6 Fakta Mengerikan Tabrakan Beruntun Tol Batang KM 361 Lengkap dengan Video Detik-detik Kecelakaan

Agatha Vidya Nariswari, Gagah Radhitya Widiaseno

Senin, 16 Maret 2026 | 13:32 WIB
6 Fakta Mengerikan Tabrakan Beruntun Tol Batang KM 361 Lengkap dengan Video Detik-detik Kecelakaan
Ilustrasi kecelakaan di Tol Batang (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Tabrakan beruntun enam kendaraan terjadi di Tol Batang-Semarang KM 361 pada Minggu sore. 
  • Kecelakaan bermula dari bus Hino yang hilang kendali lalu menyapu lima mobil penumpang.
  • Ajaibnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden mengerikan ini, hanya satu luka ringan. 

Suara.com - Kejadian menegangkan baru saja mengguncang ruas Tol Batang-Semarang akhir pekan ini. Sebuah kecelakaan lalu lintas karambol yang melibatkan enam kendaraan sekaligus terjadi pada Minggu, 15 Maret 2026 sore.

Bagi Anda yang kerap melintasi jalur ini, insiden ini tentu menjadi pengingat keras akan pentingnya fokus saat berkendara.

Cuaca cerah dan jalanan beton yang mulus ternyata tak menjamin perjalanan bebas hambatan jika kelalaian sudah mengambil alih kemudi.

Sebelum mengulas lebih dalam fakta-fakta mencengangkan dari insiden ini, Anda bisa melihat seberapa dahsyatnya benturan tersebut.

Bagaimana sebenarnya kronologi tabrakan beruntun ini bisa terjadi? Berikut adalah deretan fakta mengejutkan dari kecelakaan karambol di Tol Batang KM 361 yang dirangkum khusus untuk Anda.

1. Terjadi di Jalur Lurus Saat Cuaca Cerah

Berbeda dengan kecelakaan yang sering terjadi karena cuaca ekstrem atau jalan menikung, insiden ini justru terjadi di KM 361+600 jalur A, Desa Gondang, Kecamatan Subah.

Kondisi jalan terbuat dari beton mulus berjalur lurus, cuaca cerah, dan arus lalu lintas sedang bersahabat di sekitar pukul 15.45 WIB. Hal ini membuktikan bahwa faktor human error memegang peran besar.

2. Pemicu Utama: Bus Hino Hilang Kendali

baca juga

Berdasarkan hasil olah TKP oleh kepolisian dan kesaksian warga setempat, petaka bermula dari sebuah Bus Hino bernopol S-7428-UN.

Bus yang dikemudikan oleh Tega Wijyanarko (42) ini melaju kencang dari arah Jakarta menuju Semarang.

Entah karena mengantuk atau lengah, sesampainya di lokasi kejadian, sang sopir diduga gagal menguasai laju kendaraannya yang berbadan besar.

3. Menyapu 5 Mobil Sekaligus, Termasuk Mobil Listrik

Akibat kehilangan kendali, bus tersebut langsung menyeruduk Wuling Alvez (B-1556-RZR) yang ada tepat di depannya.

Efek domino pun tak terelakkan! Benturan keras membuat bus oleng ke kanan dan menyapu habis empat mobil lainnya. Kendaraan yang ikut menjadi korban adalah dua unit Toyota Innova, satu unit Suzuki XL7, dan sebuah mobil listrik Chery (B-1194-BDV) yang saat ini tengah tren.

4. Keajaiban Nyata: Nol Korban Jiwa

Melihat bodi kendaraan yang saling ringsek berdesakan, banyak pihak menduga insiden ini menelan korban jiwa.

Namun, keajaiban terjadi! Kasat Lantas Polres Batang, AKP Eka Hendra Ardiansyah, mengonfirmasi kabar melegakan.

"Hanya ada satu orang korban luka ringan yang saat ini dalam tahap observasi," jelasnya. Tak ada korban meninggal dunia maupun luka berat dalam tragedi mengerikan ini.

