Jalani Klasifikasi, Jumlah Peserta Asian Para Games Bisa Berubah

Rizki Nurmansyah | Arief Apriadi | Suara.com

Selasa, 02 Oktober 2018 | 11:21 WIB
Jalani Klasifikasi, Jumlah Peserta Asian Para Games Bisa Berubah
Suasana pawai obor Asian Para Games 2018 ketika melintas di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Minggu (30/9). [Suara.com/Oke Dwi Atmaja]

Suara.com - Sebelum turun berlaga di Asian Para Games 2018, para kontestan diwajibkan terlebih dahulu mengikuti tahap klasifikasi untuk menentukan jenis disabilitas. Tahapan ini dimulai hari ini, Selasa (2/10/2018) hingga Jumat (5/10/2018) mendatang.

Menurut Direktur Klasifikasi Panitia Pelaksana Asian Para Games 2018 (INAPGOC), dr. Christofer Muliadi, proses klasifikasi merupakan persyaratan wajib bagi para atlet sebelum berlaga nanti.

Karena itu, kata Christofer, jumlah atlet yang terdaftar saat ini masih bisa berubah setelah tahapan klasifikasi disabilitas selesai.

"Seluruh proses klasifikasi akan selesai tanggal 5 Oktober. Inilah perbedaan antara Asian Games dan Asian Para Games. Jumlah atlet masih dapat berubah setelah klasifikasi," ungkap Christofer dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Selasa (2/10/2018).

Dalam Asian Para Games 2018, INAPGOC menyebut setiap atlet akan dikelompokkan menjadi tiga, yaitu Physical Impairment (PI) untuk atlet disabilitas daksa, Visual Impairment (VI) bagi atlet disabilitas netra, dan Intellectual Impairment (II) untuk atlet disabilitas intelektual.

Hal itu dilakukan dengan tujuan untuk mengelompokkan para atlet berdasarkan jenis dan tingkat disabilitasnya.

Hasil klasifikasi nantinya akan menentukan nomor pertandingan dan jumlah atlet untuk menjadi dasar dalam mengatur jadwal pertandingan Asian Para Games 2018.

INAPGOC sendiri mendatangkan 91 classifier bersertifikasi internasional. Mereka akan mengklasifikasi atlet di venue masing-masing cabang olahraga atau tempat-tempat yang telah ditentukan bagi beberapa cabor.

Namun, khusus untuk klasifikasi Visual Impairment (VI) semua cabang olahraga, akan berlangsung di Wisma Para Atlet, Kemayoran.

Sebagai informasi, meski terdapat tahapan klasifikasi disabilitas, tak semua atlet harus menjalani proses tersebut.

Sebab, dari tiga identitas atlet Asian Para Games 2018, yakni Confirmed (C), Review (R), dan New (N), hanya pemilik identitas R dan N yang menjalani klasifikasi.

Atlet yang memiliki identitas R akan dilihat masa berlakunya untuk menentukan apakah perlu diklasifikasi ulang atau tidak. Sedangkan atlet beridentitas N wajib mengikuti klasifikasi.

"Klasifikasi dilakukan di masing-masing venue sesuai lokasi pertandingan tiap cabor, kecuali para atletik, para powerlifting, goal ball dan judo," jelas Christofer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

Kisah Tika, Pejuang Disabilitas yang Akhirnya Temukan 'Rumah' di Pabrik Rokok HS

Kisah Tika, Pejuang Disabilitas yang Akhirnya Temukan 'Rumah' di Pabrik Rokok HS

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 16:00 WIB

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Kisah Para Peserta Disabilitas di Mudik Gratis BUMN 2026: Kami Bahagia

Kisah Para Peserta Disabilitas di Mudik Gratis BUMN 2026: Kami Bahagia

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:49 WIB

Guru SLB di Yogyakarta Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Siswi Disabilitas

Guru SLB di Yogyakarta Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Siswi Disabilitas

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 22:00 WIB

MK Putuskan Penyakit Kronis Masuk Kategori Disabilitas, Kabar Baik Bagi Pejuang Autoimun dan Saraf

MK Putuskan Penyakit Kronis Masuk Kategori Disabilitas, Kabar Baik Bagi Pejuang Autoimun dan Saraf

News | Senin, 02 Maret 2026 | 19:10 WIB

Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos

Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 20:09 WIB

Viral Hasna dan Hasni, Kembar Tunarungu yang Resmi Direkrut Retail Ternama

Viral Hasna dan Hasni, Kembar Tunarungu yang Resmi Direkrut Retail Ternama

Entertainment | Jum'at, 27 Februari 2026 | 08:14 WIB

Kisah Perjalanan YouthID: Saat Anak Muda Menembus Batas, Mendengar Suara Disabilitas di Aceh

Kisah Perjalanan YouthID: Saat Anak Muda Menembus Batas, Mendengar Suara Disabilitas di Aceh

Your Say | Rabu, 25 Februari 2026 | 19:10 WIB

Ruang Publik yang Belum Ramah untuk Semua: Siapa yang Akhirnya Disingkirkan?

Ruang Publik yang Belum Ramah untuk Semua: Siapa yang Akhirnya Disingkirkan?

Your Say | Kamis, 12 Februari 2026 | 11:11 WIB

Terkini

Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain

Debut Pelatih di Thomas Cup 2026, Hendra Setiawan Akui Lebih Pusing Daripada Jadi Pemain

Sport | Jum'at, 17 April 2026 | 13:43 WIB

Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0

Final Four Priloga 2026: Jakarta Lavani Kalahkan Surabaya Samator 3-0

Sport | Jum'at, 17 April 2026 | 06:56 WIB

Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026

Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026

Sport | Jum'at, 17 April 2026 | 00:00 WIB

Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross

Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross

Sport | Kamis, 16 April 2026 | 19:16 WIB

Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua

Final Four Proliga 2026: LavAni Butuh Kemenangan Atas Bhayangkara untuk Juarai Putaran Kedua

Sport | Kamis, 16 April 2026 | 19:16 WIB

Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal

Musda Perbasi Jabar Diulang? Epriyanto Kasmuri Bingung, DPP Dituding Bikin Keputusan Janggal

Sport | Kamis, 16 April 2026 | 15:42 WIB

Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026

Satria Muda Datangkan Dua Pemain Asing Baru, Bidik Juara IBL 2026

Sport | Kamis, 16 April 2026 | 14:14 WIB

Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand

Ikuti Kejuaraan Internasional, Riders Pushbike Asal Sleman Raih Podium 1 di Thailand

Sport | Kamis, 16 April 2026 | 12:53 WIB

Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!

Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!

Sport | Kamis, 16 April 2026 | 10:34 WIB

Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas

Misi Cetak Karateka Dunia, PP ASKI Tingkatkan Kualitas Pembinaan hingga Wasit Jelang Kejurnas

Sport | Kamis, 16 April 2026 | 07:09 WIB