Imbas Krisis, Volkswagen Berencana Ubah Pabrik Mobil Jadi Pembuat Iron Dome

Agatha Vidya Nariswari, Gagah Radhitya Widiaseno

Senin, 30 Maret 2026 | 17:35 WIB
Imbas Krisis, Volkswagen Berencana Ubah Pabrik Mobil Jadi Pembuat Iron Dome
Ilustrasi Iron Dome Israel. (Unsplash)
baca 10 detik
  • Pabrik Volkswagen di Osnabrück bernegosiasi untuk memproduksi komponen pendukung sistem pertahanan udara Iron Dome. 
  • Langkah tak biasa ini diambil demi mencegah penutupan pabrik dan menyelamatkan ribuan nasib pekerja. 
  • Kolaborasi militer ini menjadi solusi alternatif di tengah krisis penjualan yang melanda industri otomotif.

Suara.com - Di tengah bayang-bayang ketegangan perang global, sebuah langkah tak terduga justru datang dari industri otomotif saat sebuah pabrikan mobil ternama dilaporkan siap merakit komponen Iron dome.

Raksasa asal Jerman, Volkswagen (VW), disebut tengah mempertimbangkan alih fungsi salah satu pabrik legendarisnya menjadi fasilitas pendukung sistem pertahanan udara canggih tersebut.

Laporan media internasional menguak fakta bahwa VW saat ini tengah dalam tahap negosiasi serius dengan Rafael Advanced Defense Systems, perusahaan pertahanan milik pemerintah Israel.

Negosiasi ini berfokus pada pemanfaatan pabrik Volkswagen di Osnabrück, Jerman. Namun, pertanyaannya, akankah merek mobil yang biasa dipakai warga sipil ini benar-benar beralih menjadi produsen senjata militer?

Bukan Merakit Rudal, Melainkan Komponen Pendukung

Bagi Anda yang membayangkan pabrik ini akan dipenuhi bahan peledak, bersiaplah untuk bernapas lega.

Pabrik Osnabrück tidak akan memproduksi rudal secara langsung, karena hal itu membutuhkan fasilitas yang jauh lebih spesifik dan berisiko tinggi.

Sebagai gantinya, fasilitas ini akan dimanfaatkan untuk mencetak komponen pendukung sistem pertahanan udara.

Komponen tersebut meliputi peluncur roket, generator listrik, hingga truk berat yang bertugas mengangkut sistem Iron Dome. Layaknya sebuah puzzle, VW akan menyediakan "kendaraan dan tenaga penggeraknya", sementara teknologinya tetap dipegang oleh perusahaan pertahanan.

baca juga

Penyelamat Ribuan Pekerja di Tengah Krisis Ekstrem

Volkswagen VW Combi (Mateusz Suski/Unsplash)
Volkswagen VW Combi (Mateusz Suski/Unsplash)

Langkah ekstrem ini tentu bukan tanpa alasan. Volkswagen sedang berdarah-darah. Di Tiongkok, penjualan mereka merosot tajam.

Di pasar global, pertumbuhan kendaraan listrik (EV) berjalan sangat lamban, ditambah lagi dengan ancaman tarif yang mencekik dari Amerika Serikat. Puncaknya, awal bulan ini VW melaporkan anjloknya laba tahunan hingga 53 persen!

Akibat krisis ini, VW berencana memangkas hingga 50.000 pekerja pada tahun 2030. Namun, proyek Iron Dome ini seolah menjadi oase di padang pasir.

Jika negosiasi berhasil dan disetujui serikat pekerja, proses alih fungsi pabrik akan memakan waktu sekitar 12 hingga 18 bulan. Kabar baiknya? Kesepakatan ini berpotensi menyelamatkan sekitar 2.300 pekerjaan di fasilitas tersebut dari jurang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Pemerintah Jerman pun dilaporkan sangat mendukung rencana ini untuk memperkuat sektor manufaktur domestik mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos Volkswagen Akui Industri Otomotif China Lebih Unggul dan Terencana di Tengah Gelombang PHK

Bos Volkswagen Akui Industri Otomotif China Lebih Unggul dan Terencana di Tengah Gelombang PHK

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:08 WIB

Ekonomi Suram, Pesaing Utama Toyota PHK 50 Ribu Buruh

Ekonomi Suram, Pesaing Utama Toyota PHK 50 Ribu Buruh

Otomotif | Rabu, 11 Maret 2026 | 15:09 WIB

Dijual Setara LCGC, Spek Rasa Raize: Harga Mobil VW di India Bikin Iri

Dijual Setara LCGC, Spek Rasa Raize: Harga Mobil VW di India Bikin Iri

Otomotif | Jum'at, 30 Januari 2026 | 11:20 WIB

Terkini

Sering Sayang Hapus Screenshot dan Chat Lama? Kenali Bahaya Digital Hoarding bagi Mentalmu

Sering Sayang Hapus Screenshot dan Chat Lama? Kenali Bahaya Digital Hoarding bagi Mentalmu

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:02 WIB

Cara Timnas Indonesia Lolos Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Imbang Lawan Malaysia

Cara Timnas Indonesia Lolos Final FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Imbang Lawan Malaysia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 11:00 WIB

Nilai Investasi Telkomsel di GOTO Anjlok Rp5,65 T, Tersisa Rp759 M

Nilai Investasi Telkomsel di GOTO Anjlok Rp5,65 T, Tersisa Rp759 M

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:56 WIB

SBR015 Hadir, bank bjb Buka Akses Investasi SBN Ritel Bagi Masyarakat

SBR015 Hadir, bank bjb Buka Akses Investasi SBN Ritel Bagi Masyarakat

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:56 WIB

Berapa Harga Stylus Pen Samsung Galaxy Tab Terbaru? Cek di Sini!

Berapa Harga Stylus Pen Samsung Galaxy Tab Terbaru? Cek di Sini!

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 10:51 WIB

Erick Thohir Pasang Badan Lindungi John Herdman dari Hujatan Suporter Garuda

Erick Thohir Pasang Badan Lindungi John Herdman dari Hujatan Suporter Garuda

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 10:50 WIB

InfraNexia dan CCSI-KD Kembangkan SKKL SUB-2

InfraNexia dan CCSI-KD Kembangkan SKKL SUB-2

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:48 WIB

Pentingnya Jaga Mental Krisis Iklim Anak Muda dari Sustainability Burnout

Pentingnya Jaga Mental Krisis Iklim Anak Muda dari Sustainability Burnout

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 10:45 WIB

Dugaan Keracunan MBG, Akademisi: Jangan Berhenti pada Permintaan Maaf

Dugaan Keracunan MBG, Akademisi: Jangan Berhenti pada Permintaan Maaf

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:39 WIB

5 Sepatu 910 Nineten untuk Trail Running Terpopuler, Lengkap Harga dan Spek

5 Sepatu 910 Nineten untuk Trail Running Terpopuler, Lengkap Harga dan Spek

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 10:36 WIB

×