Heboh Calon Pendeta di NTT Lakukan Kekerasan Seksual Terhadap 12 Anak

Sukabumi

Senin, 12 September 2022 | 07:55 WIB
Heboh Calon Pendeta di NTT Lakukan Kekerasan Seksual Terhadap 12 Anak
Ilustrasi. (RMOL Jakarta/flickr)

Sukabumi.suara.com - Seorang calon Pendeta GMIT berinisial SAS di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan kekerasan seksual terhadap 12 anak.  

Iptu Yames Jems Mbau selaku Kasat Reskrim Polres Alor memberikan keterangan lebih jelas mengenai kejadian ini.

"Sampai Sabtu (10/9/2022) korban bertambah menjadi 12 orang, setelah 6 orang lainnya memberikan keterangan kepada penyidik," ujarnya.

Sebelumnya terdapat 3 korban yang menyusul melaporkan pelaku. Yaitu MM (19) yang merupakan korban pemerkosaan, RM (16), dan PM (16) merupakan korban di bawah umur yang mengalami pencabulan. 

"Keduanya (RM dan PM) tidak termasuk korban pemerkosaan atau percobaan pencabulan. Tetapi pelaku pernah memeluk dan mengirimkan gambar tidak senonoh kepada korban," jelas Iptu Yames. 

Korban kekerasan seksual SAS memiliki kisaran umur 13 sampai dengan 19 tahun. Polisi sudah menangkap dan menetapkan SAS sebagai tersangka, sembari masih melanjutkan penyelidikan ini. 

Sementara itu Merry Kolimon selaku Ketua Majelis Sinode GMIT  mengatakan, bahwa ia sudah menunda pentabisan menjadi vikaris dalam jabatan pendeta SAS, sebagai sanksi karena telah melakukan kejahatan seksual. 

Majelis Sinode GMIT juga telah memberikan bantuan kepada korban kekerasan seksual dengan memberikan pendampingan psikolog.  

Merry dan Majelis Sinode GMIT tidak merasakan keberatan jika korban dan keluarga korban menempuh jalur hukum dalam menindak kejahatan seksual yang dilakukan tersangka. 

baca juga

Merry juga menambahkan bahwa gereja tidak akan menghalang-halangi proses hukum yang berjalan.

"Kami berharap agar semua pihak turut andil dalam melindungi korban dari kekerasan berlapis," ujarnya. 

Diketahui jika pelaku melakukan aksi pencabulan terhadap perempuan dimulai dari akhir Maret 2021 hingga akhir bulan Mei 2022. Pelaku melakukan pelecehan saat para korban mengikuti Sekolah Minggu di Gereja yang berada di Kabupaten Alor. Lain itu, dalam aksinya SAS diduga merekam dalam bentuk video aksi bejat yang ia lakukan.

Sumber: suara.com.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

12 Orang Jadi Korban Kekerasan Seksual Calon Pendeta di NTT, Komnas Perempuan Desak Penerapan UU TPKS

12 Orang Jadi Korban Kekerasan Seksual Calon Pendeta di NTT, Komnas Perempuan Desak Penerapan UU TPKS

News | Minggu, 11 September 2022 | 15:13 WIB

Korban Kekerasan Seksual Calon Pendeta  Bertambah Jadi 12 Orang

Korban Kekerasan Seksual Calon Pendeta Bertambah Jadi 12 Orang

Sumut | Minggu, 11 September 2022 | 13:44 WIB

Calon Pendeta di NTT Tersangka Kekerasan Seksual, Korban Terus Bertambah

Calon Pendeta di NTT Tersangka Kekerasan Seksual, Korban Terus Bertambah

Batam | Minggu, 11 September 2022 | 11:49 WIB

Terkini

Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?

Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 20:38 WIB

RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus

RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus

News | Senin, 27 Juli 2026 | 20:37 WIB

Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati

Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 20:30 WIB

Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?

Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 20:20 WIB

Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng

Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng

News | Senin, 27 Juli 2026 | 20:20 WIB

Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!

Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 20:14 WIB

Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun

Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 20:11 WIB

Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional

Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 20:10 WIB

Borong Perhiasan di Passion Jewelry, Nasabah BRI Bisa Dapat Cashback hingga Rp5 Juta!

Borong Perhiasan di Passion Jewelry, Nasabah BRI Bisa Dapat Cashback hingga Rp5 Juta!

Bri | Senin, 27 Juli 2026 | 20:08 WIB

Perkuat Lini Serang, Kendal Tornado FC Rekrut Winger Jepang Yushi Yamaya

Perkuat Lini Serang, Kendal Tornado FC Rekrut Winger Jepang Yushi Yamaya

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 20:02 WIB

×