Toyota Ladeni 'Perang Harga' Demi Bersaing dengan Kendaraan Listrik China

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Selasa, 31 Maret 2026 | 20:45 WIB
Toyota Ladeni 'Perang Harga' Demi Bersaing dengan Kendaraan Listrik China
Ilustrasi Logo Toyota. (Toyota)
baca 10 detik
  • Toyota memangkas harga model kendaraan listrik bZ3X dan bZ3 di pasar Tiongkok guna menjaga daya saing produknya.
  • Penurunan harga ini dilakukan melalui kolaborasi dengan GAC dan FAW, menandai total penjualan lini bZ mencapai 80.000 unit.
  • Model bZ3X dan bZ3 kini ditawarkan dengan harga lebih rendah, dilengkapi spesifikasi baterai serta fitur teknologi yang kompetitif.

Suara.com - Toyota mengambil langkah agresif di pasar kendaraan listrik China dengan memangkas harga dua model EV mereka yaitu Toyota bZ3X dan bZ3. 

Langkah ini dilakukan untuk menjaga daya saing di tengah dominasi produsen lokal yang makin gencar menekan harga dan menghadirkan teknologi baru.

Melansir Carscoops, pemangkasan harga ini dilakukan melalui kolaborasi Toyota dengan GAC dan FAW yang sekaligus menandai capaian 80.000 unit penjualan lini bZ di tahun pertamanya.

Model SUV listrik bZ3X yang meluncur pada awal 2025, sebelumnya dijual mulai 109.800 yuan atau sekitar Rp241 juta.

Namun GAC Toyota kini menurunkan harga dasarnya menjadi 99.800 yuan atau setara Rp219 juta.

Dengan harga baru tersebut, bZ3X menjadi salah satu SUV listrik paling terjangkau di China, padahal spesifikasinya tergolong kompetitif.

Mobil ini memakai baterai 50 kWh dengan jarak tempuh 430 km (CLTC), motor listrik bertenaga 221 hp, serta terdapat opsi baterai 58 kWh dan 68 kWh yang bisa menempuh jarak hingga 610 km.

Sementara, sedan listrik bZ3 yang menggunakan Blade Battery buatan BYD juga mengalami penurunan harga. Dari sebelumnya 109.800 yuan (Rp241 juta), harganya kini dipangkas menjadi 93.800 yuan atau sekitar Rp206 juta.

Model bZ3 menawarkan pilihan baterai 49,9 kWh dan 65,3 kWh dengan klaim jarak tempuh 517-616 km tergantung varian.

baca juga

Fitur-fiturnya pun cukup lengkap, mulai dari layar infotainment 15,6 inci, panoramic sunroof, dual wireless charging, Lidar di atap, hingga dukungan Level 2 semi-autonomous driving.

Berbeda dengan pasar China, lini kendaraan listrik Toyota di Indonesia masih terbatas. Toyota masih lebih fokus mendorong penjualan mobil hybrid yang dianggap sebagai solusi transisi paling realistis untuk konsumen Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Jepang Pangkas Subsidi BYD Hingga Setengah Harga Demi Lindungi Produk Lokal

Pemerintah Jepang Pangkas Subsidi BYD Hingga Setengah Harga Demi Lindungi Produk Lokal

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:30 WIB

Ambisi BYD Targetkan Ekspor 1,5 Juta Unit Kendaraan saat Pasar Domestik Melandai

Ambisi BYD Targetkan Ekspor 1,5 Juta Unit Kendaraan saat Pasar Domestik Melandai

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:45 WIB

Kiamat Mobil Hatchback? Intip 5 Fakta Toyota Yaris Disuntik Mati 2026

Kiamat Mobil Hatchback? Intip 5 Fakta Toyota Yaris Disuntik Mati 2026

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:21 WIB

Terkini

Toyota: Industri Otomotif Tahan Banting, Tapi Arah Kebijakan Pemerintah Harus Jelas

Toyota: Industri Otomotif Tahan Banting, Tapi Arah Kebijakan Pemerintah Harus Jelas

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 20:54 WIB

Melesat dari Posisi Buncit, Aksi Beringas Pembalap Valrossi Bawa CRF250R di Kejurnas Motocross 2026

Melesat dari Posisi Buncit, Aksi Beringas Pembalap Valrossi Bawa CRF250R di Kejurnas Motocross 2026

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 18:55 WIB

Yamaha Gear Ultima Motor Fungsional dengan Konsumsi BBM Paling Irit Dikelasnya

Yamaha Gear Ultima Motor Fungsional dengan Konsumsi BBM Paling Irit Dikelasnya

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 16:35 WIB

Momen Langka Puluhan Ribu Vespa Lintas Era Iring-iringan di Colosseum Roma

Momen Langka Puluhan Ribu Vespa Lintas Era Iring-iringan di Colosseum Roma

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 14:45 WIB

Toyota Hilux Generasi Sembilan Resmi Melantai Gendong Mesin 1GD dan Varian Listrik

Toyota Hilux Generasi Sembilan Resmi Melantai Gendong Mesin 1GD dan Varian Listrik

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 13:50 WIB

B50 Dijual Mulai 1 Juli 2026, Apakah Biodiesel Sawit Aman untuk Mobil Diesel Lama ?

B50 Dijual Mulai 1 Juli 2026, Apakah Biodiesel Sawit Aman untuk Mobil Diesel Lama ?

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 13:19 WIB

Daftar Harga Resmi Xpeng X9 Facelift dan G6 AWD Penantang Baru Mobil Listrik Mewah di Indonesia

Daftar Harga Resmi Xpeng X9 Facelift dan G6 AWD Penantang Baru Mobil Listrik Mewah di Indonesia

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 13:05 WIB

Siap Ganti ke B50? Ini Daftar Lengkap Kendaraan yang Bisa Pakai Biodiesel Sawit

Siap Ganti ke B50? Ini Daftar Lengkap Kendaraan yang Bisa Pakai Biodiesel Sawit

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 12:37 WIB

Mengapa Mitsubishi Pajero Sport Masih Sulit Ditumbangkan di Segmen SUV Menengah

Mengapa Mitsubishi Pajero Sport Masih Sulit Ditumbangkan di Segmen SUV Menengah

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 12:10 WIB

GAIKINDO Desak Pemerintah Beri Insentif Merata Untuk Mobil Bensin Hingga Hybrid

GAIKINDO Desak Pemerintah Beri Insentif Merata Untuk Mobil Bensin Hingga Hybrid

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 11:25 WIB

×