SuaraTasikmalaya.id - Proses persidangan lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J menuai sorotan.
Sebab, untuk pertama kalinya, keluarga Brigadir J bertemu secara langsung dengan Ferdy Sambo dan Putri Candrawati.
Suasana haru pun tidak dapat dihindarkan tatkala ibunda Brigadir J mengungkapkan curahan hatinya.
Persidangan ini juga mengundang komentar dari Irma Hutabarat selaku aktivis sosial senior.
"Kemarin satu ruang sidang menangis semua loh. Waktu mamanya Yosua menceritakan tentang anaknya," kata Irma Hutabarat.
Tangisan juga pecah tatkala ibu Brigadir J mencurahkan kepedihan hatinya melihat anak kesayangannya mati di tangan atasannya.
"Saya sebagai ibu begitu hancurnya, begitu tersayat-sayatnya hatiku, mendengar berita almarhum Yosua terbunuh dengan sadisnya di tangan atasannya, yang selayaknya melindungi memberikan keamanan baginya," kata Rosti, ibu Brigadir J.
Seperti yang telah diberitakan bahwa anak ibu Rosti Simanjuntak, yaitu Brigadir J diduga dibunuh oleh Ferdy Sambo dan Putri Candrawati.
Kasus pembunuhan berencana ini cukup menghebohkan masyarakat Indonesia karena dinilai penuh rekayasa dan pengaturan.
Baca Juga: 2 WNI Jadi Korban Luka Tragedi Halloween di Itaewon, Begini Kondisi Mereka Sekarang
Selain itu, kasus ini mendapat perhatian banyak publik karena dilakukan oleh seorang polisi dengan atasannya sendiri.
Proses hukum kasus pembunuhan berencana ini mulai masuk ke persidangan.
Sidang pada tanggal 1 November ini, digelar dengan tujuan mendengarkan kesaksian dari saksi, guna mencocokkan keterangan dengan BAP dan menemukan bukti baru.
Setelah sidang lanjutan pada tanggal 1 November 2022 lalu, masih ada beberapa sidang lagi yang akan digelar.(*)
Sumber: YouTube Intens Investigasi