Ramai Penawaran Diskon PPnBM, Apa Itu dan Bagaimana Cara Menghitungnya?

Dythia Novianty | Manuel Jeghesta Nainggolan | Suara.com

Sabtu, 24 April 2021 | 20:30 WIB
Ramai Penawaran Diskon PPnBM, Apa Itu dan Bagaimana Cara Menghitungnya?
Ilustrasi pameran otomotif. (Antara/Rekotomo)

Suara.com - Pemerintah memberikan insentif kepada produsen mobil, yakni tidak dikenakan tarif pajak PPnBM sampai 0 persen, sebagai upaya mendorong pergerakkan industri otomotif.

Tidak sedikit mobil yang dipasangi label diskon PPnBM selama pameran otomotif Indonesia Internatioal Motor Show (IIMS). Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud diskon PPnBM?

Mengutip mobil88, PPnBM adalah pungutan tambahan setelah atau di samping Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Dalam pengertian PPnBM, ini bukanlah pajak yang dapat dikreditkan sebagaimana yang berlaku pada PPN.

Jika PPN dipungut pada setiap lini transaksi alias dikenakan pada setiap pertambahan nilai dari barang atau dagang (setiap transaksi), maka PPnBM artinya pajak yang hanya dipungut sekali saja.

Tarif PPnBM dikenakan yakni, pada saat impor barang kena pajak (BKP) yang termasuk mewah atau saat penyerahan BKP mewah, yang dilakukan pengusaha sebagai produsen atau pabrikan dalam negeri dari BKP yang tergolong mewah tersebut.

Perbedaan lainnya, PPN adalah pajak tidak langsung karena langsung dipotong saat transaksi dan ditanggung oleh konsumen atau pembeli.

Ilustrasi jual beli mobil bekas (Shutterstock).
Ilustrasi beli mobil (Shutterstock).

Sementara PPnBM adalah pajak yang disetorkan produsen atau pihak penjual alias pajak langsung, karena akan dibebankan pada konsumen dalam harga jual.

Pihak penjual tersebut yang akan memungut, menyetorkan, dan melaporkan PPnBM sehingga pihak penjual dikenal dengan istilah Pengusaha Kena Pajak atau PKP.

Cara menghitung PPnBM

Insentif PPnBM 0 persen ini juga memiliki syarat mutlak, yaitu semua mobil tersebut sudah memenuhi kriteria mesin di bawah 1.500 cc, berpenggerak 4x2, diproduksi lokal dengan local purchase minimal 70 persen.

Sebagai ilustrasi, Toyota Yaris tipe terendah dikenakan estimasi PPnBM 10 persen dari harga jual atau sekitar Rp 26,6 juta.

Selanjutnya konsumen tinggal mengurangi harga jual (Rp 257,7 juta) dengan PPnBM (Rp 26,6 juta). Maka hasilnya didapat Rp 239,6 juta. Sementara untuk tipe tertingginya memiliki PPnBM Rp 30,4 juta.

Harga jual sebesar Rp 304,2 juta dikurangi Rp 30,4 juta, maka harga yang ditawarkan menjadi Rp 273,8 juta. Skema hitungan yang sama juga bisa diterapkan kepada mobil-mobil lainnya.

Ilustrasi membeli mobil (shutterstock)
Ilustrasi membeli mobil (shutterstock)

Walau demikian, analisis ini sebetulnya masih kasaran semata untuk memudahkan konsumen dalam menganalogikan insentif yang diberikan pemerintah.

PPnBM dikenakan pada harga mobil dengan status off-the road. Sedangkan harga mobil baru yang ditawarkan ke konsumen biasanya sudah terbebani dengan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), yang dikenakan berbeda-beda tergantung provinsi di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pajak Mobil Hybrid Dinaikkan, Menperin: Transisi dari Bensin ke Listrik

Pajak Mobil Hybrid Dinaikkan, Menperin: Transisi dari Bensin ke Listrik

Otomotif | Jum'at, 16 April 2021 | 10:05 WIB

Menperin Komentari Inden Mobil Baru Dampak Diskon PPnBM

Menperin Komentari Inden Mobil Baru Dampak Diskon PPnBM

Otomotif | Kamis, 15 April 2021 | 13:28 WIB

Ada Diskon PPnBM, Ini Daftar 10 Mobil Terlaris untuk Maret

Ada Diskon PPnBM, Ini Daftar 10 Mobil Terlaris untuk Maret

Otomotif | Kamis, 15 April 2021 | 11:05 WIB

Manfaatkan PPnBM, Begini Cara Garasi.id Dongkrak Penjualan Mobil

Manfaatkan PPnBM, Begini Cara Garasi.id Dongkrak Penjualan Mobil

Bisnis | Rabu, 14 April 2021 | 12:12 WIB

Soal Revisi Pajak PPnBM Mobil Hybrid, Pemerintah Diharap Konsisten

Soal Revisi Pajak PPnBM Mobil Hybrid, Pemerintah Diharap Konsisten

Otomotif | Sabtu, 10 April 2021 | 13:48 WIB

Ada Diskon PPnBM, Penjualan Dua Produk Mitsubishi Melonjak

Ada Diskon PPnBM, Penjualan Dua Produk Mitsubishi Melonjak

Otomotif | Sabtu, 10 April 2021 | 10:37 WIB

Terkini

Daripada Beli Emmo untuk MBG, Spesifikasi Royal Enfield Listrik Ini Jauh Lebih Menggoda

Daripada Beli Emmo untuk MBG, Spesifikasi Royal Enfield Listrik Ini Jauh Lebih Menggoda

Otomotif | Selasa, 14 April 2026 | 16:58 WIB

Suara Audio Mobil Kurang Nendang? Ini 5 Pilihan Speaker Terbaik yang Bikin Kabin Berasa Konser!

Suara Audio Mobil Kurang Nendang? Ini 5 Pilihan Speaker Terbaik yang Bikin Kabin Berasa Konser!

Otomotif | Selasa, 14 April 2026 | 16:30 WIB

Ingin Punya Honda Brio atau HR-V? Cek Update Harga Terbarunya Bulan April 2026

Ingin Punya Honda Brio atau HR-V? Cek Update Harga Terbarunya Bulan April 2026

Otomotif | Selasa, 14 April 2026 | 16:00 WIB

Berapa Biaya Bulanan Motor Adora? Simulasi Lengkap Isi Daya Listrik dan Cicilan

Berapa Biaya Bulanan Motor Adora? Simulasi Lengkap Isi Daya Listrik dan Cicilan

Otomotif | Selasa, 14 April 2026 | 15:30 WIB

Negara Ini Beri Subsidi Jutaan Rupiah Untuk Motor Listrik Saat Indonesia Justru Hentikan Insentif

Negara Ini Beri Subsidi Jutaan Rupiah Untuk Motor Listrik Saat Indonesia Justru Hentikan Insentif

Otomotif | Selasa, 14 April 2026 | 15:10 WIB

Zenix Tumbang! Ini Daftar Mobil Hybrid Terlaris di Indonesia Maret 2026

Zenix Tumbang! Ini Daftar Mobil Hybrid Terlaris di Indonesia Maret 2026

Otomotif | Selasa, 14 April 2026 | 15:07 WIB

Apakah Motor Listrik Gesits Bangkrut? Begini Rangkuman Faktanya

Apakah Motor Listrik Gesits Bangkrut? Begini Rangkuman Faktanya

Otomotif | Selasa, 14 April 2026 | 14:38 WIB

Penjualan Jaecoo Salip BYD di Maret 2026, SUV J5 EV Jadi Bintang Utama

Penjualan Jaecoo Salip BYD di Maret 2026, SUV J5 EV Jadi Bintang Utama

Otomotif | Selasa, 14 April 2026 | 14:36 WIB

Daftar Harga Terbaru Mobil Listrik dan Hybrid Toyota 2026, Mulai Rp300 Jutaan!

Daftar Harga Terbaru Mobil Listrik dan Hybrid Toyota 2026, Mulai Rp300 Jutaan!

Otomotif | Selasa, 14 April 2026 | 14:30 WIB

5 Mobil Bekas Brand Eropa Terawet tapi Murah, Kisaran Rp50 Jutaan Dapat BMW hingga Mercy

5 Mobil Bekas Brand Eropa Terawet tapi Murah, Kisaran Rp50 Jutaan Dapat BMW hingga Mercy

Otomotif | Selasa, 14 April 2026 | 14:00 WIB