Mitsubishi Outlander PHEV: Ramah Lingkungan, Bisa Menjadi Genset

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 18 Agustus 2020 | 15:30 WIB
Mitsubishi Outlander PHEV: Ramah Lingkungan, Bisa Menjadi Genset
Mobil Mistubishi Outlander PHEV dipajang dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (18/7). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) meluncurkan produk kerennya, Mitsubishi Outlander PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, ICE BSD, Tangerang.

Keandalannya tentu saja bahan bakar non-minyak bumi sehingga ramah lingkungan. Satu lagi adalah keunggulannya di saat darurat: siap menjadi genset.

Yup, selain tercatat sebagai mobil ramah lingkungan, Mitsubishi Outlander PHEV ternyata memiliki beberapa keunggulan yang bisa mendukung kebutuhan sehari-hari dalam situasi terpaksa.

Contohnya: dalam keadaan darurat seperti listrik padam atau bencana alam, mobil garapan perusahaan berlogo tiga berlian ini dapat dimanfaatkan sebagai generator atau genset.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto sedang mengendarai mobil hibrida Mitsubishi Outlander PHEV di Jakarta, Senin (26/2). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Menteri Perindustrian saat itu,  Airlangga Hartarto sedang mengendarai mobil hibrida Mitsubishi Outlander PHEV di Jakarta, Senin (26/2/2019). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Berikut detailnya:

Jadi Generator Rumah

  • Head of Technical Service and Customer Service Support Section PT MMKSI, Irwansyah Siregar menyatakan bahwa Outlander PHEV bisa menjadi generator layaknya powerbank.
  • "Pada saat kondisi baterai penuh, bisa dijadikan seperti powerbank. Tapi, dibatasi sampai 1.500 Watt dayanya," kata Irwansyah.
  • Cara menggunakannya juga cukup mudah, model ini memiliki socket di bagian bagasi belakang. Jadi bil dibutuhkan, pemilik tinggal mencolok beban yang ada tanpa harus menyalakan mesin.
  • "Misalnya, lampu, kulkas atau barang elektronik lain, tinggal colok saja di bagasi belakang. Memang hanya 1,5 kilo Watt maksimal yang bisa dikeluarkan," jelasnya.
  • Jika daya baterai tersisa 20 persen, tambah Irwansyah, otomatis mesin bensin akan menyala untuk mengisi daya ke baterai.

Proses Pengisian Ulang

  • Sebagai mobil yang menggabungkan listrik, baterai, dan generator pengisian daya ketika baterai tinggal 20 persen, mobil ramah lingkungan pertama dari PT MMKSI ini memerlukan proses pengisian ulang atau recharging untuk mengisi baterai yang berfungsi menggerakkan dua motor listrik di roda.
  • Lalu berapa daya listrik yang dibutuhkan untuk mengisi baterai Outlander PHEV? Technical Service and CS Support Departemen PT MMKSI, Boediarto mengungkapkan bahwa Mitsubishi Outlander PHEV membutuhkan waktu pengisian selama tujuh jam.
  • "Kalau untuk colokan listrik rumahan membutuhkan waktu sekitar tujuh jam sampai terisi penuh. Untuk daya listrik minimal 3.500 Watt," jelasnya.
  • Ia menyebutkan bahwa baterai pada Mitsubishi Outlander PHEV bisa bertahan selama 10 tahun. Namun umurnya bisa lebih pendek jika perawatannya tidak benar.
  • Terlebih faktor cuaca juga bisa mempengaruhi usia baterai. Dengan demikian, Budiarto menyarankan agar mobil tidak terkena sinar matahari langsung terus menerus.
  • "Tidak boleh langsung terkena sinar matahari, karena baterai Outlander PHEV berada di bagian bawah, jadi ikut terkena panas," terangnya.
  • Selain itu, kondisi panas dibarengi dengan jalan macet juga bisa menjadi pemicu usia baterai tidak langgeng.
Recharging Station Mitsubishi di area parkir Plaza Senayan [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].
Recharging Station Mitsubishi di area parkir Plaza Senayan [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Baterai Bekas Bisa Dimanfaatkan

  • Limbah baterai kendaraan listrik sampai saat ini masih menjadi perdebatan di tengah pesatnya perkembangan kendaraan ramah lingkungan. Dikhawatirkan, limbah baterai berpotensi menjadi bahan pencemaran lingkungan.
  • Menjawab persoalan ini, dari Electreck dikutip bahwa Mitsubishi akan memanfaatkan baterai bekas sebagai salah satu sumber tenaga operasional pabrik di Okazaki, Jepang.
  • Dengan sistem tenaga surya, baterai bekas milik Outlander Plug-in Hybrid bisa menghasilkan daya 3GW setahun atau menyimpan 1MWh energi.
  • Sistem ini diharapkan mampu mengurangi emisi karbon sekitar 1.600 ton per tahun. Walaupun dalam hal ini Mitsubishi bukan satu-satunya pabrikan mobil yang mampu melakukannya.
  • Contohnya pada Juni 2019u, perusahaan otomotif Nissan mampu memanfaatkan baterai bekas Nissan LEAF untuk menghidupkan setengah dari lampu-lampu sebuah stadion di Eropa.

