- Tarif Gol I: ± Rp 10.500.
- Tujuan: Alun-alun Ungaran, Kawasan Industri, Gedong Songo (via jalan arteri).
- Kondisi: Jalanannya relatif landai namun akan mulai menanjak ketika mendekati wilayah Ungaran.
2. Seksi Ungaran - Bawen (11,9 KM)
Seksi satu ini akan melintasi Jembatan Penggaron yang sangat ukonik (jembatan terpanjang di ruas jalan ini). Pengendara akan disuguhkan oleh pemandangan hutan yang asri nan hijau.
- Tarif Gol I (Banyumanik - Bawen): ± Rp 22.000.
- Tujuan: Dusun Semilir, Ambarawa, Eling Bening, Museum Kereta Api.
- Peringatan: Pengendara dihimbau untuk berhati-hati terhadap potensi angin kencang (crosswind) ketika melintasi jembatan layang yang tinggi.
3. Seksi Bawen - Salatiga (17,6 KM)
Seksi Bawen - Salatiga menjadi salah satu tol terbaik dan terindah Tol Trans Jawa. Gerbang Tol Salatiga akan menyuguhkan pemandangan dengan latar Gunung Merbabu dan kerap disebut sebagai Gerbang Tol Swiss-nya Indonesia.
- Tarif Gol I (Banyumanik - Salatiga): ± Rp 45.500.
- Tujuan: Kota Salatiga (Kuliner Ronde Jago, Sate Sapi Suruh), Kopeng, Tuntang.
- Peringatan: Kontur jalan cenderung menanjak (Tanjakan Polos) serta ada turunan yang curam. Selalu rutin cek kendaraan dan tetap waspada rem blong!
4. Seksi Salatiga - Boyolali (22,4 KM)
- Tarif Gol I (Banyumanik - Boyolali): ± Rp 80.000.
- Tujuan: Kota Boyolali (Alun-Alum Boyolali, Susu murni, Soto Seger Mbok Giyem), Jalur pendakian Merapi/Merbabu via Selo.
5. Seksi Boyolali - Kartasura/Colomadu (11,1 KM)
Ujung dari ruas tol Semarang Solo yang tersambung ke Tol Solo-Ngawi dan Tol Jogja-Solo. Berikut karakteristiknya.
- Tarif Gol I (Banyumanik - Colomadu): ± Rp 92.500.
- Tujuan: Bandara Adi Soemarmo, Kota Solo, Kartasura, Klaten, Yogyakarta (Via Tol Baru).
Estimasi Biaya BBM (Tol Semarang - Solo)
Mekiliki tempuh sekitar 75 km dengan kontur menanjak dan menurun diketahui akan menjadikan konsumsi BBM jauh sedikit lebih boros dibandingkan dengan tol datar. Berikut perkiraan biaya BBM yang harus dipersiapkan:
1. Mobil MPV 1.500cc (Avanza/Xenia):
- Konsumsi BBM: 1:10 - 1:12 km/L (karena nanjak).
- Butuh BBM: Sekitar 7 Liter.
- Biaya BBM (Pertamax Rp 13.500): Rp 94.500.
- Total (Tarif Tol + Biaya BBM): kurang lebih Rp 190.000.
2. Mobil LCGC 1.200cc (Calya/Brio):
- Konsumsi: 1:14 km/L.
- Butuh BBM: kurang lebih 5.5 Liter.
- Biaya (Pertalite Rp 10.000): Rp 55.000.
- Total (Tol + BBM): setara Rp 150.000.
3. SUV Diesel (Innova Reborn/Fortuner):
- Konsumsi: 1:12 km/L (Torsi yang lebih besar namun enteng nanjak).
- Butuh BBM: Sekitar 6 Liter.
- Biaya (Dexlite Rp 15.000): Rp 90.000.
- Total (Tol + BBM): ± Rp 185.000.
Demikian Tadi pembahasan mengenai tarif tol Semarang Solo yang penting untuk diketahui sebagai persiapan Mudik Lebaran 2026 nanti. Semoga membantu!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari