Kejadian Mobil Via Vallen Dibakar, Bagaimana Cara Klaim Asuransi?

RR Ukirsari Manggalani
Kejadian Mobil Via Vallen Dibakar, Bagaimana Cara Klaim Asuransi?
Mobil Via Vallen yang dibakar di samping rumahnya [Instagram: Via Vallen]

Apakah mobil Toyota Alphard kesayangan Via Vallen bakal diberi ganti rugi? Simak penjelasan detailnya dari pihak asuransi.

Suara.com - Kejadian sedih menimpa pedangdut Via Vallen. Dini hari tadi, Selasa (30/6/2020) Toyota Alphard type G warna putih bernomor polisi W 1 VV miliknya dibakar seseorang yang kini tengah menjalani proses hukum di Kepolisian setempat. Bagaimanakah cara klaim asuransi mobil itu?

Atau pertanyaan yang lebih dahulu mengemuka: apakah mobi pelantun lagu hits "Sayang" ini bisa memperoleh ganti rugi pihak asuransi?

Bila Via Vallen telah mengasuransikan salah satu tunggangan kesayangannya itu, maka kemungkinan jawabannya adalah "ya", dengan memperhatikan lingkup pertanggungjawaban asuransi mobil yang dimiliki.

Mobil Via Vallen. (Suara.com/Ali Achmad)
Mobil Via Vallen [Suara.com/Ali Achmad].

Mirip lirik yang dipetik dari lagu "Sayang" yang dinyanyikan Via Vallen, yaitu  Sayang, opo kowe krungu jerite atiku? Mengharap engkau kembali. Sayang, nganti memutih rambutku. Ra bakal luntur tresnoku ... .

Jadi, bila dicuplik dan diterjemahkan bebas syairnya itu, Via Vallen tak perlu khawatir. Pihak asuransi tak bakal luntur (atau lupa) pertanggungjawaban atas si Toyota Alphard putih milik pedangdut ini. Asal, si tunggangan kesayangan sudah diikutsertakan asuransi mobil.

Laurentius Iwan Pranoto, SVP Communication, Event, and Service Management Asuransi Astra, menyatakan, "Pada dasarnya risiko kendaraan yang terbakar bisa ditanggung pihak asuransi. Jika penyebab terbakar itu karena perbuatan jahat, maka akan ditanggung pihak asuransi."

Detailnya, pertanggungan ini tertuang dalam Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI) pasal 1 ayat 1.2 mengenai perbuatan jahat:

Dalam ketentuan polis, perbuatan jahat merupakan tindakan seseorang atau kelompok orang yang berjumlah kurang dari 12 (dua belas) orang yang dengan sengaja merusak harta benda orang lain karena dendam, dengki, amarah, atau vandalistis.

"Namun, bila penyebabnya termasuk dalam huru-hara atau terorisme, maka itu di luar ketentuan polis dan tidak diganti asuransi. Jadi, dalam proses penggantian atau klaim itu pihak asuransi tidak serta merta memberikan tanggung jawab sebelum mengetahui penyebabnya," tukas Laurentius Iwan Pranoto yang asli Semarang.

Untuk mengetahui ditanggung tidaknya mobil terbakar, perlu dilihat hasil investigasi atas penyebab mobil bisa terbakar.

  • Jika penyebab terbakarnya mobil dikarenakan tindak kejahatan yang lakukan oleh suami atau istri, anak, orang tua atau saudara terkandung tertanggung; orang yang bekerja pada Tertanggung, orang yang sepengetahuan atau seizin Tertanggung; orang yang tinggal bersama Tertanggung; pengurus, pemegang saham, komisaris atau pegawai, jika Tertanggung merupakan badan hukum; orang yang berada di bawah pengawasan Tertanggung.
  • Jika tindak kejahatan terbukti dilakukan oleh salah satu oknum yang disebutkan di atas tadi, pihak asuransi juga tidak dapat membantu untuk cover.
  • Terkait hal ini tertuang pada Bab II Pasal 3 ayat 1.3 dan ayat 4.1. mengenai adanya beberapa pengecualian penggantian pada mobil terbakar yang tak bisa ditanggung oleh pihak asuransi seperti Bab II Pasal 3 ayat 4.1 yang berbunyi:
  • Pertanggungan ini tidak menjamin kerugian, kerusakan dan/atau biaya atas Kendaraan Bermotor dan/atau tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga jika: disebabkan oleh tindakan sengaja Tertanggung dan/atau pengemudi dan/atau orang yang bekerja pada dan/atau orang suruhan Tertanggung.
  • Pada bab II Pasal 3 ayat 1.3 dan ayat 4.1 ini dapat diartikan pihak asuransi tidak akan mengganti kerusakan mobil terbakar akibat tindak kejahatan yang pelakunya adalah orang-orang yang sudah disebutkan pada Bab II Pasal 3 ayat 1.3 dan ayat 4.1 tersebut ataupun ditemukannya suku cadang atau part yang sudah tidak sesuai standar atau hasil modifikasi dari pemilik mobil tanpa adanya laporan ke pihak asuransi sebelumnya seusai diinvestigasi oleh pihak asuransi.

Maka bisa dipastikan pemilik kendaraan yang terbakar ini tidak bisa mendapatkan penggantian dari asuransi.

Sarannya, para pemegang polis diharapkan agar mengecek kembali polis yang dipegang, pastikan jenis perlindungan dan perluasan perlindungan yang diambil sudah sesuai dengan kebutuhan.

Sebagai solusi atas pengecualian ini ialah dengan melakukan perluasan jaminan, yaitu layanan perlindungan tambahan di luar ketentuan polis asuransi umum.

Proteksi tadi menjamin penggantian risiko kendaraan yang disebabkan beberapa penyebab, antara lain bencana alam seperti banjir, gempa bumi, tsunami, hingga kerusakan akibat kerusuhan, huru-hara, terorisme, sabotase, dan lainnya.

Lantas bagaimana cara klaim mobil yang terbakar?

Untuk pelanggan asuransi Garda Oto, cara untuk mengklaim akibat kebakaran sangat mudah. Laporkan kejadiannya melalui contact center Garda Akses di nomor 1500112 yang dapat membantu 24 jam. Atau kunjungi kantor cabang atau Garda Center terdekat.

Dan perlu dicatat, pelaporan kerugian harus dilakukan selambat-lambatnya lima hari kerja setelah kejadian, seperti yang sudah tercantum di dalam polis.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS