- Pabrik Volkswagen di Osnabrück bernegosiasi untuk memproduksi komponen pendukung sistem pertahanan udara Iron Dome.
- Langkah tak biasa ini diambil demi mencegah penutupan pabrik dan menyelamatkan ribuan nasib pekerja.
- Kolaborasi militer ini menjadi solusi alternatif di tengah krisis penjualan yang melanda industri otomotif.
Menyelamatkan Pabrik Bersejarah Osnabrück
Saat ini, pabrik Osnabrück masih difungsikan untuk memproduksi Volkswagen T-Roc Cabriolet, yang dijadwalkan terus berjalan hingga 2027.
Sebelumnya, fasilitas ini adalah tempat kelahiran Porsche 718 Boxster dan Cayman sebelum produksinya resmi disuntik mati.
Fasilitas ini memiliki sejarah panjang yang luar biasa. Dibuka pertama kali pada tahun 1874 sebagai pabrik gerbong kereta, tempat ini kemudian diambil alih oleh Karmann pada tahun 1901.
Pada masa kejayaannya, Karmann menjadi perakit kontrak legendaris untuk merek raksasa seperti Mercedes-Benz, BMW, Nissan, hingga Renault. Setelah Karmann bangkrut pada 2010, VW mengambil alih fasilitas ini.
Jika proyek alih fungsi ini terwujud, ini bukan pertama kalinya Grup Volkswagen bersinggungan dengan dunia militer. Divisi truk mereka, MAN, sebelumnya juga telah merakit kendaraan taktis militer lewat kerja sama dengan perusahaan pertahanan Jerman, Rheinmetall.
Era Baru Industri Otomotif Eropa
Meskipun juru bicara perusahaan mengonfirmasi bahwa mereka sedang berdiskusi, hingga detik ini belum ada keputusan final yang diketuk palu.
Iron Dome sendiri dikenal sebagai sistem pertahanan udara jarak pendek elit hasil pengembangan Rafael dan Israel Aerospace Industries, yang sangat ampuh mencegat roket.
Jika pabrik Osnabrück resmi mencetak komponen untuk sistem ini, kita akan menyaksikan salah satu transformasi paling epik dalam sejarah industri otomotif Eropa: dari pabrik perakit mobil cabriolet elegan, menjadi pusat perakitan komponen pertahanan berteknologi tinggi demi bertahan hidup di tengah krisis global.