67 juta ton.

"Mobil-mobil hibrida Toyota juga telah mengurangi konsumsi bensin hingga 25 juta kiloliter, dibandingkan dengan konsumsi bensin dari mobil-mobil di kelas yang sama," klaim Toyota.

Toyota pertama kali memperkenalkan model hibridanya pada 1997 silam yakni Coaster Hybrid EV serta Prius generasi pertama, yang sering disebut sebagai mobil penumpang hibrida pertama di dunia yang diproduksi secara massal.

Pada 2015 lalu Toyota telah menambah jajaran mobil hibridanya dengan memproduksi Sienta hibrida dan meluncurkan Prius generasi keempat. Selain itu Toyota juga telah memperkenalkan Corola dan Levin hibrida di Cina. Toyota juga telah memperkenalkan varian hibrida dari RAV4.

Sebagai informasi, mobil hibrida menggabungkan mesin pembakaran dalam yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM) dengan motor listrik yang bergantung pada baterai. Adapun hibrida plug-in ialah mobil hibrida yang pengisian daya baterainya dapat dilakukan dengan mudah melalui 'colokan' listrik di rumah. (Motor Trend/Autoevolution)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI