Indonesia Gagal Penuhi Target di Olimpiade Tokyo, Begini Dalih KOI

Arief Apriadi | Suara.com

Jum'at, 13 Agustus 2021 | 10:54 WIB
Indonesia Gagal Penuhi Target di Olimpiade Tokyo, Begini Dalih KOI
Komite Olimpiade Indonesia (KOI) memulangkan para atlet, pelatih, serta ofisial yang tergabung dalam tim Indonesia pascagelaran Olimpiade Tokyo 2020 ke federasi cabang olahraga masing-masing di Kantor KOI, Senayan, Jakarta, Kamis (12/8/2021). (ANTARA/HO/KOI-Naif Al'as)

Suara.com - Tim Indonesia gagal mencapai target peringkat di Olimpiade Tokyo 2020. Komite Olimpiade Indonesia (KOI) atau NOC Indonesia pun berdalih atas kegagalan tersebut.

Indonesia punya target finis di peringkat 40 besar klasemen medali Olimpiade Tokyo 2020. Namun yang terjadi, tim Merah Putih melorot ke peringkat 55 dengan raihan lima medali; satu emas, satu perak, dan tiga perunggu.

Alih-alih mencapai target, hasil yang diraih tim Indonesia di Tokyo 2020 justru lebih buruk dari pencapaian lima tahun lalu. Di Olimpiade Rio 2016, Indonesia duduk di peringkat ke-46 dengan raihan tiga medali; satu emas dan dua perak.

NOC Indonesia pun buka suara terkait kegagalan tersebut. Melalui Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari, mereka berdalih bahwa Olimpiade tak hanya menyoal medali.

Pria yang akrab disapa Okto itu menegaskan Olimpiade bukan hanya perihal menang kalah, tetapi juga soal partisipasi atlet yang mewakili Merah Putih dalam pesta olahraga terbesar di dunia itu.

Menurut Okto, perjalanan seorang atlet untuk lolos kualifikasi Olimpiade bukan perjuangan yang mudah, bahkan mereka harus melalui rangkaian kejuaraan yang panjang hingga dua tahun sebelum Olimpiade dimulai.

“Para atlet yang lolos ke Olimpiade, mereka adalah yang terbaik karena harus melalui proses kualifikasi yang panjang, dua tahun sebelum Olimpiade dimulai. Jadi, jika seorang atlet menempati peringkat ke-10 di Olimpiade, artinya dia termasuk 10 yang terbaik di dunia,” kata Okto dalam keterangan tertulisnya yang diterima pada Jumat (13/8/2021).

“Kami ingin masyarakat tidak hanya sekedar melihat warna medali apakah emas atau bukan emas, melainkan bahwa semua atlet yang lolos kualifikasi ke Olimpiade merupakan pahlawan dan pejuang yang datang untuk menjunjung tinggi nama baik Indonesia di kancah dunia,” ujarnya menambahkan.

Komite Olimpiade Indonesia pada Kamis secara resmi memulangkan para atlet, pelatih, serta ofisial yang tergabung dalam tim Indonesia pascagelaran Olimpiade Tokyo 2020. Mereka telah kembali ke pelatnas dan federasi cabang olahraganya masing-masing.

Para atlet yang dilepas tersebut meliputi rombongan atlet terakhir, termasuk peraih medali di Tokyo, yakni peraih emas Apriyani Rahayu dan Greysia Polii, dan serta perunggu Anthony Sinisuka Ginting, dan Rahmat Erwin Abdullah.

Selain itu, ada pula lifter Nurul Akmal, Alvin Tehupeiory dan Lalu Muhammad Zohri, Praveen Jordan serta Vidya Rafika.

Senada dengan Okto, Rosan P. Roeslani yang sudah mengakhiri tugasnya sebagai Chef de Mission (CdM) tim Indonesia di Olimpiade Tokyo itu mengaku bangga dengan perjuangan para atlet yang mewakili Merah Putih di Olimpiade.

Rosan juga mengungkapkan tugasnya sebagai CdM merupakan suatu pengalaman yang tidak ternilai, dan meskipun banyak tantangan yang harus dilalui, ia menjalaninya dengan penuh suka cita.

“Ini adalah akhir dari amanah yang saya emban dengan penuh rasa sukacita, tentunya ada rasa kebanggaan, bukan hanya saat meraih kita medali," beber Rosan.

