TANTRUM - Vaksin cacar monyet (monkeypox) yang sudah dipesan oleh Indonesia sebanyak 2000 dosis dari perusahaan bioteknologi Bavarian Nordic, Denmark diperkirakan akan segera tiba.
Disampaikan langsung oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin. Namun, Budi Gunadi tidak memberikan secara spesifik kapan vaksin cacar monyet akan tiba, apakah bulan ini atau berikutnya.
Dilansir dari fimela.com, Jumat, 23 Septemebr 2022, Budi Gunadi Sadikin kembali menegaskan vaksin cacar monyet dikonfirmasi hanya tersedia dalam jumlah terbatas dan hanya diberikan kepada kelompok orang yang berisiko terpapar virus cacar monyet.
Vaksin cacar monyet Imvamune dengan platform live-attenuated dari virus yang dilemahkan tersebut akan diimpor oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dari Bavarian Nordick Denmark.
Vaksin cacar monyet JYNNEOS yang diproduksi oleh Bavarian Nordic Denmark diketahui memiliki sebutan lain yang juga dikenal sebagai Imvamune atau Imvanex.
Hal ini menurut informasi dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat (AS).
Lucia Rizka Andalusia, selaku Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan kemenkes RI menambahkan, bahwa vaksin cacar monyet yang akan datang nanti akan segera dikerahkan, artinya dapat disuntikkan ke masyarakat yang rentan.
Lucia juga menjelaskan Kemenkes sudah memesan 2000 dosis vaksin cacar monyet dan sudah mempunyai kontrak dengan perusahaan Bavarian Nordic. Ia juga mengharapkan vaksin cacar monyet tahun ini sudah bisa dipakai.
Vaksin cacar monyet (monkeypox) saat ini memiliki sasaran tertentu untuk vaksinasi, orang-orang yang akan menjadi sasaran vaksin ini, menurut epidemiologi adalah orang-orang yang berisiko tinggi, sehingga memerlukan vaksinasi.
Baca Juga: Garuda Diperkirakan Mulai Cetak Laba Mulai Tahun 2022 Ini
Untuk penyuntikan vaksin sendiri bukan untuk yang sudah terdiagnosis positif monkeypox, melainkan seseorang yang belum terdiagnosis monkeypox.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan mereka yang berisiko menerima vaksin cacar monyet adalah orang dengan daya tahan tubuh yang lemah.
Dikarenakan jumlah vaksin yang restriktif, sehingga akan diberikan secara terbatas pada orang yang daya tahan tubuhnya lemah atau immunocompromised.
Pada tahun 1980 sudah ada yang mendapatkan vaksin cacar atau smallpox, namun tidak semua atau hanya sebagian masyarakat Indonesia yang mendapatkannya.
Adapun kandidat untuk vaksin cacar monyet (monkeypox) yang diinformasikan dan dihimpun oleh Bio Farma, yaitu:
Imvamune Bavarian Nordick Denmark