Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Menurun

Tantrum | Suara.com

Sabtu, 25 Maret 2023 | 09:57 WIB
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Menurun
Ilustrasi kemacetan, daftar gerbang tol rawan macet mudik 2022 (Pexels) (suara.com)

TANTRUM - Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) memproyeksikan ekonomi Indonesia tetap kuat dan tumbuh lima persen pada tahun 2023.

"Pemulihan yang lebih cepat di Tiongkok atau meredanya tekanan inflasi global dapat memperkuat permintaan ekspor Indonesia," kata Asisten Direktur Departemen Western Hemisphere IMF Cheng Hoon Lim.

Meski demikian, ia menuturkan terdapat beberapa tantangan yang harus diperhatikan seperti pengetatan kondisi keuangan global secara tiba-tiba atau perlambatan global yang melemahkan neraca perdagangan dapat menekan rupiah.

Selain itu, intensifikasi ketegangan geopolitik dapat mengganggu rantai pasokan dan memperkuat tekanan inflasi. Harga komoditas dunia saat ini juga telah kembali normal di tengah pengaturan kebijakan yang lebih ketat.

Dengan begitu, Lim mengungkapkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini sedikit menurun dari capaian tahun 2022 sebesar 5,3 persen (yoy) lantaran didukung oleh harga yang tinggi untuk sebagian besar ekspor komoditas Indonesia.

“Kebijakan Indonesia yang masuk akal, berwawasan ke depan, dan terkoordinasi dengan baik membantunya menutup lingkungan global yang sangat menantang di tahun 2022 dengan pertumbuhan yang sehat, penurunan inflasi, dan sistem keuangan yang stabil dan menguntungkan," ungkapnya.

Ia menilai capaian tersebut juga tak terlepas dari langkah otoritas Indonesia yang menggunakan ruang kebijakan moneter dan fiskal secara fleksibel untuk memperlancar penyesuaian ekonomi terhadap guncangan global yang signifikan. Hal tersebut membuat ekonomi Indonesia berada di posisi baik untuk pertumbuhan yang kuat dan inklusif secara berkelanjutan.

Pemerintah Indonesia, menurut Lim, juga telah berhasil menekan defisit anggaran 2022 ke bawah level 3 persen dari produk domestik bruto (PDB), yakni tepatnya di level 2,4 persen PDB, satu tahun lebih cepat dari jadwal.

Harga komoditas yang tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang kuat serta Undang-Undang Harmonisasi Pajak yang baru membantu meningkatkan penerimaan pajak.

Kenaikan harga bahan bakar yang tepat waktu pada bulan September 2022 turut membantu membendung tagihan subsidi yang meningkat.

"Ke depan, kebijakan fiskal pada tahun 2023 harus tetap netral secara luas, sehingga memungkinkan Indonesia untuk terus memenuhi kebutuhan pembangunannya dengan tetap menjaga kredibilitas kebijakan," ujar Lim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wamenkeu Yakin Hilirisasi Jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru Bagi RI

Wamenkeu Yakin Hilirisasi Jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru Bagi RI

Bisnis | Kamis, 23 Maret 2023 | 16:44 WIB

Posisi Utang Pemerintah Saat Ini Dinilai Tak Masuk Akal

Posisi Utang Pemerintah Saat Ini Dinilai Tak Masuk Akal

Bisnis | Selasa, 21 Maret 2023 | 09:51 WIB

Jokowi: Alhamdulillah Pertumbuhan Ekonomi Kita Tumbuh 5,3%, Negara Lain Masih Terpuruk

Jokowi: Alhamdulillah Pertumbuhan Ekonomi Kita Tumbuh 5,3%, Negara Lain Masih Terpuruk

Bisnis | Jum'at, 17 Maret 2023 | 17:02 WIB

Terkini

Wall Street Masih Terbang Setelah Trump Pede Bisa Damai dengan Iran

Wall Street Masih Terbang Setelah Trump Pede Bisa Damai dengan Iran

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:01 WIB

LE SSERAFIM Comeback dengan Album Penuh Kedua PUREFLOW Pt.1 Setelah 3 Tahun

LE SSERAFIM Comeback dengan Album Penuh Kedua PUREFLOW Pt.1 Setelah 3 Tahun

Your Say | Selasa, 14 April 2026 | 08:00 WIB

Lamine Yamal Janji Barcelona Berjuang Habis-habisan Lawan Atletico Madrid

Lamine Yamal Janji Barcelona Berjuang Habis-habisan Lawan Atletico Madrid

Bola | Selasa, 14 April 2026 | 07:57 WIB

Cedera Lutut, Musim Cristian Romero Terancam Berakhir Lebih Cepat

Cedera Lutut, Musim Cristian Romero Terancam Berakhir Lebih Cepat

Bola | Selasa, 14 April 2026 | 07:54 WIB

Cetak Brace di Laga Debut, Ini Kata Kapten Timnas Indonesia U-17 Usai Hajar Timor Leste

Cetak Brace di Laga Debut, Ini Kata Kapten Timnas Indonesia U-17 Usai Hajar Timor Leste

Bola | Selasa, 14 April 2026 | 07:47 WIB

Arne Slot Yakin Liverpool Bisa Bangkit Lawan PSG di Anfield

Arne Slot Yakin Liverpool Bisa Bangkit Lawan PSG di Anfield

Bola | Selasa, 14 April 2026 | 07:46 WIB

Ribet Komunikasi dengan WO, Alasan Tamara Bleszynski Tak Hadiri Akad Nikah Teuku Rassya

Ribet Komunikasi dengan WO, Alasan Tamara Bleszynski Tak Hadiri Akad Nikah Teuku Rassya

Entertainment | Selasa, 14 April 2026 | 07:43 WIB

Operasi Pencuri Rel di Way Kanan Kandas: 46 Batang Besi Digasak, Negara Rugi Setengah Miliar

Operasi Pencuri Rel di Way Kanan Kandas: 46 Batang Besi Digasak, Negara Rugi Setengah Miliar

Lampung | Selasa, 14 April 2026 | 07:40 WIB

Tayang 22 Mei, Drakor Fifties Professionals Umumkan Jajaran Pemain

Tayang 22 Mei, Drakor Fifties Professionals Umumkan Jajaran Pemain

Your Say | Selasa, 14 April 2026 | 07:35 WIB

Teka-teki Napas Terakhir Yai Mim: Sehat Walafiat Sebelum Maut Menjemput di Polresta Malang

Teka-teki Napas Terakhir Yai Mim: Sehat Walafiat Sebelum Maut Menjemput di Polresta Malang

Malang | Selasa, 14 April 2026 | 07:34 WIB