- VinFast Indonesia pada 5 Maret 2026 menandatangani MoU suplai 20.000 unit kendaraan listrik hingga 2028.
- Kesepakatan ini melibatkan PT Sembilan Benua Abadi dan PT Satu Kosong Tujuh untuk layanan komersial.
- Kendaraan yang disepakati adalah Nerio Green (C-SUV) dan Limo Green (MPV) untuk operasional layanan.
Suara.com - VinFast Indonesia pada Kamis (5/3/2026) menandatangani dua nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan penyedia solusi transportasi di Tanah Air untuk memasok hingga 20.000 unit kendaraan listrik hingga 2028.
Penandatangan kerja sama itu dilakukan dengan PT Sembilan Benua Abadi dan PT Satu Kosong Tujuh. Dalam kesepakatan ini, kedua perusahaan berencana menggunakan armada mobil listrik VinFast untuk kebutuhan layanan transportasi komersial.
CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, mengatakan kolaborasi dengan mitra lokal menjadi langkah penting untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di Tanah Air.
“Kami merasa terhormat dapat berkolaborasi dengan mitra-mitra tepercaya di Indonesia untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik dan mendorong transisi hijau. Bermitra dengan perusahaan berpengalaman yang memiliki pemahaman mendalam terhadap pasar lokal akan memungkinkan VinFast memperluas jangkauan pasar dengan cepat dan menghadirkan solusi mobilitas modern yang semakin dekat dengan konsumen Indonesia,” ujarnya di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.
Berdasarkan MoU tersebut, PT Sembilan Benua Abadi akan membeli 10.000 unit kendaraan listrik VinFast hingga akhir 2027. Sementara PT Satu Kosong Tujuh berencana mengakuisisi 10.000 unit lainnya hingga 2028.
![VinFast Indonesia menandatangani dua nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan penyedia solusi transportasi di Tanah Air untuk memasok hingga 20.000 unit kendaraan listrik hingga 2028. [Suara.com/Michele Alessandra Amabelle]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/06/66840-vinfast.jpg)
Kendaraan yang akan digunakan dalam kerja sama ini berasal dari lini Green milik VinFast, yakni Nerio Green yang berada di segmen C-SUV serta Limo Green yang merupakan MPV tujuh penumpang. Kedua model ini memang dirancang untuk kebutuhan operasional layanan komersial.
Nerio Green sendiri merupakan adaptasi dari model VF e34, mobil listrik pertama VinFast yang dipasarkan di Indonesia. Model ini mengusung desain urban modern dengan kabin luas serta berbagai fitur teknologi yang ditujukan untuk mobilitas harian.
Sementara, Limo Green menjadi model terbaru dalam lini Green yang diluncurkan VinFast di Indonesia. MPV ini memiliki dimensi 4.740 x 1.872 x 1.729 mm dengan wheelbase 2.840 mm serta konfigurasi tiga baris kursi. Mobil tersebut juga dibekali baterai LFP yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 450 kilometer dalam sekali pengisian penuh.
Melalui penggunaan armada listrik tersebut nantinya, kedua perusahaan transportasi diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga menekan emisi serta memperluas penggunaan kendaraan listrik di sektor transportasi komersial.
Baca Juga: VinFast dan Upaya Membangun EV yang Paham Asia Tenggara