Pencarian Anak SD yang Hanyut di Cisaat Sukabumi Akan Terus Dilanjutkan

Sukabumi Suara.Com
Kamis, 13 Oktober 2022 | 08:05 WIB
Pencarian Anak SD yang Hanyut di Cisaat Sukabumi Akan Terus Dilanjutkan
Pencarian anak anak berusia 7 tahun yang hanyut di selokan perumahan terus dilanjutkan (Sukabumiupdate.com/Riza)

Sukabumi.suara.com - N seorang anak berusia 7 tahun yang merupakan warga Desa Sukamantri, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi pada Rabu (12/10/2022) hanyut terbawa arus air lada selokan yang berada di Perumahan Bumi Cisaat Pratama, sekitar pukul 15.30 WIB. 

Diketahui dari Dindin (34) yang merupakan warga sekitar bahwa sang anak saat itu tengah bermain di selokan, saat air yang ada di selokan sedang deras karena hujan

"Jadi dia pergi bermain dari rumahnya bawa sepeda, terus main di Selokan dekat Perumahan Bumi Cisaat Pratama. Tiba-tiba airnya besar dan menghanyutkan Anak itu,” Dindin menjelaskan.

Dindin mengatakan, saat itu ada tukang ojek yang sempat menolong.  “Sempat mau ditolong sama tukang ojek namun gak ketarik tangannya karena keburu hanyut," ucapnya. 

Tim SAR gabungan melakukan pencarian dimulai dari lokasi sekitar sampai dengan Sungai Cijeruk. Hingga malam tadi sang anak masih belum ditemukan dan masih dalam pencarian. Pencarian pun akan dilanjutkan pada hari ini, Kamis (13/10). 

 "Situasi tidak memungkinkan, maka pencarian distop dulu dan dilanjut besok. Besok [pencarian] akan dimulai jam 7 pagi," kata Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cisaat Imam Ismail. 

Imam mengatakan jika di hari pertama pencarian ia sudah melakukan penyisiran sejauh 3 kilometer. 

"Kita menyisir gorong-gorong yang berada di jalan. Besok pencarian dilanjutkan lagi bersama tim gabungan," jelasnya.

Medi Abdul Hakim selaku Sub Koordinator Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi mengatakan jika pencarian saat ini terkendala oleh cuaca dan lainnya. Sehingga untuk sementara pencarian dihentikan. 

Baca Juga: Rumah Panggung di Cisaat Sukabumi Hangus Terbakar

"Banyak kendala yang kita hadapi karena aliran sungai ini tertutup jembatan, gorong-gorong, tertutup rumah warga sehingga tim kami harus menyusuri sungai dibantu dengan alat-alat," jelasnya.

“Karena di GWK banyak bebatuan jadi dicurigai ada di sana jadi kita bagi-bagi tim. Kami dibantu dari PMI, Sehati dan lain-lain," sambungnya.

Sumber: sukabumiupdate.com 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI