WFH, Komunitas Motor Membuat Disinfektan Pembasmi Corona

RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 02 April 2020 | 19:45 WIB
WFH, Komunitas Motor Membuat Disinfektan Pembasmi Corona
Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di sepanjang jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin, Jakarta, Selasa (31/3/2020). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]

Suara.com - Bagi teman-teman biker dan komunitas otomotif, masa pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19 adalah waktu stop kegiatan touring serta kumpul bareng. Apa pasal: salah satu cara untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini adalah melakukan jaga jarak atau physical distancing. Antara satu orang dengan orang lain, mesti berjarak, paling tidak 2 meter persegi.

Imbauan berikutnya, adalah tidak bertandang atau bertamu ke pelbagai daerah. Karena dikhawatirkan bisa membawa "oleh-oleh" Covid-19 ke sana, atau sepulangnya dari touring memboncengkan si virus. Dan pada akhirnya berpotensi menginfeksi siapa saja.

Ilustrasi touring naik motor. (pexels.com)
Ilustrasi touring naik motor.  Stop dulu sementara ya, kita siaga di rumah dengan disinfektan [pexels.com].

Komunitas otomotif Tanah Air pun merespon imbauan dari Presiden Joko Widodo tentang prinsip jaga jarak atau physical distancing, serta tinggal di rumah saja. Salah satunya bisa disimak dari laman media sosial Instagram Honda Tiger Club Indonesia, @htci_club. Pengurus Pusat HTCI mengunggah surat edaran kepada para pengda atau pengurus daerah.

Dituliskan di situ tentang pelarangan dilakukannya kegiatan massal di tempat umum sebagai upaya antisipasi terhadap Virus Corona. Alhasil kegiatan musyawarah nasional komunitas otomotif ini pun mesti ditunda. Bisa dipastikan, klub-klub otomotif lainnya melakukan keputusan serupa, hingga negara kita aman dari pandemi Covid-19.

Lantas kegiatan apa sajakah yang bisa dilakukan orang per orang dari suatu komunitas otomotif di saat pandemi Coronavirus Disease?

Jawabannya bisa beragam, namun upaya membersihkan tunggangan kesayangan dan kediaman dengan disinfektan menjadi hal yang penting. Pasalnya, si virus gemar ngendon di tempat-tempat kotor dan sanggup bertahan di media yang tepat, sebelum akhirnya menginfeksi manusia.

Dikutip dari Mobimoto.com, mitra Suara.com, seorang anggota dari Benelli Owner Indonesia, dr.Rinaldi Sahputera, MMR memaparkan bahwa dalam kondisi pandemi Covid-19, menjaga kebersihan helm dan sepeda motor--meskipun tidak digunakan buat sementara karena kegiatan touring mesti dihentikan dahulu--tidak boleh kasih kendor.

Artinya, kebersihan tunggangan roda dua sangatlah perlu diperhatikan. Ada bagian tertentu yang wajib dibersihkan secara rutin, karena berpotensi didatangi virus.

"Selain rutin dicuci, ada bagian tertentu yang kerap tersentuh telapak tangan dan jari, sehingga wajib diperhatikan dan rutin dibersihkan. Antara lain setang atau kemudi motor, terutama di sektor hand grip dan kunci motor," tuturnya kepada Suara.com.

baca juga

"Selain itu, untuk motor tipe sport, perhatikan bagian tangki. Juga yang memasang boks di belakang. Bagian-bagian ini perlu disterilkan," tambahnya.

Untuk membersihkan, dokter dari RS PKU Muhammadiyah Wonosari, Yogyakarta berbagi resep disinfektan.

"Untuk membuat 10cc cairan pembersih, larutkan 1cc cairan pemutih pakaian dengan 9cc air. Kalau ingin yang lebih ampuh, air bisa diganti dengan cairan klorin. Perbandingannya 1:9," jelasnya.

Sementara dikutip dari MOTOR Plus Online, Eka Seismono, dari sesepuh Sanggabuana Tiger Club Karawang (STICK), sebuah Komunitas Honda Tiger bikin cairan pembasmi Corona juga. Disebutkan bahwa cairan disinfektan ini disemprotkannya di rumah, sekitar serta dan kantor.

Senada resep pembuatan disinfektan dr. Rinaldi Sahputera, MMR, bahannya juga menggunakan cairan pemutih pakaian serta klorin.

Mari teman-teman anggota komunitas otomotif se-Tanah Air, kita upayakan kebersihan lingkungan dan tunggangan kesayangan selalu. Termasuk menyemprotkan cairan disinfektan sebagai tindak preventif mencegah Virus Corona.

Catatan dari Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi soal Virus Corona COVID-19, silakan hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119. Jangan lupa, terapkan imbauan tinggal di rumah, dan jaga jarak atau physical distancing dengan jarak minimal dua meter persegi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Corona, Toyota Berlakukan Shift untuk Aktivitas Produksi

Waspada Corona, Toyota Berlakukan Shift untuk Aktivitas Produksi

Otomotif | Kamis, 02 April 2020 | 15:47 WIB

Dari Mobil Pengantin, Hengky Kurniawan Siapkan Rumah bagi Medik Covid-19

Dari Mobil Pengantin, Hengky Kurniawan Siapkan Rumah bagi Medik Covid-19

Otomotif | Kamis, 02 April 2020 | 09:15 WIB

Agar Virus Corona Ogah Bertamu di Kabin, Gunakan Tips Ini

Agar Virus Corona Ogah Bertamu di Kabin, Gunakan Tips Ini

Otomotif | Rabu, 01 April 2020 | 18:00 WIB

Terkini

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:10 WIB

Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat

Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:04 WIB

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:53 WIB

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:52 WIB

Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon

Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon

Banten | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:48 WIB

Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan

Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:48 WIB

KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar

KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:44 WIB

Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih

Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:42 WIB

×