Benarkah Minyak Kayu Putih Bikin Irit Bensin?

Poptren Suara.Com
Jum'at, 30 September 2022 | 20:25 WIB
Benarkah Minyak Kayu Putih Bikin Irit Bensin?
Ilustrasi minyak kayu putih campur bensin (Aong/MOTOR Plus-online)

Poptren.suara.com - PT Pertamina menaikkan harga Pertalite dari Rp 7.650 menjadi Rp 10.000 per liter, terhitung sejak tanggal 3 September 2022. Sebuah karya ilmiah beberapa waktu yang lalu sempat menghebohkan karena karya tulis tersebut menyebutkan bahwa minyak kayu putih bisa membuat irit pemakaian BBM.

Karena itu, banyak pihak yang penasaran, apa benar mencampur bensin dengan minyak kayu putih membuat irit. Apabila benar, tidak menutup kemungkinan bisa dimanfaatkan untuk meng 'akali' bahan bakar jenis Pertamax.

Dr. Tri Yuswidjajanto Zaenuri, ahli konversi energi Fakultas Teknik dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (ITB) membeberkan fakta bahwa jika mencampur minyak kayu putih sebagai aditif BBM, justru akan membuat performa mesin menjadi menurun. "Minyak kayu putih memang sudah lama memiliki isu meningkatkan oktan dan bikin irit. Tapi karakternya yang kesat berpotensi mengurangi lubricity bahan bakar," ujar Dr. Yus

"Jadi kalau saya lihat kemungkinan malah mengurangi kemampuan bahan bakar untuk melumasi jika digunakan jangka panjang," sambungnya.

Mencampur minyak kayu putih pada BBM hanya memberikan sensasi irit dan performa yang sifatnya sesaat, pendapat Yus. "Sebenarnya efeknya kecil, jadi orang itu hanya tersugesti bahwa saya menggunakan itu (minyak kayu putih) menjadi lebih enak," jelas Dr. Yus.

Karya ilmiah yang menuliskan penggunaan minyak kayu putih sebagai bahan aditif BBM ditulis oleh satu satu mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Islam Malang, dengan judul  'Pengaruh campuran minyak kayu putih pada Pertalite terhadap kinerja motor bensin Honda Supra X 125 R'.

Di dalamnya dijelaskan, bahwa dengan menambahkan zat aditif minyak kayu putih sebesar empat ml dalam satu liter bensin, maka akan dapat menaikkan performa motor dan menurunkan konsumsi bahan bakar.

Namun untuk membuktikannya, masih perlu adanya penelitian jangka panjang.

"Saya cari belum ada penelitian itu untuk jarak tempuh panjang, jadi paling tidak tiga kali penggantian oli," ungkap Yus.

Baca Juga: Serahkan Santunan, Satlantas Datangi Setiap Rumah Keluarga Korban Kecelakaan Maut Truk Tangki BBM

"Tapi apakah dalam jangka panjang akan irit, kalau menyebabkan keausan pada mesin justru setelah tiga kali ganti oli akan turun artinya mesin kendaraan kita akan lebih cepat aus," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI