Waspada di Jalan Raya, Begini Kualitas Udara Jakarta Senin 26 Agustus 2024

Muhammad Yunus | Suara.com

Senin, 26 Agustus 2024 | 08:33 WIB
Waspada di Jalan Raya, Begini Kualitas Udara Jakarta Senin 26 Agustus 2024
Ilustrasi polusi udara (Elements Envato)

Suara.com - Kualitas udara di Jakarta pada Senin pagi 26 Agustus 2024 menduduki posisi kedua. Sebagai kota dengan udara terburuk di dunia dan masuk kategori tidak sehat.

Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 05.20 WIB, indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta berada di angka 177 atau masuk dalam kategori tidak sehat. Dengan polusi udara PM2.5 dan nilai konsentrasi 92 mikrogram per meter kubik.

Angka itu memiliki penjelasan tingkat kualitas udaranya tidak sehat bagi kelompok sensitif karena dapat merugikan manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif atau bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.

Sedangkan kategori baik yakni tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan ataupun nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 0-50.

Kemudian, kategori sedang yakni kualitas udaranya yang tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 51-100.

Lalu, kategori sangat tidak sehat dengan rentang PM2,5 sebesar 200-299 atau kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Terakhir, berbahaya (300-500) atau secara umum kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi.

Kota dengan kualitas udara terburuk urutan pertama yaitu Kinshasa, Kongo-Kinshasa yang berada di angka 184, urutan ketiga Kuwait City, Kuwait di angka 164, urutan keempat Kampala, Uganda di angka 151, urutan kelima Busan, Korea Selatan di angka 124.

Lalu urutan keenam Cairo City, Mesir di angka 119, urutan ketujuh Lahore, Pakistan di angka 119, urutan kedelapan Manama, Bahrain di angka 115, dan urutan kesembilan Accra, Ghana di angka 107, dan urutan kesepuluh Tashkent, Uzbekistan di angka 92.

Adapun pemerintah terus mengintensifkan upaya pemantauan kualitas udara termasuk dengan penambahan stasiun pemantauan di Indonesia, sebagai bagian dari upaya menekan pencemaran udara, menurut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHLK).

Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLHK Sigit Reliantoro dalam konferensi pers di Jakarta Rabu (21/8), menjelaskan bahwa saat ini di seluruh Indonesia terdapat 56 stasiun pemantau kualitas udara atau Air Quality Monitoring System (AQMS) yang terpasang di wilayah yang rawan kebakaran hutan dan lahan, di ibu kota provinsi, dan beberapa kabupaten/kota.

"Tahun ini kita menambah sekitar 60 lagi, jadi nanti ada sekitar 120-an stasiun pemantauan kualitas udara. Termasuk menambah di lokasi-lokasi yang kemarin bolong di Pantura," kata Sigit.

Pemantauan terus dilakukan di berbagai wilayah dengan potensi kegiatan atau usaha yang dapat menyebabkan pencemaran udara, termasuk di wilayah Jabodetabek yang kualitas udaranya menjadi sorotan dalam beberapa tahun terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Genjot Penjualan Motor Listrik,United E-Motor Targetkan Buka 20 Store di 2024

Genjot Penjualan Motor Listrik,United E-Motor Targetkan Buka 20 Store di 2024

Bisnis | Senin, 26 Agustus 2024 | 06:39 WIB

Strateginya Mirip Xiaomi: CFMoto Luncurkan Brand untuk Motor Murah?

Strateginya Mirip Xiaomi: CFMoto Luncurkan Brand untuk Motor Murah?

Otomotif | Minggu, 25 Agustus 2024 | 18:44 WIB

Naik Becak Bareng Raffi dan Rafathar, Nagita Slavina Pakai Sepatu Seharga Motor?

Naik Becak Bareng Raffi dan Rafathar, Nagita Slavina Pakai Sepatu Seharga Motor?

Lifestyle | Sabtu, 24 Agustus 2024 | 15:22 WIB

Terkini

7 Komponen Mobil yang Wajib Dicek agar Irit Bensin sebelum 1 April 2026

7 Komponen Mobil yang Wajib Dicek agar Irit Bensin sebelum 1 April 2026

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:40 WIB

Heboh Isu Aturan Baru BBM: Jatah Pertalite Mobil Pribadi Dibatasi Cuma Rp500 Ribu Sehari

Heboh Isu Aturan Baru BBM: Jatah Pertalite Mobil Pribadi Dibatasi Cuma Rp500 Ribu Sehari

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:38 WIB

Lebih Irit Mesin Diesel atau Bensin? Ini Jawaban dan Pertimbangan sebelum Memilih

Lebih Irit Mesin Diesel atau Bensin? Ini Jawaban dan Pertimbangan sebelum Memilih

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:38 WIB

5 Fakta Suzuki Burgman Terbaru, Rilis April 2026?

5 Fakta Suzuki Burgman Terbaru, Rilis April 2026?

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:33 WIB

Apa Saja Perbedaan Bensin Pertalite dan Pertamax? Ini Dampaknya pada Performa Mesin

Apa Saja Perbedaan Bensin Pertalite dan Pertamax? Ini Dampaknya pada Performa Mesin

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:22 WIB

Kiamat Mobil Hatchback? Intip 5 Fakta Toyota Yaris Disuntik Mati 2026

Kiamat Mobil Hatchback? Intip 5 Fakta Toyota Yaris Disuntik Mati 2026

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:21 WIB

Pilihan Mobil Listrik di Bawah Rp 200 Juta di Tengah Kabar Kenaikan Harga BBM

Pilihan Mobil Listrik di Bawah Rp 200 Juta di Tengah Kabar Kenaikan Harga BBM

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:05 WIB

7 Penyebab Motor Matic Boros BBM dan Cara Mengatasinya, Cek Sekarang

7 Penyebab Motor Matic Boros BBM dan Cara Mengatasinya, Cek Sekarang

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:51 WIB

Cari Mobil Bekas Irit? Intip 4 Jagoan dengan Mesin 1500cc dari Suzuki, Toyota, dan Daihatsu

Cari Mobil Bekas Irit? Intip 4 Jagoan dengan Mesin 1500cc dari Suzuki, Toyota, dan Daihatsu

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:43 WIB

Ramai Isu Harga BBM Naik, Waktunya Ganti Mobil Listrik atau Tetap Pakai Mobil Bensin?

Ramai Isu Harga BBM Naik, Waktunya Ganti Mobil Listrik atau Tetap Pakai Mobil Bensin?

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:40 WIB