Sejarah Muraham Dijadikan Bulan Pertama Tahun Hijriyah

Tantrum Suara.Com
Jum'at, 29 Juli 2022 | 17:19 WIB
Sejarah Muraham Dijadikan Bulan Pertama Tahun Hijriyah
Perayaan 1 Muharam dengan pawai oncor dan bermain bola api. (Kuniawan Mas'ud) (Suara.com)

TANTRUM - Umar bin Khatab mendapat kiriman surat dari salah satu gubernurnya, yaitu Abu Musa al Asy'ari yang mengadu bahwa beliau kebingungan karena banyak surat Umar yang datang ke beliau tapi tidak ada tanggalnya. 

Hal itu terjadi usai dua tahun setengah menjabat sebagai khalifah, tepatnya pada tahun ke 17 Hijrah.

Dalam rak gubernur terdapat banyak surat yang membuat Abu Musa al Asyari bingung untuk menentukan surat mana yang baru dan mana surat yang lama, mana perintah terbaru dan mana perintah sudah usang. 

Abu Musa al Asyari menyarankan kepada Umar untuk membuat sebuah penanggalan agar tidak terjadi lagi kebingungan di antara gubernur-gubernurnya. 

Mendapat aduan dan tersebut, akhirnya Umar memanggil semua staf dan orang penting untuk berdiskusi merumuskan dan memformulasikan sebuah penanggalan agar tidak lagi ada yang kebingungan. 

Selain itu juga, penanggalan pastinya akan sangat membantul kinerja para staf dan gubernur serta masyarakat luas. 

Surat yang dikirimkan oleh Abu Musa al - Asy'ariy terbukti bisa mengambil perhatian para pejabat istana dan akhirnya mereka berkumpul di hadapan khalifah untuk membahas persoalan kalender ini. 

Dan mereka pun akhirnya bersepakat dengan usulan gubernur untuk membuat kalender.

Setelah berdiskusi dan sepakat bahwa mereka harus memilik standarisasi penanggalan demi kemaslahatan, mereka berselisih dalam menentukan kapan tahun pertama itu dimulai dalam penanggalan mereka. 

Baca Juga: Ardhito Trending di Twitter, Warganet Singgung soal Video Masturbasi

Ada yang mengusulkan tahun pertama dimulai di tahun Gajah, dimana Nabi Muhammad SAW lahir. Ada juga yang mengusulkan di tahun wafatnya Nabi Muhammad SAW. 

Dan tidak sedikit yang mengusulkan di tahun Nabi Muhammad SAW diangkat menjadi Rasul dimana wahyu pertama turun. Dan juga opsi di tahun hijrahnya Nabi Muhammad SAW ke Madinah. 

Dari empat opsi ini, akhirnya Umar memutuskan untuk memulai tahun di tahun hijrahnya Nabi dari Makkah ke Madinah atas usulan dan rekomendasi Utsman dan Ali.

Umar tidak memilih tahun kelahiran dan tahun diangkatnya Nabi Muhammad SAW menjadi Rasul. 

Karena memang ketika itu juga mereka masih berselisih tentang waktu kapan tepatnya Nabi Muhammad SAW lahir dan kapan wahyu pertama turun. 

Sedangkan tahun wafatnya, Umar menolak menjadikannya permulaan tahun karena di tahun tersebut banyak kesedihan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI