Atasi Permasalahan Tenaga Kontrak, Hyundai Dirikan Pabrik Baru Tanpa Serikat Pekerja

Selasa, 23 November 2021 | 15:52 WIB
Atasi Permasalahan Tenaga Kontrak, Hyundai Dirikan Pabrik Baru Tanpa Serikat Pekerja
Markas Hyundai di Korea Selatan,. Sebagai ilustrasi [Hyundai via ANTARA].

Suara.com - Hyundai mendirikan pabrik mobil independen di wilayah barat daya Korea Selatan yang akan dioperasikan oleh Gwangju Global Motors (GGM) dan dipimpin pemerintah kota Gwangju untuk mengatasi permasalahan tenaga kerja kontrak perusahaan.

Pabrik ini dilaporkan sebagai solusi untuk masalah Hyundai dengan serikat pekerja. Pekerja pabrik Hyundai diketahui berulang kali melakukan demonstrasi untuk menuntut upah yang lebih tinggi.

Serikat pekerja mengancam untuk melakukan mogok kerja jika tuntutan mereka tidak dipenuhi. Hal ini tentu saja akan berdampak terhadap aktivitas produksi perusahaan.

Menurut laporan dari Nikkei Asia, pabrik GGM didirikan tanpa serikat pekerja. Tingkat tenaga kerja rata-rata di fasilitas internal Hyundai adalah 88 juta won atau 74.400 dolar Amerika Serikat (AS).

Sedangkan pekerja pabrik GGM akan mendapat fasilitas perumahan dan tunjangan pemerintah untuk membantu mempertahankan kualitas hidup mereka dan akan dibayar kurang dari setengahnya, yaitu 35 juta won atau 29.600 dolar AS.

Meski pabrik ini tidak sepenuhnya dimiliki Hyundai, produsen mobil memiliki 19 persen saham di GGM. Kota Gwangju memiliki saham mayoritas sebesar 21 persen, sedangkan Gwangju Bank dan Industrial Bank of Korea masing-masing memiliki 11 persen.

Kabin IONIQ 5 yang memberikan keleluasaan karena baterai mobil berbentuk pipih [HMC]
Kabin IONIQ 5 yang memberikan keleluasaan karena baterai mobil berbentuk pipih [HMC]

Seperti diketahui, produksi Hyundai Ioniq 5 sempat terancam di awal tahun ketika serikat pekerja memperdebatkan jam dan jumlah pekerja yang dibutuhkan untuk membuat EV di pabrik Ulsan, Korea Selatan.

Di pabrik baru, Hyundai memilih untuk menerapkan sistem outsourcing, pembentukan independen, bebas serikat pekerja. Perusahaan menyebutnya dengan "pabrik setengah upah" yang dinilai bisa berdampak lebih signifikan terhadap perusahaan.

Baca Juga: Honda Kantongi 1.058 SPK di GIIAS 2021, New CB150X Catat Rekor

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI