Dirikan BijakObat, David Wijaya Ingin Bangkitkan Peran Farmasis dan Apoteker di Tengah Masyarakat

Ferry Noviandi Suara.Com
Minggu, 30 Januari 2022 | 03:40 WIB
Dirikan BijakObat, David Wijaya Ingin Bangkitkan Peran Farmasis dan Apoteker di Tengah Masyarakat
David Wijaya [Instagram]

Suara.com - Selain dokter dan perawat, farmasis dan apoteker juga sangat berperan penting dalam membantu masyarakat melawan pandemi Covid-19. Namun sayangnya, peran farmasis banyak yang kurang dipahami masyarakat, malah cenderung diabaikan.

Padahal, farmasis dan apoteker bisa membantu masyarakat dalam memberikan informasi seputar obat-obatan. Atas kegelisahannya ini, influencer David Wijaya menggagas BijakObat. Tujuannya adalah untuk membangkitkan peran farmasis di tengah masyarakat. 

David Wijaya [Instagram]
David Wijaya [Instagram]

Selain influencer David Wijaya, memiliki latar belakang pendidikan Apoteker Institut Teknologi Bandung (ITB). Sebelum membuat BijakObat, ia juga sudah mendirikan Youth Ranger Indonesia, organisasi yang bergerak di bidang pengembangan potensi pemuda.

"Saya sendiri merasakan menemukan banyak hal setelah aktif di organisasi. Sementara di BijakObat, sebagai apoteker, saya melihat banyak masyarakat mau konsultasi masih ragu atau takut, mau telemedicine juga belum bisa, sulit menjangkau, maka dipermudah lewat DM Instagram saja," kata David Wijaya.

Melalui akun Instagram @bijakobat.id, David Wijaya memberikan edukasi seputar obat, konseling seputar penyakit, termasuk Covid-19. Hingga kini terkerah 30 orang di balik akun tersebut, terdiri dari apoteker dan nonapoteker.

David Wijaya [Instagram]
David Wijaya [Instagram]

"Saya menemukan ada pasien yang tidak meminum obat secara rutin, dan dia tidak mengungkapkan ke nakes lain. Ketika bisa bercerita kekhawatiran dan kesulitan dia yang tidak diungkapkan, hanya ke saya, luar biasa sekali rasanya," ucap David Wijaya.

Selain ingin membantu masyarakat agar lebih mudah berkonsultasi tentang obat, David Wijaya juga berharap para farmasis atau apoteker bisa lebih berinteraksi dengan masyarakat.

"Tapi di lapangan kadang dianggap belum setara tenaga kesehatan lain. Karena itu saya buat BijakObat juga untuk 'menampar' para farmasis agar lebih berinteraksi dengan masyarakat. Pokoknya kalau ingat ibat, ingat apoteker," tutur David Wijaya.

Baca Juga: Indeks Pemeringkat Saintifik Dunia Tempatkan Farmakolog Molekuler Dexa Group Jadi Saintis Peringkat 1

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI