Suara.com - Dalam penawaran umum perdana (IPO) terbesar ketiga dengan dana yang dikumpulkan dalam dekade terakhir di Amerika Serikat, Rivian Automotive Inc, yang didukung oleh Amazon.com Inc berpotensi memiliki valuasi yang hampir sama dengan Honda Motor.
Dikutip kantor berita Antara dari Reuters, Selasa (2/11/2021), perusahaan rintisan ini ingin mengumpulkan hingga 8,4 miliar dollar Amerika Serikat (AS), dan menargetkan valuasi lebih dari 53 miliar dolar AS untuk debutnya di pasar saham Negeri Paman Sam.
Kekinian, hanya tiga perusahaan lain yang telah mengumpulkan lebih dari 8 miliar dollar AS saat go public sejak 2011, menurut data dari Dealogic.
Seperti Alibaba mengumpulkan rekor 25 miliar dolar AS pada 2014, Meta Platforms Inc mengumpulkan 16 miliar dollar AS pada 2012, dan Uber menghasilkan 8,1 miliar dollar AS pada 2019.
![Pengunjung stand Amazon di Consumer Electronics Show (CES) 2020 di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat tengah mengamati truk listrik Rivian dengan integrasi Amazon Alexa , pada 7 Januari 2020 [AFP / Robyn Beck].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/08/31/37887-rivian-automotive.jpg)
Meski Rivian belum menjual van atau truk listriknya dalam jumlah yang signifikan, kemungkinan valuasinya bisa lebih tinggi dari Ferrari, walaupun lebih rendah dari Honda, General Motors atau Ford Motor Company.
Didirikan pada 2009 sebagai Mainstream Motors oleh R. J. Scaringe, perusahaan berubah nama menjadi Rivian pada 2011. Rivian diambil dari sebuah nama sungai di Florida, tempat yang sering dikunjungi Scaringe untuk aktivitas perahu dayung saat masih muda.
Perusahaan rintisan ini telah banyak berinvestasi untuk meningkatkan produksi, termasuk untuk truk pickup Rivian R1T all-electric kelas atas, yang diluncurkan pada September, mengalahkan persaingan dari kompetitor mapan seperti Tesla, General Motors, serta Ford Motor Company.
![Rivian R1T, truk listrik produksi andalan Rivian Automotive [Rivian via ANTARA].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/07/27/17914-rivian-r1t.jpg)
Rivian, yang mengungkapkan kerugian hampir 1 miliar dolar AS pada paruh pertama tahun ini, memiliki sekitar 48.390 pre-order pada September untuk truk pikap serta SUV R1S di Amerika Serikat dan Kanada.
Saat ini mereka sedang mengejar strategi dua jalur, yakni membangun van pengiriman listrik untuk Amazon dan mengembangkan pickup listrik dan merek SUV yang ditujukan untuk individu kaya.
Baca Juga: Perusahaan Ride Hailing Gojek Bantu UMKM, Ratu Maxima Berikan Apresiasi
Amazon, yang mengungkapkan 20 persen saham di Rivian pada akhir Oktober, telah memesan 100.000 van pengiriman listrik sebagai bagian dari upaya raksasa e-commerce untuk mengurangi jejak karbon.