Rutan Banyumas Gagalkan Penyeludupan Obat Psikotropika, Begini Modusnya

Purwokerto | Suara.com

Kamis, 22 September 2022 | 19:27 WIB
Rutan Banyumas Gagalkan Penyeludupan Obat Psikotropika, Begini Modusnya
Petugas Rutan Banyumas dan Kepolisian Banyumas menunjukkan barang bukti obat psikotropika yang coba diselundupkan ke dalam rutan Banyumas, beberapa hari yang lalu. (Dok. Rutan Banyumas)

PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Peredaran obat terlarang di rumah tahanan (Rutan) Banyumas masih terus teejadi. Terbaru petugas rutan menggagalkan upaya peredaran obat psikotropika ke dalam rutan Banyumas.

Sabariman, Petugas Rutan Banyumas, adalah orang pertama yang memergoki upaya penyeludupan obat terlarang itu. Ia berhasil menangkap pelaku pelemparan paket yang berisi obat, Kamis 22 September 2022 siang di Area luar sisi utara Rutan Banyumas.

Saat itu Sabariman tengah beraktivitas di halaman belakang Rumah Dinas kemudian melihat pelaku IF (21) berjalan mendekati tembok Rutan.

IF terlihat melemparkan sesuatu ke arah dalam rutan. Sontak Sabariman menanyakan pelaku namun pelaku langsung berbalik arah dan berlari kearah jalan sekitar Alun-alun Banyumas.

"Saya sedang bersih-besih di sekitar rumah dinas, saya tegur kok lari, langsung saya kejar sampai kena di depan kantor PU," ujar Sabariman.

Pelaku IF ditangkap kemudian langsung dibawa ke dalam Rutan untuk diamankan dan Petugas lansung berkoordinasi dengan Petugas Polsek Banyumas.

Kemudian petugas menyisir Area Brandgang dan Bengkel kerja. Petugas  menemukan bungkusan yang diduga dilempar pelaku IF di Atap Bengkel Kerja.

Di hadapan Petugas Polsek dan Rutan, paket tersebut dibuka dan berisi 210 butir Tharmadol dan 210 butir Heximer.

Berikutnya Kepala Rutan Banyumas, Agung Nurbani menyerahkan pelaku dan barang bukti kepada Kanit Reskrim Polsek Banyumas, Budi Apriawan.

"Kami serahkan pelaku berikut barang bukti yang ada kepad polsek banyumas untuk pemeriksaan lebih lanjut," ucap Agung.

Dari pengakuan pelaku, obat-obatan tersebut dipesan oleh salah satu warga binaan pemasyarakatan Rutan Banyumas berinisal DF dan DS yang merupakan Narapidana Kasus Narkotika.

Sebagai tindak lanjut kasus ini, Karutan Banyumas Agung Nurbani memerintahkan untuk tes urin kepada 11 Narapidana yang menepati satu sel dengan pemesan.

"Kami kembangkan informasinya dari oknum pemesan, kemudian cek urine bagi pemesan dan rekan satu kamar ada 11 warga binaan pemasyarakatan," ujar Agung.
 
"Kami sampaikan terima kasih kepada Polsek Banyumas dan jajaran yang telah merespon dengan cepat untuk menuju TKP, dan kami akan usulkan penghargaan kepada petugas yang telah berhasil menggagalkan peredaran obat dalam Rutan," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diduga Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Banyumas Ditangkap Polisi

Diduga Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Banyumas Ditangkap Polisi

| Kamis, 22 September 2022 | 16:55 WIB

Tega! Anak Disabilitas Mental  di Banyumas Jadi Sasaran Pemerkosaan 9 Orang Tetangganya

Tega! Anak Disabilitas Mental di Banyumas Jadi Sasaran Pemerkosaan 9 Orang Tetangganya

| Kamis, 22 September 2022 | 15:02 WIB

Rekomendasi Tiga Tempat Ziarah Makam di Banyumas

Rekomendasi Tiga Tempat Ziarah Makam di Banyumas

| Kamis, 22 September 2022 | 13:55 WIB

Terlalu! Anak Disabilitas Mental Dirudapaksa Hingga Hamil di Banyumas, Pelaku 9 Orang

Terlalu! Anak Disabilitas Mental Dirudapaksa Hingga Hamil di Banyumas, Pelaku 9 Orang

| Kamis, 22 September 2022 | 07:46 WIB

Terkini

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Pesan Haru Lionel Messi Agar Neymar Kembali Jadi Tulang Punggung Brasil di Piala Dunia 2026

Pesan Haru Lionel Messi Agar Neymar Kembali Jadi Tulang Punggung Brasil di Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Bukan Cinta Biasa: Pelajaran Hidup tentang 'Tumbuh Bersama' dari Film Shaka Oh Shaka

Bukan Cinta Biasa: Pelajaran Hidup tentang 'Tumbuh Bersama' dari Film Shaka Oh Shaka

Your Say | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Disoraki Publik Anfield, Arne Slot Ungkap Alasan Ganti Rio Ngumoha di Laga Liverpool Vs Chelsea

Disoraki Publik Anfield, Arne Slot Ungkap Alasan Ganti Rio Ngumoha di Laga Liverpool Vs Chelsea

Bola | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:04 WIB

Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Ranking FIFA Timnas Indonesia Kalah Jauh dari Jepang hingga Qatar

Masuk Grup Neraka Piala Asia 2027, Ranking FIFA Timnas Indonesia Kalah Jauh dari Jepang hingga Qatar

Bola | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:04 WIB

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:03 WIB

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:02 WIB

Menuju Java Jazz Festival 2026 di NICE PIK Kini Lebih Mudah, Ada Shuttle dari Jakarta dan Sekitarnya

Menuju Java Jazz Festival 2026 di NICE PIK Kini Lebih Mudah, Ada Shuttle dari Jakarta dan Sekitarnya

Entertainment | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:00 WIB

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:53 WIB

Fenomena Food Noise yang Bikin Indonesia Peringkat ke-3 di Asia Tenggara

Fenomena Food Noise yang Bikin Indonesia Peringkat ke-3 di Asia Tenggara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:52 WIB