Selamat Tinggal Pajak Rp0, Cek Rincian Biaya Kendaraan Listrik Wuling Air EV 2026

Agatha Vidya Nariswari, Gagah Radhitya Widiaseno

Rabu, 22 April 2026 | 11:08 WIB
Selamat Tinggal Pajak Rp0, Cek Rincian Biaya Kendaraan Listrik Wuling Air EV 2026
Pengendara Wuling AirEV yang pusing dengan pajak (Gemini AI)
  • Pembebasan pajak nol rupiah untuk mobil listrik resmi dihapus melalui Permendagri Nomor 11 Tahun 2026. 
  • Pemilik EV kini diwajibkan membayar Pajak Kendaraan Bermotor dan bea asuransi secara penuh. 
  • Simulasi pajak tahunan Wuling Air EV diperkirakan menembus angka Rp3,78 juta berdasarkan regulasi konvensional.

Suara.com - Aturan pajak bagi kendaraan listrik resmi berubah sehingga tak ada lagi pembebasan biaya. Regulasi baru ini langsung berdampak pada besaran tagihan mobil listrik populer seperti Wuling Air EV.

Perubahan drastis ini tertuang jelas dalam beleid Permendagri Nomor 11 Tahun 2026. Kebijakan tersebut mencabut keistimewaan tarif nol rupiah yang selama ini dinikmati publik.

Dulu, pemilik hanya perlu menyisihkan dana sekitar Rp140 ribu untuk asuransi kecelakaan. Kini, bersiaplah karena beban bayaran tahunan akan membengkak hingga jutaan rupiah.

Era Pajak Rp0 Berakhir

Regulasi terbaru ini menyasar langsung kendaraan niremisi berbasis baterai murni. Fasilitas bebas Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tidak lagi diberikan secara cuma-cuma.

Artinya, skema penagihan akan dikembalikan mendekati format mobil berbahan bakar minyak. Pemerintah daerah juga sedang menyiapkan instrumen penarikan pungutan di wilayah masing-masing.

Simulasi Hitungan Wuling Air EV

Mobil listrik Wuling Air EV. [Wuling]
Mobil listrik Wuling Air EV. [Wuling]

Mari kita bedah langsung perhitungan tarif pada unit Wuling Air EV kesayangan masyarakat. Mobil mungil ini sempat merajai jalanan berkat iming-iming bebas biaya tahunan.

Berdasarkan lampiran aturan Permendagri Nomor 11 Tahun 2026, Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) mobil ini dipatok Rp173 juta. Angka tersebut menjadi patokan awal sebelum dikalikan dengan rumus penentuan tarif.

Pemerintah lantas menerapkan formula bobot kompensasi sebesar 1,050. Hasil perkalian tersebut membuat Dasar Pengenaan Pajak (DP) melesat ke angka Rp181,6 juta.

Rincian Biaya Jutaan Rupiah

Total dasar pengenaan tersebut kemudian dikalikan dengan tarif rata-rata sebesar 2 persen. Hasilnya, muncul angka Rp3,63 juta sebagai beban pokok yang wajib disetorkan.

Namun, tagihan pemilik kendaraan ramah lingkungan ini tidak berhenti sampai di situ. Masih ada biaya wajib SWDKLLJ yang berkisar antara Rp140 ribu hingga Rp150 ribu.

Jika seluruh tagihan dijumlahkan, total kewajiban bayar mencapai sekitar Rp3,78 juta. Angka ini cukup mengagetkan bagi konsumen yang terbiasa menikmati fasilitas gratis.

Meski begitu, simulasi di atas menggunakan asumsi standar layaknya kendaraan biasa. Beberapa provinsi nyatanya belum menetapkan besaran resmi untuk tarif khusus angkutan listrik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baterai Mobil Listrik Apa yang Paling Awet? Ini Jenis dan Harganya Tiap Merek

Baterai Mobil Listrik Apa yang Paling Awet? Ini Jenis dan Harganya Tiap Merek

Otomotif | Rabu, 22 April 2026 | 08:30 WIB

5 Negara Beri Diskon Gila Saat Indonesia Mulai Tarik Pajak Mobil Listrik

5 Negara Beri Diskon Gila Saat Indonesia Mulai Tarik Pajak Mobil Listrik

Otomotif | Rabu, 22 April 2026 | 09:50 WIB

3 Pukulan Telak Pemerintah untuk Kelas Menengah: BBM Naik, Mobil Listrik Kena Pajak, Tol Kena PPN

3 Pukulan Telak Pemerintah untuk Kelas Menengah: BBM Naik, Mobil Listrik Kena Pajak, Tol Kena PPN

Otomotif | Rabu, 22 April 2026 | 09:10 WIB

Terkini

Memori Manis Setiap Kilometer Bersama Motor Honda

Memori Manis Setiap Kilometer Bersama Motor Honda

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:06 WIB

Reputasi 'Bandel' di Toyota Jadi Rusak Gara-Gara Mobil Satu Ini, 270 Ribu Mesin Kena Recall

Reputasi 'Bandel' di Toyota Jadi Rusak Gara-Gara Mobil Satu Ini, 270 Ribu Mesin Kena Recall

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:34 WIB

Pilihan Mobil PHEV  dengan Jarak Tempuh Lebih dari 1.000 KM

Pilihan Mobil PHEV dengan Jarak Tempuh Lebih dari 1.000 KM

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:04 WIB

Motul Hadirkan Standar Baru Pelumas Motor 2 Tak Minim Asap

Motul Hadirkan Standar Baru Pelumas Motor 2 Tak Minim Asap

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:52 WIB

Nabrak pas Naik BYD? Perusahaan Siap Tanggung Kerugian, tapi Begini Syaratnya

Nabrak pas Naik BYD? Perusahaan Siap Tanggung Kerugian, tapi Begini Syaratnya

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:49 WIB

Motor Listrik Yadea Tempuh Ratusan Kilometer Dalam Sekali Cas dengan Rute Bandung - Bogor

Motor Listrik Yadea Tempuh Ratusan Kilometer Dalam Sekali Cas dengan Rute Bandung - Bogor

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 16:05 WIB

Sukses Jualan EV, BYD Kini Kembangkan Robot Humanoid

Sukses Jualan EV, BYD Kini Kembangkan Robot Humanoid

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:31 WIB

Mobil Listrik China Makin Obesitas Baterai Besar Jadi Tantangan Baru Industri Otomotif

Mobil Listrik China Makin Obesitas Baterai Besar Jadi Tantangan Baru Industri Otomotif

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:29 WIB

Xiaomi Merugi akibat Jualan Mobil Listrik, Kenapa?

Xiaomi Merugi akibat Jualan Mobil Listrik, Kenapa?

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10 WIB

Skandal Motor MBG Era Dadan Hindayana: Bertampang Sangar tapi Website Resminya Berisi Lorem Ipsum

Skandal Motor MBG Era Dadan Hindayana: Bertampang Sangar tapi Website Resminya Berisi Lorem Ipsum

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:01 WIB