Tayangan itu justru hanya berisikan pendapat para pengamat politik yang mengkritik Anies Baswedan.
Gubernur Jakarta tersebut dikritik karena telah menerbitkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Tanah Merah, tanpa mempertimbangkan resiko keselamatan warga di sekitar lokasi.
Hingga akhir video pun tidak ditemukan informasi bahwa Ahok menyebut Anies dan Sandiaga sebagai aktor di balik kebakaran Depo Pertamina Plumpang.
Setelah ditelaah lebih lanjut, ternyata narasi yang dibawakan oleh sang narator juga identik dengan artikel Warta Ekonomi berjudul “Efek Kebakaran Plumpang, Boroknya Anies Baswedan Menjadi Terang: Padahal Sudah Diperingatkan Ahok…,” yang ditayangkan pada Minggu (5/3/2023).
Selain itu, melansir suara.com, kebakaran Depo Pertamina Plumpang diduga oleh Kaporli Listyo Sigit karena masalah teknis ketika proses pengisian bahan bakar yang mengakibatkan pipa macet, sehingga uap karbon membuncah hingga menyebabkan kebakaran.
Kesimpulan
Tayangan video yang dibagikan YouTube Merdeka TV itu menampilkan informasi yang tidak benar atau tergolong ke dalam berita hoaks.
Tayangan video juga cenderung dapat menimbulkan kesalahan persepsi bahkan provokasi yang berlebihan. Terlihat dari komentar warganet terhadap unggahan video tersebut.
Oleh karena itu, para pembaca dianjurkan untuk tidak mudah percaya dan lebih baik mengecek terlebih dahulu informasi dari beragam sumber yang kredibel. (editor Kang DAR)