Anggaran Rp 82 M untuk Lem Aibon, Buat Beli Mobil Menteri Bisa Dapat Segini

Angga Roni Priambodo | Praba Mustika | Suara.com

Rabu, 30 Oktober 2019 | 14:34 WIB
Anggaran Rp 82 M untuk Lem Aibon, Buat Beli Mobil Menteri Bisa Dapat Segini
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali membuat anggaran kontroversial. Kali ini, Pemprov DKI melalui Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Kota Jakarta Barat, membuat anggaran untuk membeli lem aibon dengan total biaya mencapai Rp 82 miliar. (screenshot/ apbd.jakarta.go.id)

Suara.com - Baru-baru ini warganet, khususnya warga DKI Jakarta dihebohkan dengan anggaran senilai Rp 82 miliar untuk membeli lem aibon bagi sekolah di Jakarta. Jika digunakan untuk membeli mobil menteri, yaitu Toyota Crown 2.5 HV G-Executive, kira-kira dana Rp 82 miliar itu bisa dapat berapa banyak, ya?

Diketahui dari situs Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020, lem aibon seharga Rp 184 ribu itu akan digunakan selama satu tahun untuk 37,500 orang serta tinta printer seharga RP 104,600.

Alhasil didapatkanlah angka Rp 82,8 miliar hanya untuk membeli lem aibon. Namun belakangan diketahui data tersebut telah dihapus.

Uang Rp 82 miliar tentu tidak sedikit, yang tentu bisa juga dibelikan beberapa unit mobil mewah. Sebagai perbandingan, anggaran untuk lem aibon itu bisa digunakan lagi untuk membeli mobil dinas menteri Kabinet Indonesia Maju.

Seperti diketahui bersama, para menteri Kabinet Indonesia Maju adalah mobil hybrid Toyota Crown 2.5 HV G-Executive yang harganya berkisar Rp 962 jutaan.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali membuat anggaran kontroversial. Kali ini, Pemprov DKI melalui Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Kota Jakarta Barat, membuat anggaran untuk membeli lem aibon dengan total biaya mencapai Rp 82 miliar. (screenshot/ apbd.jakarta.go.id)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali membuat anggaran kontroversial. Kali ini, Pemprov DKI melalui Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Kota Jakarta Barat, membuat anggaran untuk membeli lem aibon dengan total biaya mencapai Rp 82 miliar. (screenshot/ apbd.jakarta.go.id)

Melalui hitungan sederhana, anggaran lem aibon senilai Rp 82 miliar itu bisa untuk membeli 91 unit mobil Toyota Crown 2.5 HV G-Executive yang jadi mobil dinas para menteri.

Mobil Menteri Kabinet Indonesia Maju, Toyota Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid [Dok PT Toyota Astra Motor].
Mobil Menteri Kabinet Indonesia Maju, Toyota Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid [Dok PT Toyota Astra Motor].

Sebagai informasi mobil dinas menteri Toyota Crown 2.5 HV G-Executive menggendong mesin 4-silinder dengan kode A25-FXS berkapasitas 2.587 cc Dynamic Force Engine.

Mesin hybrid itu pun diklaim mampu memberikan tenaga hingga 181 daya kuda serta dilengkapi fitur canggih T-Connect yang memungkinkan mobil terkoneksi pada jaringan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yuk,  Bedah Mobil Menteri: Toyota Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid

Yuk, Bedah Mobil Menteri: Toyota Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid

Otomotif | Rabu, 30 Oktober 2019 | 08:00 WIB

Mobil Menteri Jokowi, Toyota Crown Hybrid, Tak Dijual Untuk Umum

Mobil Menteri Jokowi, Toyota Crown Hybrid, Tak Dijual Untuk Umum

Otomotif | Jum'at, 25 Oktober 2019 | 19:40 WIB

Terkini

Daftar Harga Mobil MG Terbaru 2026 di Indonesia dan Spesifikasinya

Daftar Harga Mobil MG Terbaru 2026 di Indonesia dan Spesifikasinya

Otomotif | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:30 WIB

7 Mobil Listrik yang Irit dan Minim Perawatan, Ideal untuk Jangka Panjang

7 Mobil Listrik yang Irit dan Minim Perawatan, Ideal untuk Jangka Panjang

Otomotif | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:15 WIB

Terpopuler: Aksi Wonderkid Indonesia di Moto3 COTA, Rekomendasi Mobil dengan Sunroof

Terpopuler: Aksi Wonderkid Indonesia di Moto3 COTA, Rekomendasi Mobil dengan Sunroof

Otomotif | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:02 WIB

Mobil MG Buatan Mana? Ini 5 Rekomendasi Termurahnya di Indonesia

Mobil MG Buatan Mana? Ini 5 Rekomendasi Termurahnya di Indonesia

Otomotif | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:00 WIB

Mobil LCGC Apa Saja? Ini Daftar Lengkap dan Harga Bekas Terbaru 2026

Mobil LCGC Apa Saja? Ini Daftar Lengkap dan Harga Bekas Terbaru 2026

Otomotif | Minggu, 29 Maret 2026 | 13:45 WIB

Bukti Nyali Wonderkid Indonesia, Veda Ega Tembus Posisi 4 Kualifikasi Moto3 COTA Amerika

Bukti Nyali Wonderkid Indonesia, Veda Ega Tembus Posisi 4 Kualifikasi Moto3 COTA Amerika

Otomotif | Minggu, 29 Maret 2026 | 13:15 WIB

Rekomendasi Mobil dengan Sunroof dan Mesin Awet 2026: Masa Pakainya Lama, Nyaman dan Stylish

Rekomendasi Mobil dengan Sunroof dan Mesin Awet 2026: Masa Pakainya Lama, Nyaman dan Stylish

Otomotif | Minggu, 29 Maret 2026 | 13:10 WIB

Waspada Arus Balik Lebaran 2026: 3 Jurus Jitu Hindari Blind Spot yang Sering Bikin Pemotor Celaka

Waspada Arus Balik Lebaran 2026: 3 Jurus Jitu Hindari Blind Spot yang Sering Bikin Pemotor Celaka

Otomotif | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:48 WIB

5 Rekomendasi Mobil Matic Kecil Paling Irit BBM, Cocok buat Macet-macetan

5 Rekomendasi Mobil Matic Kecil Paling Irit BBM, Cocok buat Macet-macetan

Otomotif | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:33 WIB

Penyebab Motor Tidak Bisa Distarter: Kenali Faktor Utama dan Cara Atasinya

Penyebab Motor Tidak Bisa Distarter: Kenali Faktor Utama dan Cara Atasinya

Otomotif | Minggu, 29 Maret 2026 | 12:10 WIB