Sepanjang 2016, Serangan Cyber Terbanyak Menyasar Perbankan

Arsito Hidayatullah

Sabtu, 24 Desember 2016 | 05:48 WIB
Sepanjang 2016, Serangan Cyber Terbanyak Menyasar Perbankan
Ilustrasi hacker. (Shutterstock)

Suara.com - Penelitian salah satu perusahaan keamanan siber global menunjukkan serangan siber pada tahun ini terbanyak berhubungan dengan uang, khususnya menyasar perbankan dengan meretas sistem ATM serta penggunaan telepon pintar untuk layanan perbankan.

Berdasarkan laporan itu dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat, sebesar 36 persen serangan perbankan daring menargetkan perangkat Android, meningkat tajam dari 8 persen pada tahun 2015.

Malware yang menyasar ATM juga meningkat 20 persen dibandingkan pada tahun 2015.

Penelitian yang dilakukan Kaspersky Lab itu melaporkan penyerang memanfaatkan "Google Play Store" untuk mendistribusikan malware Android dengan aplikasi yang terinfeksi dan diunduh hingga ratusan ribu kali.

"Jumlah dan jenis serangan siber serta korban mereka pada tahun 2016 membuat pendeteksian yang lebih baik dan berada pada daftar teratas dari prioritas bisnis," kata Kepala Peneliti Keamanan Kaspersky Lab David Emm.

Terkait dengan penanganan, penelitian itu menemukan 28,7 persen perusahaan memerlukan beberapa hari untuk menemukan adanya insiden keamanan, sementara 19 persen memerlukan beberapa minggu atau bahkan lebih.

Untuk sebagian kecil tetapi cukup signifikan sebesar 7,1 persen membutuhkan waktu berbulan-bulan dan sisanya baru menemukan melalui audit keamanan eksternal maupun internal atau peringatan dari pihak ketiga, seperti klien atau pelanggan.

Selain serangan pada perbankan, terdapat ancaman siber berupa perdagangan terselubung yang memperjualbelikan puluhan ribu kredensial server yang berhasil diretas, serangan spionase siber yang ditargetkan serta serangan untuk mendapatkan data-data yang penting.

"Terdapat sebuah pasar gelap untuk memperjualbelikan lebih dari 70.000 kredensial server hasil peretasan yang memungkinkan siapa pun untuk membeli akses ke server yang telah diretas, misalnya salah satu yang terletak di jaringan pemerintah negara Uni Eropa," tutur Emm.

Penelitian mencatat pada tahun 2016 terdapat 262 juta URL berbahaya dan 758 juta serangan daring berbahaya yang diluncurkan di seluruh dunia, 29 persen berasal dari Amerika Serikat dan 17 persen dari Belanda. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awas! Di Penghujung Tahun Seluruh Internet Mati 24 Jam

Awas! Di Penghujung Tahun Seluruh Internet Mati 24 Jam

Tekno | Kamis, 22 Desember 2016 | 19:45 WIB

Pembobolan 1 Miliar Akun Email Yahoo Diduga untuk Tujuan Spionase

Pembobolan 1 Miliar Akun Email Yahoo Diduga untuk Tujuan Spionase

Tekno | Jum'at, 16 Desember 2016 | 08:38 WIB

Teknik Andalan yang Sering Digunakan Hacker

Teknik Andalan yang Sering Digunakan Hacker

Tekno | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 14:28 WIB

Obama: Peretas Incar Nuklir Amerika

Obama: Peretas Incar Nuklir Amerika

Tekno | Rabu, 12 Oktober 2016 | 20:37 WIB

Terkini

5 Zodiak yang Jago Cari Duit, Konon Punya Bakat Menarik Kekayaan

5 Zodiak yang Jago Cari Duit, Konon Punya Bakat Menarik Kekayaan

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 14:35 WIB

7 Provinsi dengan Jumlah PHK Terbanyak di Indonesia

7 Provinsi dengan Jumlah PHK Terbanyak di Indonesia

Sumut | Jum'at, 25 September 2026 | 14:33 WIB

Gaji Luar Biasa, Jiwa Nelangsa: Derita Ikut Pilihan Karier Orang Tua

Gaji Luar Biasa, Jiwa Nelangsa: Derita Ikut Pilihan Karier Orang Tua

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 14:30 WIB

Bupati Gowa Jadi Tersangka Dugaan Korupsi PBG, Kuasa Hukum Langsung Laporkan Penyidik

Bupati Gowa Jadi Tersangka Dugaan Korupsi PBG, Kuasa Hukum Langsung Laporkan Penyidik

Jawa Tengah | Jum'at, 25 September 2026 | 14:29 WIB

Kombes F Masuk Patsus Propam Buntut Dugaan Tipu WNA Malaysia Rp58,5 Miliar, Ini Duduk Perkaranya

Kombes F Masuk Patsus Propam Buntut Dugaan Tipu WNA Malaysia Rp58,5 Miliar, Ini Duduk Perkaranya

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:28 WIB

2 Wanita Thailand Divonis 7 Tahun Penjara Selundupkan 'Dodol Narkoba' di Bali

2 Wanita Thailand Divonis 7 Tahun Penjara Selundupkan 'Dodol Narkoba' di Bali

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:26 WIB

BEI Kaji Pembagian Dividen dalam Skema Demutualisasi, Besarannya Belum Ditentukan

BEI Kaji Pembagian Dividen dalam Skema Demutualisasi, Besarannya Belum Ditentukan

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 14:25 WIB

8 Harga Bedak Two Way Cake di Bawah Rp100 Ribu, Ada Wardah hingga OMG

8 Harga Bedak Two Way Cake di Bawah Rp100 Ribu, Ada Wardah hingga OMG

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 14:24 WIB

Beton dari Zeolit dan Biochar Bambu Diklaim Lebih Kuat Sekaligus Menyerap CO2: Kok Bisa?

Beton dari Zeolit dan Biochar Bambu Diklaim Lebih Kuat Sekaligus Menyerap CO2: Kok Bisa?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 14:22 WIB

Ngamuk di Kantor Lurah Karena Bantuan Rp900 Ribu Hilang, Wanita di Makassar Malah Ngaku Bandar Sabu

Ngamuk di Kantor Lurah Karena Bantuan Rp900 Ribu Hilang, Wanita di Makassar Malah Ngaku Bandar Sabu

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 14:20 WIB

×