Polemik Impor Pick Up India Ditengah Dominasi Kendaraan Niaga 4x2 Produksi Dalam Negeri

Manuel Jeghesta Nainggolan | Michele Alessandra Amabelle | Suara.com

Rabu, 25 Februari 2026 | 11:47 WIB
Polemik Impor Pick Up India Ditengah Dominasi Kendaraan Niaga 4x2 Produksi Dalam Negeri
Ilustrasi Impor Pick Up India. (Gemini)
  • Pemerintah berencana mendatangkan 105.000 unit pikap 4x4 dari India, bertentangan dengan dominasi pasar 4x2 nasional.
  • Gaikindo menyatakan industri otomotif lokal memproduksi berdasarkan permintaan riil pasar yang sangat besar pada segmen 4x2.
  • Industri 4x4 nasional terbatas karena pasar spesifik seperti perkebunan dan didukung ekosistem purna jual 4x2 mapan.

Suara.com - Rencana besar pemerintah untuk mendatangkan 105.000 unit pick up 4x4 dari India guna operasional Koperasi Merah Putih menuai perhatian publik. Kebijakan ini dianggap kontradiktif dengan struktur pasar kendaraan niaga di Indonesia yang selama ini sangat kuat di segmen penggerak 4x2.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menegaskan bahwa manufaktur dalam negeri sebenarnya memproduksi kendaraan berdasarkan kebutuhan riil pasar domestik. Ketua Umum Gaikindo Putu Juli Ardika menjelaskan bahwa industri otomotif sangat bergantung pada permintaan yang ada.

“Industri ini tergantung pada pasarnya. Pasar untuk kendaraan niaga kita itu besarnya di 4x2 saat ini. Sehingga industri-industri itu memproduksi kendaraan niaga yang 4x2. Jadi itulah pasar yang ada di Indonesia,” ujarnya di Jakarta, baru-baru ini, Rabu (25/2/2026).

Putu menambahkan bahwa kendaraan tipe 4x4 memang pernah diproduksi di tanah air. Namun keterbatasan segmentasi membuat pengembangannya tidak semasif model 4x2 karena penggunaannya yang sangat spesifik.

“4x4 pernah dibuat tetapi karena pasarnya tidak mencukupi, sehingga tidak banyak. Itu khusus untuk perkebunan dan tambang,” katanya.

Volume permintaan yang relatif kecil memaksa sebagian besar pabrikan hanya melakukan penyesuaian unit atau melalui karoseri khusus ketimbang produksi massal. Di lain pihak, ekosistem kendaraan niaga 4x2 di Indonesia sudah sangat mapan dari hulu hingga hilir. Saat ini tingkat kandungan lokal untuk segmen light truck bahkan telah melampaui angka 42 persen.

Kesiapan industri nasional juga tercermin dari jaringan pendukung yang sudah merata di berbagai pelosok. Putu menilai aspek purna jual menjadi kunci utama dalam menjaga operasional kendaraan niaga di daerah.

“Nah kalau di hilirnya juga sudah cukup berkembang. Purna jual untuk kendaraan niaga kita ini sudah tersebar di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Sinergi antara jaringan bengkel, ketersediaan suku cadang, hingga kesiapan tenaga mekanik diklaim telah mumpuni untuk mendukung kelancaran distribusi logistik nasional.

“Kalau ada permasalahan baik itu untuk bengkel-bengkelnya, untuk SDM-nya maupun untuk komponennya itu cepat terpenuhi dan kendaraan itu tidak akan lama diperbaiki sehingga operasionalnya sangat membantu kelancaran,” kata Putu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal

Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal

Otomotif | Selasa, 24 Februari 2026 | 19:40 WIB

Impor Mobil India Tanpa Jaringan Purnajual Berpotensi Jadi Besi Tua di Desa-Desa

Impor Mobil India Tanpa Jaringan Purnajual Berpotensi Jadi Besi Tua di Desa-Desa

Otomotif | Selasa, 24 Februari 2026 | 13:13 WIB

Terpopuler: Kopdes Merah Putih Pakai Pikap, Geger Impor Mobil India Rp24 Triliun

Terpopuler: Kopdes Merah Putih Pakai Pikap, Geger Impor Mobil India Rp24 Triliun

Otomotif | Selasa, 24 Februari 2026 | 07:05 WIB

Terkini

Jaecoo Prioritaskan Mobil Listrik di Tengah Harga BBM Global yang Masih Tinggi

Jaecoo Prioritaskan Mobil Listrik di Tengah Harga BBM Global yang Masih Tinggi

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 19:00 WIB

Terpopuler: Adu Motor Listrik MBG vs Local Pride, Kekayaan Bupati Tulungagung 17 Kendaraan

Terpopuler: Adu Motor Listrik MBG vs Local Pride, Kekayaan Bupati Tulungagung 17 Kendaraan

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 18:05 WIB

Sehari Jalan 70 Kilometer, Berapa Biaya Bulanan Mobil Listrik BYD Atto 1?

Sehari Jalan 70 Kilometer, Berapa Biaya Bulanan Mobil Listrik BYD Atto 1?

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 17:25 WIB

Isuzu D-Max Rodeo Hadir dengan Mesin Diesel Terbaru Jawab Kebutuhan Operasional Medan Ekstrem

Isuzu D-Max Rodeo Hadir dengan Mesin Diesel Terbaru Jawab Kebutuhan Operasional Medan Ekstrem

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 16:50 WIB

Harga Bak Bumi dan Langit: Motor Listrik MBG Emmo JVH Max vs Local Pride Polytron Fox, Mending Mana?

Harga Bak Bumi dan Langit: Motor Listrik MBG Emmo JVH Max vs Local Pride Polytron Fox, Mending Mana?

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 16:33 WIB

5 Mobil Bekas Keluaran 2016: Tak Bikin Tekor Meski Pakai BBM Non Subsidi, Mulai 80 Jutaan

5 Mobil Bekas Keluaran 2016: Tak Bikin Tekor Meski Pakai BBM Non Subsidi, Mulai 80 Jutaan

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 15:00 WIB

Penjualan Daihatsu Gran Max Melejit 40 Persen Efek Program MBG

Penjualan Daihatsu Gran Max Melejit 40 Persen Efek Program MBG

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 14:50 WIB

Daftar Koleksi Mobil dan Motor Gatut Sunu Wibowo, Bupati Tulungagung yang Terjaring OTT KPK

Daftar Koleksi Mobil dan Motor Gatut Sunu Wibowo, Bupati Tulungagung yang Terjaring OTT KPK

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 14:14 WIB

Di Balik Tampilan Garangnya, Motor Listrik Emmo BGN Punya Kembaran di China, Produk Rebadge?

Di Balik Tampilan Garangnya, Motor Listrik Emmo BGN Punya Kembaran di China, Produk Rebadge?

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 14:00 WIB

Anggota DPR Dapat 2 Pelat Nomor Khusus: Demi Permudah Dalam Jalani Tugas

Anggota DPR Dapat 2 Pelat Nomor Khusus: Demi Permudah Dalam Jalani Tugas

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 13:20 WIB