5. Kerugian Material Capai Belasan Juta

Meski nyawa terselamatkan, kerusakan bodi dari enam kendaraan tak bisa dihindari.

Pihak kepolisian menaksir total kerugian material dari kerusakan armada yang terlibat mencapai Rp 15.000.000. Saat ini, kepolisian telah mengamankan barang bukti dan mengecek kelengkapan surat izin mengemudi para pihak yang terlibat.

6. Peringatan Tegas Kepolisian untuk Pengguna Tol

Belajar dari kejadian ini, Satlantas Polres Batang kembali memberikan peringatan keras.

Jalan tol lurus kerap menimbulkan efek highway hypnosis (terlena karena jalan monoton).

Polisi sangat mengimbau pengguna jalan untuk selalu menjaga jarak aman dan tidak memaksakan diri. Jika tubuh sudah memberikan sinyal lelah atau mata mulai mengantuk, segera melipir ke Rest Area terdekat.

Jangan biarkan nyawa Anda dan keluarga menjadi taruhan di jalan raya. Selalu waspada, karena kelalaian sepersekian detik bisa mengubah perjalanan liburan menjadi bencana!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tekan Kecelakaan Mudik, Kemenkes Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Sopir Kendaraan Umum

Tekan Kecelakaan Mudik, Kemenkes Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Sopir Kendaraan Umum

News | Senin, 16 Maret 2026 | 12:30 WIB

Strategi Kemnaker Menekan Angka Kecelakaan Kerja melalui Penguatan Ahli K3

Strategi Kemnaker Menekan Angka Kecelakaan Kerja melalui Penguatan Ahli K3

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 21:28 WIB

Ini Daftar Rest Area Trans Jawa dengan Charging Station Mobil Listrik Tercepat

Ini Daftar Rest Area Trans Jawa dengan Charging Station Mobil Listrik Tercepat

Otomotif | Minggu, 15 Maret 2026 | 11:30 WIB

Terkini

Kasus Korupsi HGB Bogor: DPR Desak KPK Ungkap Jaringan di Balik Orang Kepercayaan Menteri

Kasus Korupsi HGB Bogor: DPR Desak KPK Ungkap Jaringan di Balik Orang Kepercayaan Menteri

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:52 WIB

Menyambung Cerita Desa Pidpid Lewat Kemasan Jamur Ramah Lingkungan

Menyambung Cerita Desa Pidpid Lewat Kemasan Jamur Ramah Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

Membedah Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Lewat 'Orang Kepercayaan' di Kasus HGB ATR/BPN

Membedah Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Lewat 'Orang Kepercayaan' di Kasus HGB ATR/BPN

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

3 Rekomendasi Setrika yang Cepat Panas dan Licin, Sekali Gosok Kusut Hilang

3 Rekomendasi Setrika yang Cepat Panas dan Licin, Sekali Gosok Kusut Hilang

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

DPRD DKI Usul LRT Gandeng Pasaraya Manggarai untuk Kantong Parkir

DPRD DKI Usul LRT Gandeng Pasaraya Manggarai untuk Kantong Parkir

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:45 WIB

Profil Norman Joesoef, Pengusaha Industri Pertahanan yang Merambah Ekosistem Media

Profil Norman Joesoef, Pengusaha Industri Pertahanan yang Merambah Ekosistem Media

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:43 WIB

YLBHI Soroti Pembahasan RUU Reforma Agraria yang Dinilai Terlalu Cepat

YLBHI Soroti Pembahasan RUU Reforma Agraria yang Dinilai Terlalu Cepat

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:41 WIB

Modus Pasutri di Jakarta: Bawa Anak Balita saat Curi Motor Agar Tak Dicurigai dan Dikasihani

Modus Pasutri di Jakarta: Bawa Anak Balita saat Curi Motor Agar Tak Dicurigai dan Dikasihani

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:39 WIB

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:37 WIB

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:35 WIB

×