Waduh, Pengamat Sebut BBM RON Rendah Bikin Kotor Ruang Bakar Mesin

Angga Roni Priambodo

Jum'at, 17 Juli 2020 | 15:09 WIB
Waduh, Pengamat Sebut BBM RON Rendah Bikin Kotor Ruang Bakar Mesin
Pengendara motor melakukan transaksi saat antre untuk mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina di kawasan Kuningan, Jakarta, Selasa (31/12). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto]

Suara.com - Pengamat otomotif Bebin Djuana mengingatkan masyarakat agar beralih dari penggunaan bahan bakar minyak (BBM) research octane number (RON) rendah ke RON tinggi yang lebih berkualitas. Menurutny, pemakaian oktan rendah bisa menyebabkan ruang bakar kotor dan bahkan merusak mesin.

"Akhirnya bisa turun mesin. Dan kalau sudah begini, tentu biayanya mahal, sekitar Rp4-5 juta. Itu baru ongkos jasa, belum spare part," ujarnya  seperti dilansir dari ANTARA, Jumat (17/7/2020).

Ancaman kerusakan mesin itu, lanjut dia, tidak hanya pada kendaraan keluaran terbaru. Pada kendaraan keluaran lama, risiko juga ada, karena BBM RON rendah akan mengotori mesin dan asap yang dikeluarkan menjadi kotor dan jorok.

"Jorok karena sisa pembakaran karbon akan tertinggal di ruang bakar. Dan kalau sudah banyak tertinggal, yang keluar dari knalpot pun 'busuk'," lanjut dia.

Jadi baik kendaraan keluaran baru maupun lama, menurut dia, BBM RON rendah menyebabkan mesin berjelaga, temparatur naik, kehilangan tenaga, hingga mesin mengelitik.

Petugas SPBU menunggu konsumen di SPBU COCO Pertamina, Kuningan, Jakarta, Rabu (29/4).  [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar]
Petugas SPBU menunggu konsumen di SPBU COCO Pertamina, Kuningan, Jakarta, Rabu (29/4). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar]

"Kalau sudah begitu, turun mesin atau tidak? Pada akhirnya yang bingung konsumen juga, padahal turunnya mesin karena ulah mereka sendiri yang terus memakai BBM RON rendah," katanya.

Oleh karena itu, Bebin menyatakan, demi menjaga kebersihan dan keawetan mesin, tidak ada cara lain kecuali beralih menggunakan BBM berkualitas, yaitu RON tinggi.

Dengan memakai BBM dengan angka oktan tinggi, British Thermal Unit (BTU) kendaraan menjadi lebih tinggi, yang berarti juga meningkatkan performa mesin.

"Selama ini kita selalu bicara tentang langit biru, padahal cuma basa-basi. Sekarang saatnya kita pake BBM berkualitas, yaitu yang memiliki RON tinggi. Apalagi, BBM berkualitas dilengkapi pula dengan kandungan deterjen yang bisa membersihkan mesin," kata dia.

Masyarakat, menurutnya, hendaknya tidak membandingkan dengan BBM di luar negeri, dimana konsumen masih bisa memakai BBM dengan oktan lebih rendah. Pasalnya, di luar negeri angka oktan tidak menunjukkan kualitas, namun terkait penggunaan mesinnya.

"Kalau untuk mobil sport silakan pakai BBM oktan tinggi. Sedangkan city car cukup dengan dengan yang beroktan rendah. Di luar negeri tidak masalah, karena kualitas RON tinggi dan rendah, sama," kata dia.

Di Indonesia tidak demikian, karena di sini, tinggi rendahnya angka oktan menunjukkan kualitas BBM. Makin tinggi RON makin tinggi kualitas BBM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isuzu Dukung Langkah Pemerintah Tunda Penerapan Euro4 Karena Pandemi

Isuzu Dukung Langkah Pemerintah Tunda Penerapan Euro4 Karena Pandemi

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2020 | 15:00 WIB

Penjualan Global Dua Tahun, Hyundai Kona Electric Tembus 1.000 Unit

Penjualan Global Dua Tahun, Hyundai Kona Electric Tembus 1.000 Unit

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2020 | 12:35 WIB

Pandemi COVID-19 Dinilai Percepat Pengembangan Mobil Ramah Lingkungan

Pandemi COVID-19 Dinilai Percepat Pengembangan Mobil Ramah Lingkungan

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2020 | 11:17 WIB

Berumur 20 Tahun, Harga Honda Civic Ini Bikin Melongo

Berumur 20 Tahun, Harga Honda Civic Ini Bikin Melongo

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2020 | 10:02 WIB

Terkini

Update Harga Matic 125cc Juni 2026: Vario dan Gear Ketar-ketir Tunggu Banderol Kawasaki Brusky

Update Harga Matic 125cc Juni 2026: Vario dan Gear Ketar-ketir Tunggu Banderol Kawasaki Brusky

Otomotif | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:19 WIB

Mazda Dalam Penyelidikan Pasca Tersangkut Masalah Recall Produk

Mazda Dalam Penyelidikan Pasca Tersangkut Masalah Recall Produk

Otomotif | Selasa, 09 Juni 2026 | 15:05 WIB

5 Motor yang Ongkos Bongkar Bodinya Bisa Lebih Mahal dari Harga Sparepart

5 Motor yang Ongkos Bongkar Bodinya Bisa Lebih Mahal dari Harga Sparepart

Otomotif | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:45 WIB

Mobil Baru Nissan Penantang Calya: Harga 100 Jutaan, Konsumsi Bensin 19,3 Km/L

Mobil Baru Nissan Penantang Calya: Harga 100 Jutaan, Konsumsi Bensin 19,3 Km/L

Otomotif | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:25 WIB

Toyota Usahakan Lahirnya Mobil Listrik Manual, Gearbox Palsu Jadi Solusi?

Toyota Usahakan Lahirnya Mobil Listrik Manual, Gearbox Palsu Jadi Solusi?

Otomotif | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Honda ADV160 Kalah Telak? Kenalan Sama Skutik Adventure Murah dengan Tangki Raksasa

Honda ADV160 Kalah Telak? Kenalan Sama Skutik Adventure Murah dengan Tangki Raksasa

Otomotif | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:57 WIB

Bukan LCGC, Pakar Ungkap Inilah Mobil Keluarga 100 Jutaan yang Layak Dibeli

Bukan LCGC, Pakar Ungkap Inilah Mobil Keluarga 100 Jutaan yang Layak Dibeli

Otomotif | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:55 WIB

Kalah Saing Honda Pilih Hentikan Penjualan Mobil di Korea Selatan Mulai 2026

Kalah Saing Honda Pilih Hentikan Penjualan Mobil di Korea Selatan Mulai 2026

Otomotif | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:30 WIB

Kawasaki Brusky vs 3 Kompetitor Motor Matic 125cc, Mending Mana?

Kawasaki Brusky vs 3 Kompetitor Motor Matic 125cc, Mending Mana?

Otomotif | Selasa, 09 Juni 2026 | 13:02 WIB

Rupiah Melemah Harga Suku Cadang Motor di Indonesia Naik 20 Persen

Rupiah Melemah Harga Suku Cadang Motor di Indonesia Naik 20 Persen

Otomotif | Selasa, 09 Juni 2026 | 12:34 WIB