Spesifikasi dan Harga Jual

baca juga
  • Berdasarkan spesifikasinya, mobil ini menyajikan performa yang cukup menggoda dengan perpaduan mesin bensin berkubikasi 2.400 cc model Atkinson Cycle, motor listrik, dan baterai.
  • Dengan kombinasi ini, mobil menyediakan tiga mode pilihan berkendara yakni EV Drive Mode, Series Hybrid Mode, serta Parallel Hybrid Mode.
  • Untuk mesin 2.400 cc memiliki tenaga sebesar 99 Kw atau 132 dk dengan torsi puncak 211 Nm. Menariknya mesin ini tak terhubung ke roda melainkan hanya untuk menjaga suplai listrik ke baterai. Sedangkan roda belakang dan depan langsung terkoneksi dengan dua motor listrik yang berbeda.
  • Sedangkan motor listrik pada penggerak roda depan mampu menghasilkan daya 60 kw dengan daya jelajah 45 km. Sementara bagian belakang mampu menghasilkan daya yang sedikit lebih besar, yakni 70 kw atau sekitar 93 dk. Harga mobilnya sendiri Rp1,3 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Staycation Ramah Lingkungan, Tren Baru Menikmati Waktu Istirahat dengan Lebih Bermakna

Staycation Ramah Lingkungan, Tren Baru Menikmati Waktu Istirahat dengan Lebih Bermakna

Lifestyle | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:35 WIB

Ketidakjelasan Insentif Pemerintah Berisiko Hambat Laju Penjualan Mobil Listrik Nasional

Ketidakjelasan Insentif Pemerintah Berisiko Hambat Laju Penjualan Mobil Listrik Nasional

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:10 WIB

Strategi Hyundai Redam Dominasi Mobil China Lewat Jajaran Produk Baru

Strategi Hyundai Redam Dominasi Mobil China Lewat Jajaran Produk Baru

Otomotif | Jum'at, 03 Juli 2026 | 12:48 WIB

Mengapa Fashion Berkelanjutan Masih Sulit Diakses Sebagian Konsumen?

Mengapa Fashion Berkelanjutan Masih Sulit Diakses Sebagian Konsumen?

Lifestyle | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:30 WIB

Bocoran Spesifikasi dan Harga Leapmotor B10 yang Segera Melantai di GIIAS 2026

Bocoran Spesifikasi dan Harga Leapmotor B10 yang Segera Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:53 WIB

Hyundai Pastikan IONIQ 3 Siap Melantai di GIIAS 2026

Hyundai Pastikan IONIQ 3 Siap Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:53 WIB

Teknologi REEV yang Banyak Ditawarkan pada Mobil China Sama dengan PHEV? Begini Penjelasannya...

Teknologi REEV yang Banyak Ditawarkan pada Mobil China Sama dengan PHEV? Begini Penjelasannya...

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:26 WIB

Industri Fashion Terus Memproduksi Sampah, Bisakah Upcycling Jadi Jalan Keluar?

Industri Fashion Terus Memproduksi Sampah, Bisakah Upcycling Jadi Jalan Keluar?

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:34 WIB

Solar B50 Dijual Besok, Aman untuk Mobil dan Genset? Pakar Jelaskan Faktanya

Solar B50 Dijual Besok, Aman untuk Mobil dan Genset? Pakar Jelaskan Faktanya

Otomotif | Selasa, 30 Juni 2026 | 13:34 WIB

Label Ramah Lingkungan Bisa Picu Konsumsi Berlebih, Bagaimana Bisa?

Label Ramah Lingkungan Bisa Picu Konsumsi Berlebih, Bagaimana Bisa?

Lifestyle | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:15 WIB

Terkini

Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol

Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:25 WIB

BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik

BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:15 WIB

Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional

Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:55 WIB

Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali

Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:18 WIB

Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07

Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:50 WIB

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:57 WIB

Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium

Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:52 WIB

Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros

Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:12 WIB

Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat

Ini yang Perlu Dilakukan Pemilik Kendaraan saat Didatangi Petugas Samsat

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:35 WIB

Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta

Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:24 WIB

×