"Tetapi ketika kita mengenal lebih dalam dengan para atlet, para patriot olahraga kita, dan kita bisa berbagi pengalaman dan cerita, yang menjadi hal-hal yang tidak akan terlupakan di hidup kita ke depannya,” ucapnya, demikian dilansir dari Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bentuk Apresiasi, Atlet China Peraih Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020 Dapat Limosin

Bentuk Apresiasi, Atlet China Peraih Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020 Dapat Limosin

Otomotif | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 10:42 WIB

Mengandung Bawang, Video Apriyani Sujud Cium Kaki Ayah usai Menang Olimpiade Tokyo

Mengandung Bawang, Video Apriyani Sujud Cium Kaki Ayah usai Menang Olimpiade Tokyo

News | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 10:46 WIB

Greysia / Apriyani Diguyur Bonus Rp5,5 Miliar dari Pemerintah

Greysia / Apriyani Diguyur Bonus Rp5,5 Miliar dari Pemerintah

Sport | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 09:57 WIB

Jokowi Guyur Greysia-Apryiani Bonus Rp5,5 M: Apa Perlu Saya Sebut, Tapi Gak Apa-apa Ya

Jokowi Guyur Greysia-Apryiani Bonus Rp5,5 M: Apa Perlu Saya Sebut, Tapi Gak Apa-apa Ya

News | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 09:52 WIB

Diumumkan Jokowi, Berikut Nominal Bonus Atlet Peraih Medali Olimpiade Tokyo

Diumumkan Jokowi, Berikut Nominal Bonus Atlet Peraih Medali Olimpiade Tokyo

Sport | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 09:36 WIB

Terkini

Tak Hanya Balap, Kiandra Ramadhipa Asah Public Speaking demi Karier Profesional

Tak Hanya Balap, Kiandra Ramadhipa Asah Public Speaking demi Karier Profesional

Sport | Selasa, 28 April 2026 | 21:00 WIB

Piala Thomas 2026: Laga Hidup Mati Indonesia vs Prancis, Wajib Menang Demi Juara Grup

Piala Thomas 2026: Laga Hidup Mati Indonesia vs Prancis, Wajib Menang Demi Juara Grup

Sport | Selasa, 28 April 2026 | 14:16 WIB

Sihir Jerez Kembali Hidup, Alex Marquez Raih Kemenangan Perdana Musim 2026

Sihir Jerez Kembali Hidup, Alex Marquez Raih Kemenangan Perdana Musim 2026

Sport | Senin, 27 April 2026 | 18:25 WIB

PBVSI Panggil 17 Pemain untuk Tiga Kejuaraan Internasional, Ada Debutan

PBVSI Panggil 17 Pemain untuk Tiga Kejuaraan Internasional, Ada Debutan

Sport | Senin, 27 April 2026 | 13:54 WIB

Start dari Posisi 17, Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Spanyol 2026

Start dari Posisi 17, Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Spanyol 2026

Sport | Senin, 27 April 2026 | 11:35 WIB

Pecco Bagnaia Ungkap Alasan Mundur dari MotoGP Spanyol 2026

Pecco Bagnaia Ungkap Alasan Mundur dari MotoGP Spanyol 2026

Sport | Senin, 27 April 2026 | 11:30 WIB

Kiandra Ramadhipa Ungkap Rahasia Manuver Nekat di Lap Terakhir GP Spanyol

Kiandra Ramadhipa Ungkap Rahasia Manuver Nekat di Lap Terakhir GP Spanyol

Sport | Senin, 27 April 2026 | 11:27 WIB

Siapa Kiandra Ramadhipa? Remaja Asal Sleman Taklukkan Sirkuit Jerez Juarai MotoGP Rookies Cup 2026

Siapa Kiandra Ramadhipa? Remaja Asal Sleman Taklukkan Sirkuit Jerez Juarai MotoGP Rookies Cup 2026

Sport | Senin, 27 April 2026 | 11:06 WIB

Bangka Belitung B dan Sulawesi Selatan Juara Kejurnas ORADO 2026

Bangka Belitung B dan Sulawesi Selatan Juara Kejurnas ORADO 2026

Sport | Senin, 27 April 2026 | 10:13 WIB

Aksi Gila Pembalap 16 Tahun Indonesia Asapi Rider Eropa di Sirkuit Jerez Spanyol

Aksi Gila Pembalap 16 Tahun Indonesia Asapi Rider Eropa di Sirkuit Jerez Spanyol

Sport | Senin, 27 April 2026 | 09:11 WIB