Jumpai Garis Putih dan Kuning Saat Mengemudi? Ini Arti Marka Jalan Raya

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Kamis, 11 Februari 2021 | 21:19 WIB
Jumpai Garis Putih dan Kuning Saat Mengemudi? Ini Arti Marka Jalan Raya
Ilustrasi marka jalan, diambil di wilayah New York, Amerika Serikat [Envato Elements/Christopher_Boswell].

Suara.com - Berbagai rambu lalu lintas selalu dijumpai dalam kegiatan mengemudi. Selain itu, masih ada kelompok garis pemberi keterangan baik yang ditempatkan di tengah jalan maupun di bagian bahu jalan.

Garis ini bukanlah sekadar pembatas jalan, namun memiliki arti mengamankan pengendara saat melintas. Agar unsur safety tidak kendor.

Nah, apakah arti garis putih dan kuning yang sering ditemukan di jalan raya?

Mengutip laman Nissan, berikut penjelasan dari garis putih dan kuning yang sering ditemui di jalan raya.

Situasi lalu lintas [Antara]
Situasi lalu lintas dan marka garis putih, Sebagai ilustrasi [Antara]

Garis Putih Tanpa Putus

  • Garis putih tanpa putus biasanya berada di tengah jalan tikungan atau ketika di tengah jembatan. Garis putih tanpa putus seperti ini ditujukan kepada pengendara untuk tidak mendahului kendaraan lain. Pengendara diwajibkan untuk berada tetap di jalur masing-masing.

Garis Putih Putus-putus

  • Di sepanjang jalan, garis putih putus-putus biasanya terletak di tengah jalan. Garis ini mengizinkan pengendara untuk mengubah lajur kendaraannya atau mendahului kendaraan lain dengan tetap mempertimbangkan kondisi dari arah berlawanan.

Satu Garis Kuning Tanpa Putus

  • Garis seperti ini sebenarnya jarang ditemukan di Indonesia. Anda dapat menemukan ini jika berkendara di negara-negara Eropa.
  • Dari tepi jalan umumnya ada garis putih sebelum garis kuning di tengah. Garis kuning menandakan bahwa Anda boleh menyalip kendaraan di garis putih namun dengan catatan tidak keluar dari garis kuning.

Dua Garis Putih atau Kuning Tanpa Putus

  • Garis ini umumnya berada di rute utama lintas kota. Di Indonesia, penerapan garis ganda seperti ini menggunakan warna putih. Arti dari garis ganda ini adalah pengendara sama sekali tidak boleh melewati garis untuk mendahului pengendara lain.

Satu Garis Kuning Putus-putus di Sisi Tepi Jalan

baca juga
  • Di Indonesia, garis ini masih jarang diterapkan. Fungsi utama garis kuning putus-putus ini adalah sebagai penanda bahwa pengendara boleh mendahului kendaraan lain dari sisi tepi samping dengan memperhatikan kondisi pengendara lain.

Garis Ganda Putus-putus dan Tanpa Putus

  • Garis ganda yang satu ini biasanya berada di jalanan perkotaan. Umumnya, garis ini berwarna putih di Indonesia. Garis ini memperbolehkan pengendara yang berada di sisi garis putus-putus berpindah lajur ke sisi sebelahnya.
  • Sebaliknya, bila pengendara berada di sisi garis tanpa putus, maka pengendara tidak boleh berpindah lajur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Sekadar Jejak Pesawat, Contrails Ternyata Berdampak pada Iklim: Kok Bisa?

Tak Sekadar Jejak Pesawat, Contrails Ternyata Berdampak pada Iklim: Kok Bisa?

News | Rabu, 29 April 2026 | 17:55 WIB

Kenapa Laporan Dea Dicuekin Sampai Tewas? 7 Fakta di Balik Tragedi yang Bikin Geram

Kenapa Laporan Dea Dicuekin Sampai Tewas? 7 Fakta di Balik Tragedi yang Bikin Geram

News | Kamis, 14 Agustus 2025 | 20:40 WIB

Waspadai Skoliosis: Ancaman Baru dari Gaya Hidup Digital yang Sering Diabaikan

Waspadai Skoliosis: Ancaman Baru dari Gaya Hidup Digital yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 09 April 2025 | 17:47 WIB

Diabaikan Prabowo Demi Lahan Kelapa Sawit yang Lebih Luas, Ini Dampak Negatif Deforestasi Bagi Hutan Indonesia

Diabaikan Prabowo Demi Lahan Kelapa Sawit yang Lebih Luas, Ini Dampak Negatif Deforestasi Bagi Hutan Indonesia

Tekno | Kamis, 02 Januari 2025 | 14:37 WIB

Kisah Kelam Perempuan Lansia, Terjebak Kekerasan dan Pengabaian

Kisah Kelam Perempuan Lansia, Terjebak Kekerasan dan Pengabaian

Liks | Kamis, 11 Juli 2024 | 11:04 WIB

Uji Coba Rambu Pintar Dimulai: Bisa Deteksi Pengendara yang Gunakan Ponsel

Uji Coba Rambu Pintar Dimulai: Bisa Deteksi Pengendara yang Gunakan Ponsel

Otomotif | Selasa, 09 April 2024 | 14:28 WIB

Memahami Makna Marka Jalan Kuning dan Putih, Apa Sih Bedanya?

Memahami Makna Marka Jalan Kuning dan Putih, Apa Sih Bedanya?

Otomotif | Jum'at, 29 Maret 2024 | 15:28 WIB

Marka Jalan Pakai Cat "Glow in The Dark" Dites di Australia, Apa Faedahnya?

Marka Jalan Pakai Cat "Glow in The Dark" Dites di Australia, Apa Faedahnya?

Otomotif | Selasa, 19 Maret 2024 | 13:31 WIB

Curhatan Lama Ria Ricis Tentang Hubungannya dengan Teuku Ryan Viral: Merasa Tak Ada Lagi Kehangatan Sejak Hamil

Curhatan Lama Ria Ricis Tentang Hubungannya dengan Teuku Ryan Viral: Merasa Tak Ada Lagi Kehangatan Sejak Hamil

Lifestyle | Jum'at, 09 Februari 2024 | 10:08 WIB

Momen Ria Ricis Diabaikan Teuku Ryan yang Asyik Bercanda dengan Sang Adik Bikin Netizen Miris: Permisi Ada Saya di Sini

Momen Ria Ricis Diabaikan Teuku Ryan yang Asyik Bercanda dengan Sang Adik Bikin Netizen Miris: Permisi Ada Saya di Sini

Lifestyle | Selasa, 06 Februari 2024 | 19:50 WIB

Terkini

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumsel | Jum'at, 11 September 2026 | 21:50 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

Gabung Floor Inc, Cecil Yang Kawinkan Musik, Fashion dan Kecantikan Jadi Satu

Gabung Floor Inc, Cecil Yang Kawinkan Musik, Fashion dan Kecantikan Jadi Satu

Entertainment | Jum'at, 11 September 2026 | 20:52 WIB

Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor

Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor

Bogor | Jum'at, 11 September 2026 | 20:48 WIB

Kajian KPK: Biaya Pilgub Tembus Rp100 Miliar, 65 Persen Kepala Daerah Siap 'Layani' Donatur

Kajian KPK: Biaya Pilgub Tembus Rp100 Miliar, 65 Persen Kepala Daerah Siap 'Layani' Donatur

News | Jum'at, 11 September 2026 | 20:45 WIB

Pengasuh Pesantren di Pati Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak

Pengasuh Pesantren di Pati Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak

News | Jum'at, 11 September 2026 | 20:39 WIB

×