facebook

Hanya Pasok Baterai ke Tesla, Bos Panasonic Buka Peluang Bagi Kompetitor

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Hanya Pasok Baterai ke Tesla, Bos Panasonic Buka Peluang Bagi Kompetitor
Konsep baterai Mobile Power Pack dan fasilitas pengisian ulang baterai sepeda motor listrik Honda dan Panasonic. Sebagai ilustrasi baterai kendaraan listrik [panasonic.com/global newsroom]

Kelak Panasonic akan membawa baterai listriknya ke lebih banyak carmaker produsen mobil listrik.

Suara.com - Chief Executive Panasonic Corporation, Kazuhiro Tsuga mengatakan perusahaan perlu mengurangi ketergantungan pada Tesla Incorporation. Caranya adalah mengembangkan baterai mobil listrik yang lebih kompatibel dengan kendaraan listrik dari pembuat mobil global.

"Pada titik tertentu, kami perlu lulus dari ketergantungan  hanya mengandalkan Tesla," papar Kazuhiro Tsuga, dalam sebuah wawancara, dikutip dari The Independent.

Ia menambahkan bahwa perusahaan saat ini telah memasuki fase yang berbeda dan perlu mengawasi produsen mobil listrik lain di luar Tesla.

Sebelumnya, perusahaan pemasok baterai asal Jepang itu telah mengumumkan pada akhir tahun lalu bahwa Kazuhiro Tsuga akan mundur 1 April, setelah sembilan tahun memimpin.

Baca Juga: Terungkap, Cukup Banyak Karyawan Tesla Terpapar Corona

Tesla Model 3 dalam Paris Motor show 2018 [Shutterstock].
Tesla Model 3 dalam Paris Motor Show 2018. Sebagai ilustrasi produk Tesla dan baterai dipasok Panasonic [Shutterstock].

Selanjutnya Yuki Kusumi yang sebelumnya menjabat sebagai kepala bisnis otomotif akan mengambil alih posisi puncak perusahaan.

Di bawah kepemimpinan Kazuhiro Tsuga, Panasonic telah mengalihkan fokusnya dari perusahaan yang memiliki fokus di bidang elektronik ke baterai, mesin pabrik, dan komponen. Perusahaan berharap dengan menjalin bisnis bersama Tesla sebagai pemasok baterai, mereka dapat memperoleh laba di tahun fiskal ini.

Sebagai catatan, Panasonic telah bermitra dengan Tesla serta membangun pabrik baterai berkapasitas besar dengan nilai investasi 5 miliar dolar Amerika Serikat (AS) di dekat Reno, Nevada.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar