Pada 2008, ia menjabat sebagai Kasubditmin Regident Ditlantas Polda Jawa Tengah. Kariernya kain menanjak saat dipilih Jusuf Kalla (2014) kala menjadi Wakil Presiden, untuk menjadi ajudannya.
Jusuf Kalla sendiri yang memilih dan mempercayaakan tugas itu pada Irjen Teddy Minahasa, saat itu masih berpangkat Kombes Pol untuk menjadi ajudannya. Pada saat yang sama, Listyo Sigit Prabowo dipercaya menjadi ajudan Presiden Jokowi.
Atas prestasinya, Teddy Minahasa mendapatkan penghargaan salah satunya adalah mendapatkan penghargaan Seroja Wibawa Nugraha. Penghargaan lulusan terbaik ini didapat dari Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXI-TA 2017 oleh Lemhanas RI.
Irjen Teddy Minahasa juga menerima tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya. Penghargaan yang diberikan atas jasanya memajukan dan mengembangkan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Beberapa kasus besar pun pernah di tangani pria kelahiran 23 November 1970 ini.
Dikutip dari Suara.com, Teddy Minahasa memiliki peran dalam pengungkapan kasus jaringan judi online 303. Kasus yang menyeret mantan Kadiv Propam Mabes Polri sekaligus tersangka kasus polisi tembak polisi, Ferdy Sambo.
Kasus jaringan judi online itu berhasil diungkap oleh Irjen Teddy dengan total 124 kasus dan jumlah tersangka yang terlibat sebanyak 226 orang.
Riwayat Jabatan Irjen Teddy Minahasa
Berikut riwayat jabatan Teddy Minahasa:
Baca Juga: Tim Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan Rampungkan Tugas, Apa Hasilnya?
· Kasubditmin Regident Ditlantas Polda Jawa Tengah (2008)
· Kabidregident Ditlantas Polda Metro Jaya
· Kapolres Malang Kota (2011)
· Kasubbagjiansisops Bagjiansis Rojianstra Sops Polri (2013)
· Kaden C Ropaminal Divpropam Polri (2013)
· Ajudan Wapres RI (2014)