Zohri Gagal Melejit di Kejuaraan Dunia 2019, Ini Penjelasan Pelatih

Rizki Nurmansyah, Arief Apriadi

Rabu, 02 Oktober 2019 | 18:21 WIB
Zohri Gagal Melejit di Kejuaraan Dunia 2019, Ini Penjelasan Pelatih
Pelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri (tengah) menyentuh garis finis saat babak penyisihan Lari 100 meter Putra Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Sabtu (25/8). [Antara/INASGOC/Andika Wahyu]

Suara.com - Sprinter muda Indonesia, Lalu Muhammad Zohri gagal tampil melejit di Kejuaraan Dunia Atletik 2019. Zohri langsung terhenti di babak penyisihan yang berlangsung di Doha, Qatar, Jumat (27/9/2019) lalu.

Tampil di nomor 100 meter putra, Zohri yang turun pada heat 6 hanya mampu mencatatkan waktu 10,36 detik di Khalifa International Stadium.

Hasil itu membuat sprinter kelahiran Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat itu hanya mampu finis di urutan keenam.

Secara keseluruhan, Zohri menduduki peringkat 35 dari 48 sprinter yang berlaga di babak pertama.

Sementara itu, hanya peserta urutan 1-24 yang berhak lolos ke semifinal.

Hasil heat 6 lomba lari 100 meter putra Kejuaraan Dunia Atletik 2019 di Stadion Internasional Khalifa, Doha, Qatar pada, Jumat (27/9/2019) malam WIB. [Dok. PASI]
Hasil heat 6 lomba lari 100 meter putra Kejuaraan Dunia Atletik 2019 di Stadion Internasional Khalifa, Doha, Qatar pada, Jumat (27/9/2019) malam WIB. [Dok. PASI]

Pelatih Lari Jarak Pendek PB PASI, Eni Nuraeni menjelaskan, ada banyak faktor yang membuat anak didiknya itu tampil kurang cemerlang di Kejuaraan Dunia Atletik 2019.

Terlepas dari peringkat yang didudukinya, catatan waktu 10,36 detik bisa disebut sebuah kemunduran bagi Zohri.

Pasalnya, peraih medali perak nomor estafet 4x100 meter putra Asian Games 2018 itu sempat mencatatkan waktu impresif yakni 10,03 detik yang membuatnya berhak lolos ke Olimpaide 2020.

"Sebetulnya nomor satu faktor cuaca dan transportasi agak kurang memuaskan, dari hotel mau ke tempat lomba tidak tepat waktu, sampai terlambat 45 menit," ujar Eni saat dihubungi wartawan, Rabu (2/10/2019).

baca juga

"Padahal kami sudah membuat jadwal agar sampai di tempat lomba dua jam sebelum, jadinya kami terlamat. Itu memengaruhi untuk pemanasan, terburu-buru. Atlet lain juga banyak yang mengalami hal begitu. Bahkan ada yang sampai didiskualifikasi karena terlambat," sambungnya.

Sprinter muda andalan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri (kiri) dan sang pelatih Eni Nuraeni. [Dok. PB PASI]
Sprinter muda andalan Indonesia, Lalu Muhammad Zohri (kiri) dan sang pelatih Eni Nuraeni. [Dok. PB PASI]

Selain faktor non-teknis, Eni tak menampik Zohri tampil kurang maksimal di Doha.

Sprinter berjuluk Bocah Ajaib dari Lombok itu masih bermasalah dengan teknik start, sehingga tertinggal jauh dari pelari lainnya.

"Dari start saja sudah terlambat, dilihat dari reaksi start lebih jelek dari sebelum-sebelumnya. Dia ketinggalan dari lawannya, dia jadi agak grogi dan tidak fokus. Karena tidak fokus itu tekniknya jadi tidak benar. Dari awalnya sudah tidak sempurna," beber Eni.

Eni tak 100 persen menyalahkan Zohri atas kegagalan tersebut. Salah satu faktor lain yang disebut Eni sangat memengaruhi performa anak latihnya itu adalah perihal cuaca.

Pelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri (tengah) berlari memacu langkahnya ke garis finis pada kualifikasi nomor lari 100 m putra grup C Asian Games 2018 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (25/8). [Antara/INASGOC/M Agung Rajasa]
Pelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri (tengah) berlari memacu langkahnya ke garis finis pada kualifikasi nomor lari 100 m putra grup C Asian Games 2018 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (25/8). [Antara/INASGOC/M Agung Rajasa]

Cuaca di Khalifa International Stadium disebut Eni terbilang ekstrim. Saat Zohri melakukan pemanasan pada sore hari, suhu di venue masih sangat panas.

Namun, ketika perlombaan berlangsung, suhu di stadion menurun hingga menyentuh 15-18 derajat celcius.

"Sebetulnya prediksi tim pelatih harusnya Zohri bisa mencatatkan waktu dikisaran 10,20 detik, jadi bisa masuk ke babak selanjutnya. Cuma karena pengaruh cuaca dan transportasi ini," tutur Eni.

"Zohri mengatakan saat pemanasan sekian menit dadanya terasa pengap. Jadi kelembabannya sangat tinggi sekali, dan mungkin dia belum pernah mengalami kondisi seperti itu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perluas Regenerasi Atlet Atletik, MAC Seri 1 2026 Sukses Jaring 2.270 Peserta

Perluas Regenerasi Atlet Atletik, MAC Seri 1 2026 Sukses Jaring 2.270 Peserta

Sport | Minggu, 19 Juli 2026 | 09:22 WIB

Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo

Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo

Sport | Minggu, 12 April 2026 | 13:05 WIB

World Athletics Luncurkan Kejuaraan Dunia Maraton sebagai Ajang Mandiri Mulai 2030

World Athletics Luncurkan Kejuaraan Dunia Maraton sebagai Ajang Mandiri Mulai 2030

Sport | Rabu, 08 April 2026 | 11:25 WIB

Atletik Indonesia: Zohri dan Odekta Awali Musim di Kejuaraan Asia Indoor 2026

Atletik Indonesia: Zohri dan Odekta Awali Musim di Kejuaraan Asia Indoor 2026

Sport | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:59 WIB

ASEAN Para Games 2025: Para Atletik Indonesia Tak Terbebani Target 25 Emas

ASEAN Para Games 2025: Para Atletik Indonesia Tak Terbebani Target 25 Emas

Sport | Kamis, 15 Januari 2026 | 22:28 WIB

Cedera ACL Masih Membekas, Lalu Muhammad Zohri Persembahkan Medali Perak di SEA Games 2025

Cedera ACL Masih Membekas, Lalu Muhammad Zohri Persembahkan Medali Perak di SEA Games 2025

Sport | Jum'at, 12 Desember 2025 | 06:47 WIB

2.188 Atlet Ikut Kejuaraan Atletik di Kudus, Jadi Wadah PB PASI Dorong Regenerasi

2.188 Atlet Ikut Kejuaraan Atletik di Kudus, Jadi Wadah PB PASI Dorong Regenerasi

Sport | Minggu, 30 November 2025 | 09:58 WIB

Dua Pelari Muda Indonesia Pecah Podium di 200 Meter Kejuaraan Atletik Asia Tenggara 2025

Dua Pelari Muda Indonesia Pecah Podium di 200 Meter Kejuaraan Atletik Asia Tenggara 2025

Foto | Selasa, 18 November 2025 | 07:00 WIB

Kejuaraan Atletik Asia Tenggara, Sumut Catatkan Rekor Baru

Kejuaraan Atletik Asia Tenggara, Sumut Catatkan Rekor Baru

News | Sabtu, 15 November 2025 | 11:54 WIB

Ortuseight Jadi Senjata Baru, Kaki Atlet Triathlon Andy Wibowo Semakin Nyaman

Ortuseight Jadi Senjata Baru, Kaki Atlet Triathlon Andy Wibowo Semakin Nyaman

Sport | Rabu, 29 Oktober 2025 | 21:50 WIB

Terkini

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus

Riau | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:32 WIB

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:27 WIB

BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi

BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Leo/Daniel Jadikan Gelar Juara Taipei Open 2026 Sebagai Kado Ultah

Leo/Daniel Jadikan Gelar Juara Taipei Open 2026 Sebagai Kado Ultah

Sport | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:22 WIB

Anak Petani Banyumas Raih Predikat Lulusan Terbaik IPDN, Presiden Sematkan Tanda Pangkat

Anak Petani Banyumas Raih Predikat Lulusan Terbaik IPDN, Presiden Sematkan Tanda Pangkat

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×