Ambisi Kendaraan Listrik Porsche Berujung PHK Ribuan Karyawan

Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:06 WIB
Ambisi Kendaraan Listrik Porsche Berujung PHK Ribuan Karyawan
Ilustrasi mobil Porsche. (Carswp)
baca 10 detik
  • Porsche terpaksa merencanakan pemangkasan karyawan lebih besar akibat biaya tinggi transisi strategi kendaraan listrik yang tidak sesuai rencana.
  • Kondisi sulit ini disebabkan permintaan EV yang melemah dan persaingan ketat, menyebabkan kerugian aset sekitar 3,9 miliar Euro.
  • Perusahaan akan mempertahankan model mesin pembakaran internal, seperti 911, sebagai inti bisnis sambil merampingkan struktur manajemen.

Suara.com - Pabrikan mobil mewah asal Jerman Porsche kini berada dalam situasi sulit setelah ambisi besar mereka di sektor kendaraan listrik tidak berjalan sesuai rencana. Perusahaan terpaksa merencanakan pemangkasan jumlah karyawan yang jauh lebih besar dari perkiraan awal akibat beban biaya dari transisi strategi listrik yang sangat mahal.

Kondisi ini muncul di tengah keraguan para investor mengenai agresivitas Porsche dalam memasuki pasar kendaraan listrik sebelum pasar benar-benar siap. CEO Porsche, Michael Leiters telah menegaskan bahwa efisiensi menjadi prioritas utama saat ini. Rencana awal untuk memangkas sekitar 10 persen dari total 40.000 karyawan pada tahun 2030 kemungkinan besar akan terus bertambah jumlahnya.

Manajemen Porsche menekankan bahwa pengurangan ini diharapkan melalui skema sukarela daripada pemutusan hubungan kerja paksa. Namun arah kebijakan perusahaan sudah sangat jelas yaitu struktur yang lebih ramping dengan pengambilan keputusan yang lebih cepat.

“Kami akan merampingkan struktur manajemen kami, mengurangi hierarki, dan memangkas birokrasi,” kata Leiters, dikutip dari Carscoops. Rabu (18/3/2026).

Masalah utama yang dihadapi Porsche berakar pada permintaan kendaraan listrik yang ternyata lebih lemah dari perkiraan di pasar-pasar kunci. Persaingan di sektor ini juga semakin ketat terutama dengan munculnya merek lokal di China yang menjadi pesaing tangguh. Kegagalan strategi ini mengakibatkan penurunan nilai aset Porsche mencapai angka fantastis sekitar 3,9 miliar Euro atau setara 4,49 miliar Dollar AS.

Selain faktor pasar China yang mulai mendingin Porsche juga menghadapi tantangan perdagangan global seperti tarif baru di pasar Amerika Serikat serta tekanan rantai pasokan. Hal ini membuat perusahaan sulit mempertahankan harga jual tinggi tanpa mengorbankan volume penjualan.

Kini Porsche mulai memperlambat langkah dan memperluas pendekatan produknya. Meskipun tidak sepenuhnya menyerah pada teknologi listrik perusahaan memilih untuk mempertahankan model bermesin pembakaran internal seperti Porsche 911 sebagai inti bisnis untuk waktu yang lebih lama. Kendaraan hibrida dan berbahan bakar bensin diprediksi akan tetap menjadi tulang punggung perusahaan hingga tahun 2030-an menyesuaikan dengan permintaan nyata pasar ketimbang mengejar tenggat waktu yang terlalu muluk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Distribusi Masif Mobil Listrik Geely EX2 Mulai Jangkau Sembilan Kota Besar di Indonesia

Distribusi Masif Mobil Listrik Geely EX2 Mulai Jangkau Sembilan Kota Besar di Indonesia

Otomotif | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:46 WIB

Tren Kendaraan Listrik Hadirkan Dinamika Baru Pada Industri Pelumas

Tren Kendaraan Listrik Hadirkan Dinamika Baru Pada Industri Pelumas

Otomotif | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:20 WIB

Prabowo Serukan Pakai Kompor dan Kendaraan Listrik, Ini Kata Pengamat

Prabowo Serukan Pakai Kompor dan Kendaraan Listrik, Ini Kata Pengamat

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:53 WIB

Terkini

Mobil Terlaris Toyota 2026 Januari hingga Juli, MPV Masih Jadi Raja

Mobil Terlaris Toyota 2026 Januari hingga Juli, MPV Masih Jadi Raja

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:42 WIB

5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak

5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:32 WIB

Kepala SPPG Dinonaktifkan Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG di Dumai

Kepala SPPG Dinonaktifkan Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG di Dumai

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:28 WIB

Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7

Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:27 WIB

Instruksi Pimpinan DPR ke Legislator: Koordinasikan Bantuan dan Evakuasi Korban Gempa NTT

Instruksi Pimpinan DPR ke Legislator: Koordinasikan Bantuan dan Evakuasi Korban Gempa NTT

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:22 WIB

Kapan Waktu Terbaik Pakai Juva Wrinkle Warrior ZAP? Simak Panduannya Biar Wajah Kencang Awet Muda

Kapan Waktu Terbaik Pakai Juva Wrinkle Warrior ZAP? Simak Panduannya Biar Wajah Kencang Awet Muda

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang

Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Cocok Ditonton Keluarga 9-10 Oktober, Drama Musikal Sirena Angkat Kisah Putri Duyung Terdampar

Cocok Ditonton Keluarga 9-10 Oktober, Drama Musikal Sirena Angkat Kisah Putri Duyung Terdampar

Entertainment | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Presiden Prabowo Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Presiden Prabowo Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:12 WIB

Gus Rozin: NU Perlu Lebih Banyak Mendengar Suara dari Jamaah di Luar Jawa

Gus Rozin: NU Perlu Lebih Banyak Mendengar Suara dari Jamaah di Luar Jawa

Jawa Tengah | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:10 WIB

×